
"Malam ini akan ada festival kelahirannya dewi rova, 'kan?" tanya nuna pada revan
"ya, kau ingin ke festival nanti?"
"tentu!" jawab nivian yang mendengarkan percakapan mereka berdua
"ya, aku juga tetapi semoga saja tidak ada gangguan seperti joza atau apapun itu" jawab nuna kepada pertanyaan revan tadi
"ya... aku pun berharap seperti itu" jawab revan
lalu setengah hari berlalu, mereka pun berangkat menuju festival yang sebenarnya dibuka pada jam 7 itu
"astaga kau ini merepotkan orang saja, nivian."
"tidak apa, lagipula revan tidak masalah iyakan, revan?." tanya nivian pada revan
saat nivian menoleh ke sampingnya revan pun hilang tanpa jejak
"r-revan hilang?!" celetuk nivian yabg terkejut revan menghilang secara tiba-tiba
"Revan hilang? d-di culik?!" kaget nuna yang mendengar itu
"Oy...! kalian sini" ucap revan yang tertarik melihat pedang yang terlihat sangat tajam
"kau ini!! Membuat orang terkejut saja" ucap nuna yang sangat kesal lalu memukul kepala revan
"aduh...!. maaf-maaf. aku melihat pedang yang sangat tajam ini"
__ADS_1
"tidak ada yang perlu pedang!" ucap nuna yang sangat kesal lalu menampar revan dengan cukup keras
lalu revan pun menampar balik pipi nuna dengan keras
"apa-apaan ini?! kau itu wanita sopan lah sedikit" ucap revan yang kesal
lalu revan dan nuna pun berdebat selama 1 jam dan tidak malu dilihat oleh sekitarnya lalu mereka pun membeli tiket festival itu
"sudahlah kalian berhenti saling marah 1 sama lain" ucap nivian yang ingin memberhentikan mereka berdua
"katakan padanya (nuna) untuk bersopan sedikit kepada yang lebih tua!" ucap revan
"katakan saja!, lagipula siapa yang butuh pedang, tolol!" jawab nuna yang masih kesal
lalu nivian pun menghentikan langkahnya dan memukul kepala mereka berdua sampai benjol dan mengatakan " aku membutuhkan pedang itu, ya kau benar, revan nuna sangat tidak sopan untuk umurnya yang masih 14"
"baiklah cepat kita masuk!" ucap revan untuk membuat suasana menjadi tenang seperti semula
"betul aku sudah tidak sabar pada pertunjukan musik yang menggunakan alat tradisional itu" jawab nuna agar nivian tidak semengerikan tadi
"betul aku ingin memakan jagung bakar, bakso bakar, ayam bakar, ramen, burger, dango dan tanghulu!" ucap nivian
"kau hanya ingin makan bodoh" jawab revan yang mendengar nivian se rakus itu
lalu saat berjalan tidak ia sadari tiba-tiba revan melihat ada aura yang sangat besar mengalir begitu saja padahal harusnya dirinya tidak bisa melihat aura
lalu saat revan melihat aura besar itu mengalir ia pun memberhentikan langkah kakinya "tunggu aku melihat aura yang sangat besar mengalir" ucap revan
__ADS_1
"tunggu., dibawah pupil matamu terdapat pupil kecil dan juga di samping pupil matamu terdapat garis-garis yang kecil" ucap nuna
"betul apa itu?, tunggu" ucap nivian setelahnya pun nuna terlihat Diam saja seperti mengumpulkan informasi "itu adalah mata chome dan revan telah membangkitkan tahap 1 mata chome yang terlemah"
"mata chome?" bingung nuna
"ya, tahap 1 ataupun Thapa uno adalah tahap mata chome terlemah. revan hanya bisa melihat aura di tahap ini namun dan bisa melihat pergerakan dan kecepatan" ucap nivian yang sedang menjelaskan
"lalu?"
"mata chome terbagi men-...
***halo para pembaca novel
"petualangan balas dendam"
👋
jadi kali ini akoeh ingin menjelaskan kenapa novel "petualangan balas dendam"
itu lama updatenya
alasannya simpel azzah yaitu adalah agar bisa crazy update
kalo crazy update kan kemungkinan nanti muncul di list awal yekan...
dan juga akoeh itu lagi mikirin arc selanjutnya itu apa biar kaya one piece arcnya sekebon
__ADS_1
wkwk***