Petualangan Balas Dendam!.

Petualangan Balas Dendam!.
boss dungeon


__ADS_3

"bukankah orang tadi sangat cerewet?!" Ucap nuna dengan nada yang cukup kencang "tapi yang terpenting dia mengatakan pola serangannya bukan begitu?"


"Ya" ucap Revan dengan nada pelan karena malas menanggapi


Lalu mereka pun berjalan ke ruangan boss itu tetapi sebelum ke ruangan boss itu ada meja yang sangat besar yang berkapasitas 100 orang untuk mendiskusikan melawan boss itu


"Meja apa ini?" Celetuk nuna karena penasaran


"Mungkin meja rapat."


Lalu mereka berdua pun duduk di kursi itu.


Tidak lama orang yang duduk dengan meja yang pisah berbentuk kotak mengatakan "halo para peserta dungeon yang selamat!"


"Untuk apa kita dikumpulkan?" Celetuk salah satu orang

__ADS_1


"Rapat koordinasi penyerangan dungeon" ucap pemimpin rapat "jadi kita harus mengatakan apa saja peran kalian, saya akan membagikan kertas tulislah mage jika penyihir sword jika kesatria pedang"


Lalu pemimpin rapat pun membagikan kertas, lalu mereka pun menulis perannya


"Baiklah mari kita lihat mage ada 34 dan sword ada 36 jadi kalian para mage akan dibagi menjadi dua yaitu para penyembuh dan juga penyeran penyeran akan ada 17 dan penyembuh akan ada 17 lalu ada pertanyaan?"


"Untuk menyerang bagian pedang bagaimana?!"


"Mudah kalian akan dibagi juga beberapa akan ada yang menjadi umpan setidaknya harus ada 2 umpan untuk boss menjadi lengah seperti raja dungeon yang diucapkan bahwa kelamahan ada pada punggung boss maka untuk menyeran kelemahannya minimal 13-17 dan sisanya kalian menyerang dari depan agar mengalihkan perhatian untuk penyihir bagian penyerang kalian harus menyegel kaki boss agar tidak banyak bergerak.."


Lalu setelah rapat koordinasi selesai mereka pun menyerang


Lalu sesuai perjanjian rapat ada 2 orang yang mengalihkan perhatian.


Lalu orang yang mengalihkan perhatian pun terlempar jauh. Lalu setelah itupun para penyerang belakang menyerang

__ADS_1


"Serang...!"


Lalu mereka pun menyerang, lalu para penyembuh pun menyembuhkan para pemedang


"Semangat lah, revan!." Ucap nuna dalam hati nya


Lalu para penyhir penyerang pun memgunci kaki boss itu


Lalu revan yang kebingungan pun bergegas meloncat dan menyerang kepalanya, salah satu tanduk boss itupun hancur lalu boss pun hendak menyerang Revan dengan tangannya tetapi para penyihir penyerang merantai tangan boss itu agar tidak melukai revan tetapi sayang angin dari tangan boss itu membuat revan terlempar jauh dan terluka


"Revan...!!" Ucap nuna khawatir pada Revan


Tetapi dari arah revan terlihat rantai dan sebuah gelembung yang menahan dirinya agar tidak terjatuh.


Lalu revan pun menyerang boss itu dengan kuat dan menyerangnya dengan terbang.

__ADS_1


"Burst slash oriental" lalu dari pedangnya keluar api.


Boss itupun melepaskan rantai yang mengunci tangannya dan lepas lalu revan pun menyerang tangan boss itu lalu tangan boss itupun jarinya terlepas dan terbakar lalu revan pun menebas kepalanya itu lalu boss itupun kepalanya terlepas lalu karena kepala boss itu jatuh kebelakang orang yang menyerang boss itu dari belakan g pun tertimpa dan mat* lalu revan pun marah besar dan tubuh boss itu diserang habis habisan hingga tubuhnya hampir terbelah dua. Boss itupun menyerang revan dengan menepuknya seperti nyamuk, lalu Revan pun menahan tangan raksasa itu dengan kedua tangannya lalu telapak tangan boss itupun yang awalnya berwarna hitam menjadi merah karena tangan revan yang sangat panas


__ADS_2