
"Sumpah Sya gw gak nyangka,di usia lo yang belum kepala 3 lo udah jadi janda di tambah 2 anak,gw lihat umur lo sama umur gw kayanya gak beda jauh deh,berapa Umur lo sekarang Sya."?
"Umur itu nggak menjamin kita harus nikah di usia berapa Lul,emang ada undang-undangnya kalo kita harus menikah di usia sekian,kamu tuh Lul ada-ada aja.."
"Tapi Sya setau gw ada undang-undang tentang menikah harus di umur berapa,sebentar gw lihat Mbah Google dulu ya."
Sasa menggelengkan kepalanya,tak habis pikir dengan temannya itu kenapa sampai bawa-bawa undang-undang ke obrolan mereka.
Apa benar karna keterkejutannya tentang teman barunya yang menjadi seorang janda di usia yang masih di kata muda dan mempunyai 2 orang anak,,apa karna masalah lain,ntah lah hanya Lula yang tau...???🤭😂
"Sya apa kata gw ada kan ,nih gw bacain ya Pasal 7 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 Tentang Perkawinan, usia minimal menikah bagi laki-laki adalah 19 tahun, dan bagi perempuan adalah 16 tahun,,"Ucapan Lula terhenti seketika.
"Tunggu tunggu Sya,apa benar yang gw baca apa gw salah lihat ini,minimal menikah bagi laki-laki adalah 19 tahun, dan bagi perempuan adalah 16 tahun,Astaga Sya gw gak bisa berkata-kata lagi,,"
"Astagfirullahhaladzim Lul."Ucap Sasa
"Ah iya maaf gw refleks tadi saking kagetnya,apa karna gw gak pernah baca tentang pasal undang-undang jadi terlalu heboh sendiri,ah sudah lah lupakan saja Sya kita lanjut ke pembahasan kita."
"Terus kenapa lo jandi janda Sya apa suami lo meninggal apa selingkuh."
"Kita cerai hidup Lul,untuk permasalahan lnya maaf itu aku gak bisa kasih tau yang perlu kamu tau cuma satu aku dan dia sudah tidak berjodoh."🙂🙂🙂
"Ah ya maaf jiwa keponya memberontak,sampai gak sadar terlalu jauh untuk ingin tau,heheheeh😁😁."
"Eh ngomong-ngomong gw pulang dulu ya,sebentar lagi juga lo kan masuk kerja gak enak gw disini terus,gw juga udah capek banget pengen istirahat.Lain kali ngobrol lagi ya,bay Sya."
"Iya Lul hati-hati ya di jalan."Ucap Sasa
Setelah kepergian temannya Sasa masuk untuk memulai kerjanya,dan berganti ship dengan temannya yang masuk ship pagi tadi.
Di tempat
Devano dan kawan-kawannya sedang berkumpul di markas dan menghabiskan waktu sore di sana dengan bermain PSP yang tersedia di sana.
Dan tak terasa waktu sudah menunjukkan pukul 5 sore,dan tak berselang lama suara handphone berbunyi tanda panggilan masuk,mengalihkan semua mata orang yang sedang fokus bermain game.
Devano :"Halo Lula,ada apa lo telpon gw jam segini,kau ganggu saja."Kesal Vano
Kalula :"Hallo bang Vano,bang tolong ambilkan pesanan gw ya,di cafe A&R, yang Deket kampus,sekalian lewat ya "
Devano :"Masih lama gw pulangnya Lul,ini baru jam 5 paling malem nanti sehabis isya baru jalan pulang."
Kalula :" Ywd gak papah ntar gw kabarin lagi,pegawainya bener ya habis isya pulang."
Devano" Kebiasaan lo mah,bukannya tadi sekalian,ywd tar gw ambil pesanan lo,diem di rmh awas kalo keluyuran."
Kalula :"iya bang makasih banyak ya"
Tut..
"Kebiasaan banget sih tuh anak,kalo ada apa apa tuh bukannya sekalian,untung sayang."Ucap Vano
"Siapa Van yang nlpon.??"Tanya Andre
"Ade sepupu gw,Lula.Dia minta bawain pesanannya di cafe Deket kampus."Jawab Vano
__ADS_1
"Terus lo mau kemana sekarang,mau pulang langsung.??"Tanya Gio
"Gak gw masih disi sampe jam 7 nanti baru cabut,kenapa.??"
