Pesugihan Menghancurkan Pernikahan Ku

Pesugihan Menghancurkan Pernikahan Ku
Kenapa Dengan Hitam???


__ADS_3

***


Aku langsung masuk gang rumah kakak,ku tahan air mata ini menetes.Ku lihat para tetangga menatap ku tapi aku berpura tak tahu.


Ku temui kakak yang berada di dapur,tapi tak bicara apa-apa.


"Dari mana?" kakak bertanya.


"Ternyata dia tinggal di rumah paman nya kak.


"Jadi dia masih di sana!"


"Gak tahu kak,tadi di jemput nya aku di tengah jalan,di sana tadi dia seolah tak kenal aku,menatap ku saja tak mau."


"Kalau kau kuat ikhlas kan." ujar kakak kembali.


Aku hanya diam menatap wajah kakak, langsung masuk ke kamar.


Sebenar nya tak segampang itu aku ikhlas,terlalu tak masuk akal kejadian ini bagi ku.


Malam pun tiba....


Aku mulai merebah kan tubuh ku sambil mencoba menghubungi no dia,ternyata belum juga aktiv.Aku tak sempat membahas siang tadi kepada nya.Sempat aku berfikir,kenapa aku harus menghubungi nya?sedangkan dia memberikan sikap yang acuh kepada ku.


Ponsel ku berbunyi,ku lihat panggilan dari karyawan wanita itu.Langsung aku terima panggilan itu.


"Mba,ada mas di sana?" dia bertanya.


"Gak ada tadi siang jumpa sebentar,mungkin di rumah paman."


"Gak ada mba."


Aku berniat untuk tidur,tapi mata ini susah sekali bekerja sama.Wajah dia selalu menghantui dan pasti air mata ini ikut menetes.


Kakak yang tahu aku menangis langsung menyuruh aku Istighfar terus,aku tahu kakak pun sering menangis melihat nasib ku.


Kakak menjumpai aku di kamar,dengan suara yang pelan dia bertanya,siapa yang menelepon tadi.Aku jelasin ke kakak tentang itu. Kakak sedikit heran juga dan mempunyai ide,kalau aku tahu kira-kira dia dimana,kakak mau nemani aku menjumpai nya.Aku menolak ajakan kakak.Tapi aku teringat ada teman nya yang sudah punya isteri yang sering kami jumpai.Tiba-tiba terbayang wajah mereka.

__ADS_1


Aku mulai mencoba memejamkan mata ku.


Baru sebentar saja terpejam,aku sudah bermimpi.Ya Allah terlalu gelisah aku malam itu.Takut sekali aku kehilangan dia.Takut sekali aku dia pergi jauh tanpa pamit dengan ku.Tanpa ada penyelesaian pihak keluarga.


Aku mencoba untuk tidur kembali,lebih banyak berdoa kali ini.Tapi sekitar pukul 3 lebih aku mengigau dan menangis,itu yang di kata kan kakak setelah aku bangun untuk sholat subuh.


....


....


Aku mulai terbiasa tanpa ada kabar dari dia,tiga hari berlalu setelah aku bertemu dengan nya.Aku mulai membenahi diri ku,tanpa ku sadari kakak masih mencari tahu kabar tentang dia,tetap alasan mereka tidak tahu.Ataupun sengaja tidak memberitahu agar aku benar-benar lepas dari nya.


Tiba-tiba aku teringat masih banyak barang-barang aku di rumah mereka,semua itu kubutuhkan.Kakak berniat untuk mengambil nya,sekalian ingin mencari tahu keadaan di sana.Aku tidak melarang kakak karena aku berfikir,buat apa juga barang-barang aku masih ada di sana,karena pada dasar nya mereka juga tak menginginkan aku lagi untuk menjadi bagian dari mereka.


Dengan dua tas lagi kakak kembali ke rumah.


"Ini masih baju-baju mu aja dek."


"Tadi kakak di ingatin mereka juga,ada barang-barang mu yang lain yang di dapur."


Langsung aku jawab.....


"Mudah-mudahan dia gak jadi pergi." jawab kakak berharap.


Aku buka dua tas itu,sekalian aku pilih-pilih dan rapikan dengan baju-baju aku yang pertama aku bawa.Sedikit penasaran aku keluarkan semua yang ada dalam tas itu.


"Kak...ini uda semua ya?" aku tanya ke kakak.


