Pesona Janda 2 anak

Pesona Janda 2 anak
KEBENARAN SASA 1


__ADS_3

Di salah satu mall yang terkenal di ibu kota,Sasa,Niah,Kalula,Devano dan kawan-kawannya sedang berjalan menyusuri mall tersebut,sampai pada akhirnya mereka sampai di salah satu tempat kesukaan anak-anak yaitu time zone.


"Bunda Niah mau main sepuasnya di sini,boleh" Ijin Niah pada Sasa.


"Apapun untukmu princess,hari ini harimu sayang mainlah sepuasnya."


"Asikk bunda memang terbaik,muach muach muach.Ayo tanteu Lula temani Niah bermain"Ajak Niah kepada Lula.


"Siap princess "


Niah dan Lula berlalu dari tempat mereka berdiri saat ini dengan tangan Lula yang menggandeng tangan Niah dan sedikit berlari untuk mengisi kartu time zone nya.


"Bunda🙄,tunggu tunggu anak kecil itu manggil lo bunda Sya,gw gak salah drngerkan".Tanya Gio


"Iya kamu gak salah dengar,Niah memang panggil aku bunda,kenapa ada yang salah."Tanya balik Niah seraya tersenyum


"Namanya Alifah Saniah Marwah nama panggilannya Niah,dia anak keduaku."Ucap Sasa saat melihat kebingungan dari para geng Lion.


"What,,,,,lo serius Sya.Lo udah nikah dan punya 2 orang anak,waw luar biasa sekali.Lo berhasil membuat kita kaget."Ucap Riko dengan hebohnya.


"Maaf aku gak bermaksud buat ngagetin kalian,karna memang kita tak sedekat ini kan.Wajar kalian kaget".Ucap Sasa santai


"Tapi kalo lo udah nikah,berarti lo punya suami kan,terus kenapa lo kerja di cafe tadi,apa suami lo gak ngasih nafkah."Tanya Riko


"hemmmm😊😊,,kamu itu aneh ya jelas punya suami lah kalo sudah nikah,masa iya udah nikah gak punya suami."Ucap Sasa seraya tersenyum


(Sasa kalo senyum cantik juga,manis keluar auranya.andai belum punya suami gw nikahin dia)batin Fikri.


(Ternyata kalo senyum cantik juga nih cwe, walaupun kulitnya gak terlalu putih tapi auranya apalagi kalo tersenyum barusan).Batin vano


(Aish ngapain gw mikirin bini orang,gak jelas banget sih) Batin Vano seraya mengacak-acak rambutnya.


"Kenapa lo Van,sakit kepala lo"Tanya Gio


"Gak,laper mau nyari restoran dulu"Ucap Vano menghindar.


Vano keluar dari tempat permainan itu dan berjalan menuju salah satu restoran siap saji yang tak jauh dari tempat permainan itu.


"Kenapa si Vano ,aneh banget"Ucap Andre.


"Mana gw tau dia kan misterius,lo aja pawangnya bingung apa lagi kita"Sahut Gio seraya mengedikkan bahunya.


"Iya Ndre yang tau isyarat dia kan cuma lo,kita mah ngebug dulu baru ngeuh."Timpal Riko


Heh.... Andre mumutar matanya dengan malas saat dia bingung dia gak tau harus bertanya siapa karna mereka benar bahwa yang mengerti ucapan singkat padat dan tak jelas menurut mereka itu bisa di mengerti hanya oleh Andre,karna Andre adalah teman dari semasa masih orok Devano.


"Eh Ndre mau kemana,ah elah gitu aja ngambek kaya anak cewek aja lo,"Ucap Riko


"Nyusul Vano,gw juga laper"Ucap Vano.


Akhirnya para laki-laki itu memutuskan untuk ikut semua dengan Andre menyusul Vano ke restoran siap saji.


Sedangkan Sasa hanya tersenyum sembari menggelengkan kepalanya,karna tak habis pikir dengan ocehan Devano and the geng nya.

__ADS_1


*Di sebuah restoran siap saji.


"Wah paketu makan sendirian aja,gak ajak-ajak kita"Ucap Riko sembari menyuapkan makanan yang ada di meja


"Ngapain,,,,repot amat ngajakin lu tar juga ngikutin sendiri "Ucap Vano cuek


"Hehehehe,,,,basa basi paketu"Ujar Riko.


Setelah perdebatan kecil antara Riko dan Devano mereka akhirnya duduk anteng makan pesanannya.Setelah selesai mereka lanjut mengobrol sambil menunggu Kalula dan Sasa serta Niah.


"Eh gw gak nyangka ya ternyata si Sasa udah kawin dan punya anak Segede gitu,kawinnya umur berapa dia"Ucap Riko


"Nikah ko NI-KAH bukan kawin,lo kalo ngomong udah kaya ratu gosip tau"Ucap Fikri sewot


"Woy kalem dong gak usah sewot juga,ya itu maksud gw nikah."


"Lagian lo kenapa sewot gitu pas gw bilang si Sasa udah kawin,jangan bilang lo suka sama Sasa Fik"Selidik Riko


Sontak saja semua mata melihat ke arah Fikri tanpa perintah,kala mendengar ucapan Riko itu,Jangan lupakan tatapan yang sulit di artikan dari sang pemiliknya ya itu Devano.


(Kenapa dengan anak itu,tatapan itu seperti tatapan tidak suka.walaupun mereka tak menyadari tatapan itu tapi gw tau tatapan itu,Apa Vano juga menyukai Sasa)" Batin Andre bertanya tanya.