"Gak,biasanya kan lo kalo udah di telpon sama bunda atau Lula pasti langsung pulang.??"Ucap Gio
"Eh ngomong-ngomong lo sama Lula gak ada nian buat di jodohin kan."Tanya Riko
"Lo ngomong apaan Ko,gw sama Lula tuh sodaraan,mana mungkin di jodohkan."Sewot Vano
"Gak ada yang gak mungkin Van,buktinya Lula nempel terus sama lo kaya ketergantungan gitu,karna apa-apa lo turutin terus dia merasa nyaman tuh sama lo dan tiba-tiba minta di jodohin sama lo ke nyokapnya bisa ajakan Van."Jawab Riko
"Si Riko takut bersaing sama lo itu intinya Van,dia kan suka sama si Lula udah lama,tapi takut buat ngungkapinnya,hahahahaa."Jawab Gio
Para anggota Lion pun ikut tertawa mendengar ucapan Gio.
"Lo terlalu mikir jauh,gw itu udah anggap Lula Ade gw sendiri jadi jangan ngaco ya,dan satu lagi awas kalo lo macem-macem sama Lula,lo hadapin gw.!!"Ucap Vano
"Yaah elah Van belom juga ngutarain udah di ancem aja, nasib nasib kalo suka sama adenya ketua geng,belom aja dapet hatinya udah dapet ancaman."Ucap Riko lesu
Dan terjadilah tawa berjamaah disana karna ocehan Riko dan Vano.Sebenarnya Vano tuh gak dingin dan gak kaku banget kalo lagi bersama teman dan keluarga nya.
Beberapa jam sudah berlalu dan kini saatnya para Lion inti pulang,sesuai janjinya Vano akan mampir dulu ke ke cafe A&R di dekat kampus untuk mengambil pesanan Lula, sebelumnya Lula sudah mengabari temannya yang bekerja di sana siapa lagi kalo bukan Sasa.🤭🤭🤭
Motor sport yang di bawa Vano terparkir di depan cafe,Vano segera turun dari motor tak lupa dengan kacamata hitam yang dia pakai dan bergegas masuk ke dalam cafe.
Vano menjadi pusat perhatian disana,selain tampan dengan gaya coolnya tak lupa juga kacamata hitam bertengger di atas hidung mancungnya,Vano juga mempunyai perawakan ideal yang di gilai para kaum hawa,dan terdengar bisikan-bisikan tetangga disana yang sedang menikmati hidangan cafe tersebut apa lagi para remaja.
"Sumpah itu cowo ganteng banget"
"Sumpah kalo gw bisa milikin dia gw gak akan biarin dia keluar sendirian"
"Masya Allah,titisan nabi Yusuf as sepertinya."
Begitulah bisik-bisik tetangga yang terdengar di telinga Vano.
(Ckkkkkkk.... Wanita sama semuanya terlalu merepotkan.)Batin Vano
Vano tak menanggapi ocehan para kaum hawa itu,dia terus meneliti setiap ruangan ("Lumayan juga ini cafe,pantas saja selalu ramai dan yang masuk ke sini rata-rata anak remaja,pintar juga yang punya cafe dalam memilih konsenya,gak terlalu membosankan lama-lama duduk disini.") Batin Vano.Dan sampai akhirnya Vano tak menyadari ada pelayan yang berjalan ke arahnya.
"Selamat malam kak,ada yang bisa kami bantu.??"Tanya pelayan cafe
(Suara ini kaya familiar gak asing)Batin Vano, dan setelah membalikkan badannya,Vano mengernyitkan alisnya🤨 (Dia kerja disini,pelayan cafe ini,,😏hemmmm menarik) Batin Vano.
(Ada apa dengannya,senyum senyum misterius seperti itu,ish merinding sekali jadi ya.). Batin pelayan itu yang tak lain adalah Sasa.
"Maaf permisi kak ada yang bisa saya bantu.."Tanya lagi Sasa dengan sabar,karna bagaimanapun pembeli adalah raja.
Ehemmmmm...Vano berdehem sesaat setelah dia sadar dalam lamunannya.
"Mau ambil pesanan atas nama Kalula Anastasya."Ucap Vano dingin
"Ish tadi senyum-senyum gak jelas sekarang dingin banget,cepat sekali berubahnya cocok kalo jadi aktor tuh."Ucap Sasa pelan tapi masih bisa di dengar Vano.
