
Di sebuah rumah minimalis dua orang sedang duduk bersitegang,karna beberapa saat yang lalu mereka habis bertengkar ntah apa permasalahannya,ya dia HASNA SALSHABILLA dan suaminya....
"apa yang kau ingin kan sekarang.."???setelah beberapa saat hening akhirnya keluar juga pertanyaan keluar dari mulut si pria yang tak lain suaminya HASNA
"Mari kita bercerai…"kata kata itu keluar begitu saja tanpa beban dari mulut Hasna
Pria yang sedang duduk di depan Hasna melotot tak percaya dengan jawaban si mpunya.
"Apa aku tak salah dengar,kau mengajakku cerai..??🤨ucap suami Hasna dengan alis mengangkat satu
"Tidak,aku sungguh sungguh ingin bercerai,karna aku sudah tak tahan dengan semua ke egoisanmu,sudah cukup aku mengalah selama ini,tidak untuk sekarang dan seterusnya,..,menjeda ucapannya" aku pikir selama aku mengalah kau akan berubah dan menyadari apa kesalahanmu,sangat naif sekali pikiranku ini bukan,tapi aku tak setegar dan sesabar itu maka dari itu mari kita kita akhiri saja pernikahan ini,..!!ajak Hasna ke sang suami
"Apa kau tak berpikir dua kali sebelum mengucapkan kata cerai itu,apa kau tak berpikir bagaimana masa depan anak anak kalau sampai kita bercerai..apaaaa,.???ucapan suami Hasna tercekat di tenggorokan karna Hasna memotong ucapannya
"CUKUP,,,aku sudah berpikir bukan hanya 2 kali bahkan ribuan kali aku berpikir lebih baik kita pisah,dari pada aku makan hati anak anak yang jadi sasarannya,atas emosiku yang tak dapat di salurkan ini,,,aku lebih baik menjadi seorang ibu yang mbesarkan anaknya seorang diri dari pada harus ada seorang suami di sampingku yang ternyata hanya sebuah pajangan,,untuk apa ada suami yang ujung ujung nya apa apa aku melakukannya sendiri,mulai dari mengasuh anak,membersihkan rumah,membeli memasangkan air galon ,dan gas,memanjat pagar untuk memperbaiki antena tv yang rusak,membersihkan WC,melayani mu dari bangun tidur sampai mau tidur,aku ini istrimu bukan pembantumu ingat itu,aku diam selama ini karna aku menghargai mu sebagai suamiku,tapi kau tak pernah menghargaiku sebagai istrimu,bahkan aku mengeluh sakit pun kau tak bersimpati padaku,malah kau teriak ingin makan karna tak ada nasi dan lauk yang aku sediakan,aku masih bisa bersabar,saat kau membuat batin dan pikiranku tersiksa mengatakan bahwa aku tak bisa menjadi ibu yang baik untuk anak- anakku,karna tak bisa menjadi cermin untuk anak- anakku,aku masih bersabar karna aku tau,aku bahkan tak sekolah setinggi dirimu aku hanya lulusan SMP,tapi sekarang kesabaranku sudah pupus ntah kemana,saat kau mengatan aku bodoh dan tak becus jadi istri dan ibu....hah hah hah"ucap Hasna dengan napas yang tak beraturan karna emosi
"Dari awal menikah sampai saat ini,aku tak pernah minta apapun kepadamu,dan hari ini aku minta sesuatu kepadamu dengan sangat🙏(mengatupkan kedua tangannya)bebaskan aku dari pernikahan ini tolong,😭😭"mohon Hasna dengan tangisnya yang pilu yang siapa saja mendengarnya akan merasa iba
"Aku akan membesarkan anak-anakku dengan caraku sendiri,jika kau masih keberatan dengan anak anak,kita asuh salah satunya,,tapi jangan pernah menjauhkan mereka dariku dengan menghasutnya dengan kata kata yang buruk,aku pun begitu,aku tidak akan menjauhkan anak yang aku asuh nanti dengan mu,,,,biarlah aku di kata egois tapi ini masalah hati,apabila kita lanjutkan pernikahan ini aku yakin kedepannya pun akan terus seperti ini,jauh dari kata keluarga harmonis....aku sudah pikirkan matang matang jika kau ijinkan aku bawa kedua anakku aku akan pergi besok pagi dengan kedua anakku..."ucap Hasna dengan air mata masih menetes di wajahnya
"Hari sudah larut,aku rasa cukup pembicaraan kita sampai sini,besok aku akan pergi dari sini membawa anakku..selamat malam"ucap Hasna mengakhiri perdebatan mereka dan berjalan menuju kamarnya.