Kakak menjelaskan bahwa mereka yang bilang kalau baju-baju aku uda gak ada di sana,bahkan perlengkapan kosmetik aku semua uda di bawa kakak.


Aku heran.....kaget.....!!!!


Bukan karena takut rugi ada beberapa potong baju dan celana gak ada.Tapi yang membingungkan kenapa baju yang gak ada itu warna hitam semua,bahkan dua legging dan satu celana panjang juga gak ada.Celana panjang dan legging warna hitam,legging yang satu nya berwarna cokelat.


Aku langsung bahas dengan kakak tentang itu,aku juga gak tahu kapan baju-baju itu udah gak ada,karena terkadang karyawan yang bergantian mengurus pakaian yang mau di setrika di rumah itu.


Aku telepon salah satu karyawan yang paling biasa mengurus pakaian di rumah itu,dia bilang Uda gak ada baju-baju aku sehelai pun,sampai dia bersumpah pula.

__ADS_1


Dia juga bertanya kira-kira baju yang mana yang aku maksud,aku jelaskan detail kepadanya agar dia cepat mengingat nya.Dia ingat waktu itu pernah mencuci dan menyetrika nya.Terakhir di lihat nya celana sekitar dua Minggu lalu sebelum kejadian malam itu.Kalau baju-baju uda lama tak terlihat oleh nya aku memakai.


Tentang itu aku bahas bersama kakak,heran aja kenapa harus berwarna hitam yang hilang.Apa ini salah satu dari syarat pesugihan mereka.Apa ini penyebab suami benci dan malas melihat wajah ku,bahkan sekarang dia setuju atas keputusan keluarga nya.Tapi kapan itu berpengaruh?, kapan pakaian aku di gunakan untuk hal yang aneh?.Malam itu malam dimana adik nya menunjukan sikap yang aneh dia masih membela aku,masih menentang keputusan keluarga nya.


***


Aku baru teringat semua nya,aku merasa selama ini banyak keganjalan terjadi padaku dan suami,tapi waktu itu aku tak pernah bercerita kepada siapa pun bahkan membahas nya dengan suami.


Waktu itu aku pernah mengalami merasa di kucilkan.Aku yang biasa bercanda dengan yang lain nya,bahkan bapak mertua pun selalu banyak bercerita kepadaku.Aku duduk sendiri tanpa ada yang peduli dengan ku.Dia yang selalu makan dengan ku,waktu itu juga berbeda.Tak ada basa-basi menawari dan bertanya apa kah aku sudah makan atau belum.


Aku juga sadar pernah di waktu malam aku tidur sendiri.Awal nya dia masih bersama ku,dan ketika aku tanya dia bilang mau tidur bersama para karyawan.Tapi waktu itu aku mengabaikan.Ketika aku berusaha membahas kejadian itu dia menunjukan sikap yang baik kepadaku selalu ingin dengan ku,bahkan aku di suruh libur bekerja waktu itu.Dia menunjukan sikap manis nya yang berlebihan,bahkan mengajak ku jalan-jalan satu harian.


"Anggap ini kita liburan," itu kata nya kepadaku.


Tak hanya itu saja,dia menghabis kan uang banyak untuk aku berbelanja,apapun yang aku minta waktu itu pasti di turuti nya.Canda tawa nya masih teringat sekali kepadaku,bahagia kami di luar sampai kami bawa pulang ke rumah.


Ku sempat kan bertanya kepada nya.Kenapa kemarin bersikap aneh kepadaku,dia tak bisa menjawab nya.


"Mas tiba-tiba kangen aja sama Ade."


"Mas tadi malam tidur bersama anak-anak,pas bangun merasa sedih,langsung kangen aja sama Ade macam uda lama gak ketemu gitu."


Kata nya begitu!!!!!


Aku yang hari itu sangat bahagia,hanya tersenyum melihat nya dan tak membahas sikap apapun lagi.Dia memeluk ku erat saat itu,aku benar-benar bahagia.Di saat aku merasa orang asing di rumah itu dia menunjukan sikap yang berbeda.


**


Kejadian itu aku sadar nya sekarang,setelah aku di perlakukan seperti ini.Kakak bertanya kepadaku.


"Apa lagi yang kau ingat."


"Kejadian aneh apa lagi?"


Sambil aku merapikan pakaian ku dan membongkar tas yang lainnya,aku jawab ke kakak


"Ada juga kejadian aneh lain nya,nantilah aku ceritakan."

__ADS_1


.....


.......


__ADS_2