"Apa katamu barusan."Tanya Vano
"Ah tidak tidak kak,maaf silahkan duduk dulu saya ambilkan dulu pesanannya."Ucap Sasa seramah mungkin.
__ADS_1
"Tak perlu,cepat ambilkan dan jangan lama.."Ucap Vano.
(Selain dingin dia juga sombong,huhhh sabar Sya pembeli adalah raja).Batin Sasa seraya berjalan mengambil pesanannya.
"Ini kak,totalnya Rp...???"Ucap Sasa seraya menyerahkan pesanannya.
"Hem..."Jawab Vano singkat dan memberikan kartu debitnya untuk pembayaran.
"Terimakasih kak,selamat datang kembali,dan salam untuk nona Kalula."Ucap Sasa sembari membungkukkan setengah badannya tanda hormat.
(Heh😏,, rupanya dia gak ngenalin gw,baguslah dan apa katanya tadi selamat datang kembali😏tentu gw akan kembali,tunggu saja.)Ucap Vano dalam hati.
SKIIIIIIIIIP
Di kediaman devano
"Assalamualaikum bunda Vano pulang.""Ucap Vano
"Walaikumsalam,bunda di dapur bang."Ucap bunda Vano (Bunda Riri)
Vano melangkahkan kakinya ke dalam rumah dan menuju dapur,setelah mendengar suara bunda di dapur.Sifat Vano kalo di rumah hangat dan sopan beda ketika di luar sifatnya akan berubah menjadi dingin,kaku,dan ceuk.Keluarga Vano sudah tak heran dengan anak keduanya itu.
Vano lahir dari keluarga kaya raya kalo zaman sekarang di bilangnya anak SULTAN🤭.Ayah Vano pengusaha sukses dan usahanya itu tersebar di berbagai negara,termasuk Indonesia,Vano mempunya satu kakak dan satu adik.
Kakanya Vano bernama ERVAN PUTRA ADHITYA (ABANG ER)selisah usianya 3 tahun,kakanya sudah menikah satu tahun lalu dan istrinya sedang mengandung.Sedangkan adiknya yang bernama ZAHRA KHOERUNISA ADITYA (RARA)selisih umurnya agak jauh Rara baru berusia 19tahun,yang sekarang masih duduk di bangku SMA,Bundanya bernama RIANTI ADITYA (RIRI) dan ayahnya benama RADITYA PUTRA DARMAWAN.
Itu keluarganya Devano yaaa
R :Thor kalo si Kalula Anastasya siapa Thor???
A :Kalula sepupunya Devano,anak dari adiknya Bunda Riri.
Nanti ada profil nya ya.
Kembali ke laptop..🤭🤭🤭
"Bunda apa Kalula ada disini.??"Tanya Vano setelah menyalami tangan bundanya.
"Ada,,tuh di atas di kamar Rara."Jawab bunda
"Ayah mana Bun tumben gak kelihatan,Abang juga belum kelihatan."
"Ayah sama abang belum pulang mereka lembur,ada sedikit masalah di perusahaan cabang Van,ada yang erbuat curang."Jawab bunda
"Apa Vano ke kantor aja bun bantuin Abang sama ayah,coba tadi bunda hubungi Vano sebelum sampai,"Ucap Vano
"Abang Er tadi sudah bilang sama mba Van,kalo situasinya masih belum beres kamu boleh nyusul,nanti Abang Er hubungi kamu."Jawab istrinya ER kakak ipar Vano yang bernama RINDA.
"Oh gitu .....Ya udah Vano ke atas dulu ya Bu mba Rind,mau bersih-bersih dulu udah gerah banget ini,sekalian mau ke Lula dulu ngasih tau pesanannya udah tiba."Ucap Vano seraya berlalu dan menyimpan pesanan Lula.
"Ya udah sekalian panggil adikmu dan Lula suruh turun,dan nanti setelah selesai kamu juga turun kita makan malam bersama."Ucap bunda.
"Siap bunda."Jawab Vano
Vano pun berlalu dari ruang makan dan berjalan menuju kamarnya yang ada di atas sebelah kamar Rara adiknya.
Abangnya Vano dan Kaka iparnya masih satu rumah dengan bunda,karna permintaan bunda Riri.
__ADS_1
Maaf baru up🙏2 hari kemarin author sibuk ada acara di sini.
Doakan author ya supaya author juga sehat biar bisa up tiap hari.😊😊😊🥰🥰🥰🥰♥️♥️♥️