Pesona Pembantu

Pesona Pembantu
kekonyolan


__ADS_3

Keesokan hari nya Haikal Sudah siap Kekantor dia pun keluar kamar menuruni anak tangga Menuju dapur


Seperti biasa sebelum pergi ke kantor Haikal


Selalu sarapan pagi rutinitas yang tidak pernah berubah dalam hidup Haikal


HM.....Bi oh BI...


Kemana sih semua orang


Haikal mengerut kan alis Memandang seisi ruangan uang keluarga tampak sunyi


Namun di arah dapur seperti ada orang


Karena terdengar gemericik Air


Bi Suti...


Aini yang Mendengar suara Sang Tuan Haikal panik seketika


Oh good gimana nih Tuan sudah bangun


Tapi kena lebih pagi biasanya Masi setengah Jam lagi tuan turun dari Kamarnya


Bi....suara Haikal Semangkin dekat


Oh ya ampun dengan panik Jeni


Masuk ke kolong meja makan


Semoga tuan tidak melihatku


Haikal mengamati seisi dapur


Perasaan Tadi seperti ada orang


Kenapa tidak Ada satupun


Kemana semua orang Haikal melirik Jam pada tangannya


HM.....pantas saja aku kecepatan setengah Jam waktu makan pagi


HM....


Haikal memandang hidangan yang telah tertata dimeja makan dengan rapi


Krek..


Sudahlah biarkan mereka lagian makanan sudah ada


Haikal menarik kursi dan duduk di menghadapi hidangannya


Ada susu kopi panas dan jus buah alpokat

__ADS_1


Serta 🍞


Lengkap dengan selai strawberry


Dan coklat


Haikal pun mulai menyantap hidangan itu Sambil menyesap kopi susunya


Sementara dibawah Meja Aini


Merasa gugup oh ya ampun Semoga Tuan cepat pergi


Namun Apa kata pepatah Malang tidak dapat Ditolak untung tidak dapat dihindari


Kaki Aini Ada yang berjalan


Uh....mata Aini melotot bak bola melihat ada Kecoa yang berusaha naik ke kakinya


Oh tidak jangan kemari bisik Aini dalam hati


Namun bukan nya malah pergi


Justru kecoa itu naik kaki Aini


UM...


Aini menutup mulut nya dengan kedua tangan Hampir saja suara nya keluar lolos dari mulut Aini


Kecoa brengsek .....


Sialnya si kecoa seakan tau kalau Aini lagi Bermasalah


Kecoa itu malah mengamati kaki Aini seakan


Mau memanjat lebih tinggi


Aini yang tampak Geli Semangkin gugup


Rasa takut tidak dia bukan takut


Tapi geli Tengku Aini sudah sangat bergidik


Giginya seakan mengeras


Oh tuhan cepat lh Tuan pergi


Aku udah GK tahan


Aini memejamkan matanya menahan geli di kakinya serta jijik


Krek


Langkah kaki meninggalkan dapur

__ADS_1


Oh good sukur lah Tuan Haikal sudah pergi


Dengan cepat Aini hendak keluar


Namun Naas matanya membulat saat dia keluar dari bawah kolong meja


Dia melihat ada sepasang kaki yang menghadangnya


Oh ya ampun mampus aku


Dengan gugup Ai mendongak keatas


Memastikan prasangka buruk nya


Dia tau itu pasti sang Tuan Haikal


Mata mereka bertemu saling tatap Mata yang Dingin Tampa sedikitpun ada Ekspresi


Membuat Aini kaku tak berkutik sejenak


Ya ampun ...oh tuhan Bagai mana ini


Aini mendapat ide di otaknya


Anu Tuan saya tadi liat kecoa


Kebetulan Kecoa itu keluar dari bawah kursi


Nah itu dia tuan


Aini menunduk sambil mengejar sang Kecoa


Namun tak lama Aini bangkit sambil menggaruk kepalanya yang sama sekali tidak gatal


Hehe......GK ketangkap Tuan kecoa ya kenceng lari nya


Aini memasang wajah bodohnya


Sambil cengar-cengir


Iya Maaf tua ada yang mau aku kerjakan.


Pinta Aini canggung mana tau Tuannya perlu Bantuan


Aksi Aini berhasil membuat Haikal terdiam .


Haikal Hanya diam dan berlalu pergi meninggalkan dapur


Hah....ya ampun


Aini menarik Napas panjang sambil m


Memegangi dadanya yang hampir lompat

__ADS_1


Dari sarangnya


Hai bunda sayang komen dong dan bantu jempolnya semoga kisah nya membuat bunda puas🙏😘😘


__ADS_2