__ADS_1
Di ruangan tempat perdebatan tadi seorang pria sedang menyulut benda bernikotin dan melamun memikirkan sesuatu.
"Apa dia sungguh sungguh,apa aku seketerlaluan itu,apa selama ini aku salah,aku tak pernah mbahagiakan istri dan anakku,apa aku egois,apa aku...apa aku..???batin seseorang bertanya tanya .
__________
Pukul:06.30 WIB
Pagipun tiba,di kediaman Hasna tepatnya di sebuah rumah minimalis yang selama ini di tempati Hasna dari keluarga kecilnya,seorang wanita sedang bersih bersih rumahnya sebelum benar benar dia meninggalkan rumah yang selama ini memberikan keteduhan dari teriknya matahari dan deras nya hujan,tapi tidak untuk meneduhkan hatinya,,,seperti hari hari sebelumnya dia membersihkan rumah memasak dan mengurus kedua anaknya,waktu tak teras kini sudah menjelang siang Hasna memasukan semua pakaiannya dan pakain anaknya,ketika sedang packing baju anaknya suaminya datang..
"baiklah jika kau ingin pergi dari sini dan bercerai aku akan urus perceraiannya,tapi setelah ini kau akan tinggal di mana..?tanya suaminya Hasna yang sebentar lagi akan menjadi mantan
"tak usah memikirkan aku akan tinggal di mana,aku masih ada rumah dan orang tua,sementara aku akan tinggal di kampung dengan orang tuaku..!!jawab Hasna tanpa menoleh ke arah suaminya
"semoga keputusanku benar,dan apabila kau bahagia tanpa aku,aku akan melepaskan mu dengan ikhlas walau berat,maafkan aku ya Allah selama ini aku tak pernah menyadari tekanan batin yang istriku alami,sampai dia minta perceraian..."batin suaminya Hasna
di dalam kamar
"maafkan aku ya Allah,,aku tau sebenarnya perceraian adalah hal yang paling kau benci,tapi aku terpaksa melakukannya karna ke egoisanku yang tak bisa berdamai dengan keadaan dan ujianmu,semoga keputusanku benar dan tak ada hati yang terluka lagi,maafkan ibu anak-anak karna ke egoisan kami kalian menjadi korbannya,,semoga kelak kalian memahami keputusan ibu"batin Hasna dengan meremas baju bagian dadanya seraya meneteskan air matanya
MUHAMMAD HANIF AL ZAFRAN & ALIFAH SNIAH MARWAH mereka adalah anak Hasna dan suaminya
__ADS_1
1.MUHAMMAD HANIF AL ZAFRAN
Anak pertama Hasna usianya 5 tahun,tumbuh menjadi anak tampan dan pintar,tapi karna tekanan batin sang ibu,Hanif kerap kali menjadi sasaran sang ibu ketika emosi...
maafkan ibumu ya,yang suka kebablasan🤭🤭🤭😘
2.ALIFAH SANIAH MARWAH
Anak ke_2 Hasna usianya 3 tahun,anaknya ceria,cantik dan juga pintar
visul anaknya Hasna dan suaminya anggaplah seperti itu..
🥰😘
Happy reading🥰
bijaklah dalam membaca😁
__ADS_1
jangan lupa tinggalkan jejak👍👍👍
dukung author ya reader 🥰🥰🥰🥰😘😘😘