
Hai semua, kali ini aku ingin memberi tahu kalian tentang karakter dalam setiap tokoh.
tokoh dibawah hanyalah ilustrasi semata. dan kalau tidak cocok dengan selera kalian. kalian bisa pikirkan karakter dalam tokoh ini ya...
Abeera
walaupun jenis kucingnya berbeda. tetapi kurang lebih warna bulu abeera seperti itu.
Ciming
maaf kalau jenis kucing berbeda dari karakter sebenarnya. karena saya sempat kesulitan saat mencari foto-foto dari karakter tersebut.
Salwa
karakter salwa digambarkan menggunakan kacamata tetapi tetap cantik.
April
foto foto di atas hanyalah ilustrasi semata. untuk tokoh lainnya segera menyusul ya...
jangan lewatkan cerita selanjutnya. karena, inilah cerita dimana kisah petualangan abeera akan dimulai.
...----------------...
kakak jangan bosan dengan ceritaku ya... karena cerita ini semakin seru lho... dan saya minta maaf kalau up nya lama.
terima kasih karena telah mendukung ku, untuk bisa menulis cerita ini.
di bab ini aku akan melanjutkan cerita ini. tetapi cerita disini hanyalah sampai ciming dan abeera dibawa sama mbak april ya hehehe....
yuk... langsung kita mulai ceritanya.
...----------------...
kabur
di sebuah rumah dimana para kucing tinggal....
"ciming, abeera mempunyai kelebihan yang tidak banyak dimiliki kucing lain. yaitu, bisa mendengar pembicaraan para manusia. tetapi abeera tidak bisa berbicara kepada mereka" kata ibu panjang lebar.
"ooohh..." kata ciming pendek. "apakah kamu bisa mengerti bahasa mereka? terus mereka bilang apa? kok kamu bisa tahu kalau namaku ciming? terus apakah...." perkataan ciming terpotong.
__ADS_1
"sudah-sudah ciming, jangan menyerbu abeera dengan pertanyaan seperti itu" kata ibu.
"iya sih... ciming nggak bisa berhenti ngomong" kata si tortoishel.
"hehehehe.... maafin aku ya..." kata ciming ragu ragu. "aku mau tanya boleh nggak?" tanya ciming.
"boleh kok... asal tidak seperti tadi " kataku sambil cekikikan.
"beneran?" tanya ciming.
"iya..!"kataku.
"kamu tahu tidak. kapan kita akan pergi?" dengan sedih ciming berkata seperti itu.
seketika suasana di antara kami bertujuh hening seketika....
"aku juga tidak tahu pasti. yang jelas, aku tidak mau berpisah dengan ibu dan semua saudaraku.... hiks...hiks..." kataku dengan sedih sambil memeluk erat mereka semua.
...----------------...
keesokan harinya...
"ciming... bangun... sudah pagi " kata ku membangunkan ciming.
"ahh... tunggu lima menit lagi deh..." kata ciming.
"ahh ya udah aku mo pamit dadah..."
"jalan-jalan sama wawa"
"aku ingin ikut!!!"
"kalau kamu mau ikut ayo"
ciming pun mengikuti abeera keluar dari tempat ia tidur.
"eh.. kita mau ke mana?" tanya ciming.
"ke pasar tempat aku dilahirkan"
"kee..napp...aaa kkk...amu mm..au kk..saaannnaaa!!" teriak ciming.
"aku hanya rindu tempat dimana aku dilahirkan" dengan dengan sedih aku berkata seperti itu.
"kamu tahu dimana letak pasar itu?" tanya ciming.
"hmmm aku tidak tahu. tapi kita cari saja. aku hapal tempatnya kok" kataku.
"tapi... kalau kita tersesat bagaimana?" tanya ciming.
__ADS_1
"yah... aku memang mengharapkan itu"
"kenapa kamu mau kaburr.." teriak ciming. "aku pulang saja deh.. aku ndak mau tersesat"
"cih.. sana pulang"
ciming memutuskan untuk pergi. tapi...
"tapi...kita dimana?"
"nggak tahu"
"apaaaaa... kukira kamu tahu"
"yah..tujuanku memang mau kabur dari rumah. karena...
tadi malam aku nggak bisa tidur karena aku tidak mau di adopsi oleh mbak april.
karena suatu alasan yang tak bisa kujelaskan padamu.
"apa alasan itu"
"cih.. sudah kubilang karena sesuatu...
"byurrrr..... hujaaaan...!!!!"
"kita berlindung di sana saja" kataku sambil berlari menuju tempat yang kutunjuk,ciming mengikutiku.
"huuuh... sudah kubilang jangan kabur tetap aja ngeyel" kata ciming kesal. "kamu kenapa?" tanya ciming lagi.
"ini... rumah dimana aku tinggal dulu!!!"
"benarkah!!"
"iya.. coba lihat itu!!! itu mainanku dulu!!!"
"kamu yakin??"
"aku yakin banget dehh... ini rumahku"
"wah...akhirnya kita punya tempat tinggal"
"tapi..katamu kamu tinggal di got yang sempit. tapi ternyata tempat ini luas" kata ciming.
"hihihi aku hanya melebih lebihkan. kebanyakan mainan mainan ini. ibu yang mengambilnya di got sebelah"
"ooh.. gitu"
hai kakak-kakak maaf kalau ceritanya aneh. tapi.. bukankah ini cerita fantasi?
__ADS_1
tetapi jangan lupa tinggalkan jejak dengan like dan komen.
maaf jika banyak yang salah. tetapi tetap setia dengan ceritaku ya...