Petualangan Abeera Di Dunia Manusia

Petualangan Abeera Di Dunia Manusia
eps 2 bahagia bersama majikan baruku


__ADS_3

"Ayah, aku boleh memberi mereka nama nggak?" tanya anak itu. " boleh kok sayang." kata orang itu. "yeay...!" kata anak itu sambil melonjak senang.


" si induknya kuberi nama cimi. yang abu abu ini kuberi nama abeera."


aku terkejut dengan ucapan anak itu. aku senang sekali, karena dia sudah memberiku nama yang bagus.


"Yang putih ini kuberi nama snowie, yang bulunya warna warni (maksudnya menunjuk si tortoishel) ku beri nama matina. yang hitam putih dua duanya, karena mereka kembar, kuberi nama muezza dan muerra/mura." kata anak itu lagi.


" nama namanya bagus bagus sayang" kata orang yang dibilang ayah oleh anak itu. "trims ayah" kata anak itu katanya sih namanya wawa. aku senang sekali dengan nama baru yang diberikannya untukku.


...----------------...


Hari hari telah kulalui dengan gembira.


ku pikir, majikanku sangat jahat kepadaku tapi ternyata. dia sangat periang.


setiap hari, aku selalu di beri makan olehnya. mereka memfasilitasi kami dengan semua yang kami suka.


mungkin, inilah majikanku. aku tidak akan pergi darinya. agar aku kelak bisa menjadi putri dari kerajaan kucing.


...----------------...


setiap hari, seperti biasa. aku diberi makan oleh wawa. kami semua makan bersama.

__ADS_1


" dik, kau panggil dia wawa karena dia suka nama itu" kataku kepada semua adikku.


"kenapa harus dipanggil wawa kak?" tanya si putih. "karena, namanya adalah wawa" kataku. "oohh...." kata si putih hitam.


" kok kamu bisa tahu?" tanya ibu. "karena aku mengerti bahasa mereka bu..." kataku. " wah... berarti kamu mempunyai kemampuan untuk melakukan segalanya yang berkaitan dengan manusia" kata ibu senang.


" maksud ibu..." tanyaku. " kau pasti akan menjadi warga kerajaan kucing." kata ibu. " berarti ibu mengetahui perihal adanya dewi kucing?" tanyaku.


" ya... ibu pernah bertemu dewi kucing pada saat ibu masih mengandung kalian. ia bilang bahwa salah satu anak ibu akan menjadi calon putri kerajaan kucing" kata ibu panjang lebar.


" ibu dan kakak bicara apa sih.. aku nggak paham. katanya mereka pernah bertemu dewi kucing. siapa sih, dewi kucing itu?" tanya salah satu saudaraku yang hitam putih.


" ibu juga tak tahu pasti, siapa itu dewi kucing. tapi, dia bilang dia adalah ratu dari kerajaan kucing. parasnya cantik, mirip dengan manusia. tetapi, dia memiliki telinga dan ekor. saat ia berubah menjadi kucing, bulunya berwarna perak mengkilap. dan lebih tebal dari bulu jenis kucing manapun" kata ibu panjang lebar.


saudara-saudaraku?? bagaimana dengan mereka?. mereka tidak iri sama sekali. mereka hanya merasa heran atas apa yang di bicarakan ibu dan aku.


tapi, mereka juga tidak percaya akan adanya dewi kucing itu. mereka mengira kalau aku dan ibu terlalu terobsesi dengan yang namanya dewi kucing.


memang aneh juga sih... nama dewi kucing itu. mereka juga cuek saat aku dan ibu membicarakan tentang si dewi kucing.


...----------------...


suatu hari, saat aku dan saudara-saudaraku bermain di depan rumah majikanku. aku melihat seekor kucing sedang melihat kami juga. kucing itu bahkan lebih bagus dari kami.

__ADS_1


kucing itu masih bersih tetapi sepertinya dia kelaparan. lalu dia mengeong dengan keras sampai sampai kami terkejut dan wawa sampai terbangun dari tidur siangnya.


kemudian, wawa memberi kucing itu makan, dan mengajaknya masuk.


awalnya, kucing itu tidak mau. tetapi, setelah kucing itu menatap kepadaku. dia langsung mau!!


Wawa langsung memandikannya. dia sangat menurut saat dia dimandikan. "dia tidak seperti si tortoishel yang saat dimandikan selalu memberontak" batinku.


setelah mengurus semua keperluan si kucing itu. wawa langsung ingin memelihara kucing itu. kata ayahnya, dia boleh memelihara kucing itu.


Wawa lalu bilang kepada kita." kalian tetap menjadi peliharaanku kok, jangan khawatir ya... " katanya.


"kuberi nama dia si ciming..." dengan menunjukkan ekspresi gembiranya. awalnya saudara saudaraku tidak suka dengan kehadirannya.


Mereka juga pernah berantem. si tortoishel yang mulai dahulu. lalu ibu mendamaikannya. memang, si tortoishel nakal banget.


tetapi, saat ini kami sudah menganggapnya sebagai keluarga sendiri. kucing itu sendiri, ternyata sangat baik. walaupun kucing itu lebih tua sedikit dari kami.


warna bulu kucing itu hitam putih dengan warna hitam yang lebih sedikit. warna hitam di kakinya dan di pahanya.


kucing itu adalah kucing ras angora dan dia kucing betina!


aku adalah kucing betina juga. sedangkan si kembar hitam putih mereka laki laki. tortoishel adalah kucing jantan. snowie kucing betina.

__ADS_1


cerita ini hanyalah fiktif belaka bila ada kesalahan nama, tempat, dan lain lain mohon maaf yang sebesar besarnya. maaf sudah tiga hari aku nggak up episode ini. saya baru penulis pemula, jadi mohon pengertiannya.


__ADS_2