Pesona Pembantu

Pesona Pembantu
Seutas jalan Hai perkenalkan bun kita otur pemula bolehlah belajar


__ADS_3

Lanjut kan kerja nya dari tadi kamu hanya menatap arah balkon itu.


Aisah menoleh disamping Aini membuat lamunan nya buyar.


Si.. itu aduh gawat ketahuan mengintip tuan bisa habis ah....


dumel aini dalam hati sambil menggaruk kepalanya yang sama sekali tidak gatal.


Aisah mengamati ekspresi wajah Aini


Sambil memicing kan alis


Kamu kenapa cengenge ngesan kayak orang idiot Hem..


Ah...itu kak cuma lagi ngelamun aja,


Jawab Aini sekenanya dengan wajah serbah salah


Dah gih Sono kerjaan masi numpuk kamu disini buat tensi aja


Wajah galak Aisah membuat Aini menciut bak cacing.


Sambil cengengesan bodoh Aini berjalan melewati Aisa


Bruk...


Bak nangka matang Aini terjatuh kelantai Ah..


Sakit....Aini meringis kesakitan memegangi lututnya yang berdarah


Hem rasain ..


Emang kamu pikir aku gak tau apa dia ganjen sama tua.


Batin Aisa sambil senyum tersembunyi


Aduh ...


Aini kenapa,dengan wajah kasihan Aisah memegangi lutut Aini.


Aisa berjongkok menolong Aini

__ADS_1


Pura pura simpatik


K sakit, Aini meringis menahan sakit


Kok bisa jatuh sih kamu teledor sekali


Hem bukannya tadi kakiku kena kaki kakak


Batin Aini sambil memegangi lutut ya yang terasa nyeri sebab darah nya mulai mengalir


Sini ayo berdiri Aisah memegangi tangan Aini membantunya untuk berdiri


Namun senyum simpul tersirat di bibirnya


Merasa puas melihat Aini menderita.


Aini yang polos mengikuti Aisa yang menuntutnya untuk berdiri dan berjalan ke sopan


Namun di sebrang sana ada seorang pria


Merasa terganggu dengan suara yang sudah dipastikan orang terjatuh karena dia mendengar tangisan seseorang tepatnya suara meringis sakit


Maaf ya kalau aktor Maxi banyak kesalahan


Dia yang lagi asik olah raga sambil menikmati suasana pagi di luar depan balkon sambil menghirup udara segar dikagetkan suara cukup mengganggunya.


Akhirnya dia memutuskan menyudahi olah raga paginya dan berjalan memasuki rumahnya tapi dia disuguhi pemandangan


Ada seorang asisten rumah tangga ya


Yang sedang duduk dilantai memegangi lutut nya


Dia pun berjalan mendekat namun Dia yang tak lain adalah tuan muda Haikal


Diam mematung memandangi wajah sang asisten.


HM


Sejak kapan ada asisten secantik ini


Haikal diam termangu tepat di belakang wanita itu berdua

__ADS_1


Haikal memang bukan orang yang mau ribet dengan urusan rumah jadi dia memberi kepercayaan mengurus rumah kepada kepala PRT rumahnya


Yah bisa dibilang kepercayaannya


Tuan ....


Hem


Dia hanya berdehem


Ada asisten rumah tangga yang baru menurut tuan dia cocok bekerja di bagian mana


Ais.


Terserah Kamu yang penting dia jangan merepotkan dan satu lagi jangan coba coba masuk ke kamarku atau ruangan kerjaku


Kamu sudah tau aku tak suka orang mengganggu Persipasi ku


Seperti biasa cukup kamu yang mengurus kamar ku


Tapi tuan anak ini masih mudah dan dia mungkin bisa dipercaya


Dan saya yakin dia mudah diajarin


Dan sekalian bisa mengurus urusan tuan


Mata Haikal menyipit memandang asistennya


Tepatnya orang tetua dirumah itu


Maklum dia udah puluhan tahun bekerja dirumah keluarga Baskoro Wijaya


Bahkan sebelum Haikal lahir Tepatnya saat sang bunda sedang mengandung


Ibu Sutik sudah mulai bekerja


Bisa dibilang ibu Sutik pengganti sang bunda


Untuk menyayangi Haikal.


Bibi kan tau Aku punya Pobia

__ADS_1


Sebaiknya Bibi yang selesaikan


Soal di mau dibagian mana Bibi yg paling tau


__ADS_2