Ehemmm,deheman Andre memutuskan tatapan semuanya dan Fikri bernapas lega.


"Sudahlah lagian gak ada urusannya dengan kita,mau dia sudah nikah atau belum,dan punya anak.Itu haknya"Ucap Andre


"Apa kita akan menunggu mereka di sini apa gimana nih,iya banget gw nunggu Sasa dan Kalula yang belom jelas kapan selesainya"Ucap Andre lagi


"Eh tuh mereka udah keluar sepertinya mereka juga mau kesini,kita tunggu mereka dulu baru kita putuskan"Ucap Gio


"Kalula disini Lul,,,,"Ucap Gio


"Eh Sya tuh Devano dan kawan-kawannya kita kesana yuk, Gio manggil tuh."Ucap Kalula


"Emmmm bisa gak Lul kita gak gabung sama mereka,aku takut anakku gak nyaman."Tawar Sasa


"Yah Sya udah terlanjur tuh di panggil sama mereka,kalo nolak tambah gak enak.Gabung aja sebentar ok"


"Baiklah."Pasrah Sasa


Setelah sampai di meja dan bergabung dengan para lion.sasa dan Niah memasan makannya.


"Sya tunggu di sini ya biar gw yang antri,kasihan anak lo udah lelah tuh."Ucap Kalula


"Emmm gak papah Lul kalo kamu yang antri,sini biar aku aja gak panjang antriannya kok."Pinta Sasa


"Udah duduk aja"Kalula berlalu dari meja dan berjalan menuju tempat antrian makanan.


*Di meja


"Bunda Niah cape bunda,Niah boleh tidur sebentar."Ucap Niah


"Emm sayang kita makan dulu yah,Niah pasti laper dari tadi bermain sama aunty Lula,makan sedikit aja ya."Ucap saat

__ADS_1


"Tapi bunda Niah udah cape banget bunda,"Niah berucap dengan nada lelah nya


"Baiklah,tidurlah sayang nanti bunda bangunin kalo udah mau pulang."Ucap Sasa akhirnya karna tak tega melihat muka anaknya yang kelelahan.


Interaksi Sasa dan Niah tak luput dari perhatian para anggota Lion termasuk ketuanya yaitu Devano .


"Sya anak lo umur berapa tahun,udah gede ya kayanya."Tanya Andre mewakili pertanyaan dan pemikiran yang lainnya.


"Niah baru 3 tahun,kenapa.?"Tanya balik Sasa


"3tahun tapi udah pinter gitu Sya,gw kira tadi anak lo umur 4/5 tahunan gitu."Ujar Gio


"Eh Sya sorry nih ya kalo lo kesinggung atau semacamnya,gw minta maaf banget kalo omongan gw buat nyinggung lo."Ucap Riko


"Lo mau ngomong apaan sih Rik, berbelit-belit gitu kalo mau ngomong,ngomong aja gak usah berbelit-belit gitu."Ucap Gio


"Eh itu Sya ,sorry banget dari pada gw mati penasarankan,,,gini Sya dimana...."Belum sempat bicara suara Kalula sudah memotong ucapan Riko.


"Sya nih makanan lo sama Niah,eh Niah tidur Sya terus ini makanannya gimana,"Ucap Lula


"Eh kok pada tegang begitu ada apa ini,apa yang gw lewatkan,"Tanya Lula lagi


Mereka semua yang ada di sana pun memutar bola matanya dengan malas,kala Lula bertanya tanpa dosanya.


"Lanjut"Ucap Vano singkat yang pada akhirnya membuat orang-orang yang ada di meja itu terheran dengan ucapannya,terkecuali Andre.


Mereka ngebug semua tak paham apa yang di maksud Vano.


"Lanjutkan apa yang lo mau omongin tadi ke Sasa RIKO maksud Vano itu,"Ucap Andre


"Eh itu maksud Vano,hehehe maklum ngebug" Ucap Riko


"Jadi gini Sya,gw penasan banget lo kuliah terus kerja sedangkan lo punya suami,emangnya suami lo gak kasih nafkah ke lo gitu sampe lo harus kerja di cafe itu.Sory banget Sya karna penasan gw jadi tanya hal pribadi😁😁😁"Ucap Riko seraya nyengir tanpa dosa


"Udah gitu lo sekarang keluar dari rumah sejak pagi tadi dan ini hampir sore,apa lo gak di cariin suami lo."Tanya Riko lagi.


Sasa Lula dan yang lainnya kaget saat Riko mengatakan itu,bahkan Lula dan Sasa saling pandang,Devano dengan gaya coolnya menyikapi keterkejutannya,Andre dan Gio saling senggol, sedangkan Fikri dia hanya duduk saja dan berubah menjadi lebih diam.


"Ko lo tuh kenapa sih hari ini tumben banget lo udah kaya ema-ema kompleks sebelah gw cerewet."Ucap Gio


Ehemmm,Kalula berdehem


"Biar gw yang jawab,boleh Sya."Tanya Lula meminta ijin.Sasa menganggukkan kepalanya toh mereka juga lambat lain akan tau jadi sekarang atau nanti sama saja.


"Jadi begini ya,dengerin kalo ada yang minta ngulang itu gak berlaku gw cuma akan cerita sekali,"Ucap Lula


"Sasa itu.............."


Bersambung


Maafkan author yang sekarang jarang up ya,,mohon do'anya untuk kesembuhan suami author sekarang sedang sakit.


Supaya author juga fokus lagi untuk berkarya,do'akan juga authornya ya supaya sehat dan semangat.

__ADS_1


Terimakasih untuk semua yang sudah setia mampir di ceritaku


__ADS_2