
di suatu got di dekat sebuah pasar swalayan. seekor kucing dengan susah payah melahirkan calon anak anak nya. setelah kira kira dua jam, anak anak kucing tersebut telah terlahir sempurna. anak anak kucing tersebut sangat lucu lucu, namun sayang. salah satu anaknya tidak bisa bertahan. dan kemudian mati. sedangkan yang lainnya tersisa hanya 5 anak kucing. kucing tersebut adalah kucing persia(induknya) sedangkan anak anaknya blasteran kucing kampung dengan persia. yang satu berwarna abu abu dan yang satunya lagi berwarna putih bersih, yang satunya lagi berwarna tortoishel. dan dua lainnya berwarna hitam putih.
ibu kucing tersebut menjilati anak anak nya satu persatu. kemudian ibu kucing tersebut menyusui anak anak nya. dengan perasaan bahagia sekaligus sedih karena salah satu anak nya mati dan karena ia sudah berhasil melahirkan anak anak nya dengan sempurna.
setelah beberapa minggu kemudian, anak anak kucing itu sudah sedikit besar dan sudah tidak menyusu pada ibunya lagi.
suatu hari..........
ibu..? tanya salah satu anak kucing.
"ya kenapa, tanya ibunya.
"kapan kita boleh keluar dari got yang sempit ini bu.. " tanya anak kucing itu. "kalau kalian sudah besar, kalian boleh keluar dari sini" kata si ibu kucing.
"beneran bu.." tanya anak kucing itu.
"iya, serius, ibu janji kok" kata ibu kucing.
"hore...!!" teriak si anak kucing
__ADS_1
"tapi kapan bu aku bisa besar??" tanya si anak kucing lagi.
"emm... entah lah yang pasti kamu harus banyak makan agar cepat tumbuh besar.
"baiklah bu aku pasti akan banyak makan agar aku cepat tumbuh besar.
beberapa minggu kemudian.....
"baiklah anak anak kesayangan ku hari ini kita akan belajar berburu mangsa, persiapkan diri kalian baik baik. karena ini adalah kali pertama kalian keluar dari got ini " kata si induk kucing dengan gembira. semua anak anak kucing menyambut gembira akan berita itu. karena sudah lama mereka menginginkan kebebasan.
"kali ini kita akan belajar memburu mangsa oke?" kata si ibu kucing. "baik bu" jawab si anak kucing.
sementara itu.......
"ayah.." kata seorang anak. "kenapa sayang?" tanya ayah nya. "aku ingin hadiah ulang tahunku, seekor kucing yang lucu" kata anak itu dengan nada memohon. "tidak bisa nak.., ayah tidak bisa mengabulkan permintaan kamu kali ini. maafkan ayah ya..."kata ayah dari anak itu. " kenapa tidak bisa yah... " tanya anak itu. " ayah belum dapat gajian sayang " kata ayah nya. "yah.. kok gitu sih... aku sudah lamaaa.... banget pingin kucing. please ya yah..." kata anak itu sambil memohon. " hmm... baiklah. tapi janji kamu harus mau mengurus kucing mu, seperti memberikannya makan dan minum, membersihkan kandangnya setiap hari, membersihkan tempatnya membuang kotoran, memandikannya, dan tidak boleh menyiksanya mengerti?" kata ayahnya panjang lebar. "baiklah yah.. aku mengerti, aku siap kok mau mengurusi keperluan untuk si kucing" kata si anak itu. " kalau ayah membawa anak sekaligus induk kucing, kamu harus mau mengurusi semua keperluan kucing2 mu. setuju tidak " kata ayahnya "aku setuju, asal harus kucing yang lucu kucing ras angora atau… persia. please ya pah…" jawab si anak yang berumur 10 tahun itu.
Anak itu bernama zahratul salwa, panggilannya sasa. sedangkan kini usianya hampir menginjak 11 tahun.
"Baiklah, ayah janji akan mencarikanmu kucing yang paling lucu. tapi kamu harus janji mau mengurusinya. mengerti!" kata ayahnya salwa. " aku mengerti kok yah. aku janji" balas salwa. "janji??" tanya ayahnya. "janji!!" teriak salwa. "ayah berangkat kerja dulu ya sayang " kata ayahnya. "baiklah yah" balas salwa. "assalamualaikum" salam ayah salwa. " "waalaikumsalam" balas salwa.
__ADS_1
sebenarnya, ayahnya salwa atau pak adit,sedang cuti. tapi karena berjanji untuk memberi hadiah kucing. maka, pak adit harus berbohong kepada anak nya. karena ingin mencarikan kucing di pasar swalayan. sesuatu yang tidak mungkin untuk mencari kucing angora atau kucing persia. tetapi, mungkin saja ada. karena kucing tetangganya pernah hilang di pasar swalayan tersebut.
sementara itu…
"baiklah anak anak, kali ini ibu akan memberi tahumu makanan apa yang boleh dimakan oleh kita dan yang tidak boleh dimakan oleh kita" kata si ibu kucing. " apa aja bu… yang boleh dimakan oleh kita dan yang tidak boleh" kata salah satu anak kucing. " contoh nya makanan yang kotor. kalau kita makan makanan yang kotor, nanti sakit perut. kalian nggak mau sakit perut kan…" kata si ibu kucing." kita nggak mau sakit perut bu, kan nggak enak" kata si anak kucing tortoishel.
pada waktu sebelumnya…
"waduh… tidak ada kucing yang bagus disini, aku harus cari kemana lagi nih…" gumam pak adit. ia bingung, mau mencari kemana lagi. sedangkan dirinya belum gajian.
disaat dirinya melamun, ia melihat seekor kucing persia putih yang sedang bersama anak anak nya. terbersit pikirannya untuk mengadopsi kucing tersebut.
akhirnya, pak adit mengambil si ibu kucing tersebut. (kalau ia mengambil anaknya dulu, takut induknya nanti marah). si ibu kucing dimasukkan ke dalam keranjang yang sudah disiapkannya baru kemudian anak anak nya yang dimasukkan kedalam keranjang. si anak kucing dan ibunya mengeong tanda protes. tapi, mereka hanya bisa pasrah dengan nasibnya.
pak adit kemudian membeli segala keperluan kucing. termasuk tempat makan, makanan kucing, dan lain lain.
kemudian, pak adit membawa kucing kucing itu ke dokter kucing. untuk memeriksa kesehatannya.
setelah diperiksa dokter, semua kucing ternyata dalam kondisi sehat dan baik baik saja. lalu, pak adit membawa kucing itu pulang
__ADS_1
cerita ini hanyalah fiktif belaka bila ada kesalahan dalam penulisan, dan lain lain saya mohon maaf sebesar besarnya. karena saya baru pertama kali menulis cerita. dan ini adalah karya saya yang pertama.