Petualangan Balas Dendam!.

Petualangan Balas Dendam!.
nuna


__ADS_3

"hiyaat~.. 1099 hiyaat~.. 2000. lelah sekali kurasa aku akan membeli yang kemarin, roti panggang dan kopi. Tetapi aku harus menjual ikan segar seperti kemarin benar-benar membuat malas"


lalu revan pun memburu ikan di sungai


"tunggu sepertinya ibu kemarin akan datang kurasa aku akan mengambil 30, tetapi ikan di sungai ini banyak sekali"


lalu revan pun kembali menyelam di sungai yang setinggi 2 meter itu


"akhirnya 1 2 -... 30 nah pas sekarang aku akan memakai baju dan menjualnya"


lalu revan pun pergi kepasar saat revan melihat ibu-ibu kamarin ada di tempat dagangannya dengan banyak ibu-ibu lainnya


"m- maaf bu ada apa ya?"


"ikan mu kemarin harganya murah dan enak aku dan temanku ingin membelinya lagi, bolehkan?"


"b- boleh bu sekarang saya membawa lebih banyak 30 dan harganya menjadi 1 lembar 1 koin karena banyak yang membeli"


"lihatkan murah" ucap ibu-ibu kamarin


"iya murah sekali" ucap teman ibu-ibu itu


"nak aku beli 15 ya.."


"iya aku juga beli 15, oh iya nak ikan yang kemarin 9 ekornya ada telurnya semua loh ibu sempat kaget"


"iyakah bu? sukurlah totalnya 30 lembar 30 koin"


lalu ibu-ibu itupun memberi uangnya


"60 lembar? banyak sekali"


"tidak apa"


lalu ibu-ibu itupun pergi dengan 2 kantung ikan perorang


"laris manis hahaha"


lalu revan pun karena ingin ke toko baju dia mengenok ke kiri ternyata ada seorang anak kecil yang sedang dipalak


"aku hanya punya 10 lembar"


"bohong"


saat mendengar itupun revan mendatanginya

__ADS_1


"hei hei ada apa ini?"


"kau siapa?, ingin menjadi sok jagoan"


Tanpa sepenglihatan orang itu revan lamgsung meninju perutnya dan kelaminnya


"berikan uang itu"


"b-baiklah tapi biarkan aku pergi"


lalu orang itupun memberikan 2 lembar tetapi karena revan tau bahwa uangnya tidak sekedar itu diapun menendangnya


"berikan semua uang anak ini"


"baiklah"


lalu orang itupun memberikan 8 lembar sisanya dan kabur


"kau tidak apa-apa?"


"y-ya"


"kemana orang tuamu?"


"aku pergi dari rumah"


lalu revan pun meninggalkan anak itu sendirian


"tunggu"


"apa?"


"bisakah kau membawaku bersamamu?"


"memang kenapa?"


"ibuku selalu menyiksaku jadi aku sering kepasar ini untuk menyendiri"


"hah?, haha baiklah ikut aku aku pun ada urusan dengan ibuku"


"hei hei!, siapa namamu kak?"


"revan"


"kalau aku nuna"

__ADS_1


"nama yang bagus"


lalu setelah itu nuna selalu mengaguminya. 4 hari berlalu dia menangkap ikan menjualnya dan seperti biasanya


"kak revan bantu aku"


"ada apa?"


"ada batu besar menghalangi"


"baiklah"


lalu revan pun mendatangi nuna dan dia melihat sesuatu yang tidak terduga dia melihat nuna yang sedang telanjang bugil karena sedang mandi lalu revan pun mimisan


"nuna"


"apa?"


"itu"


"itu apa?"


lalu nuna pun melihat kebelakang dan melihat revan yang melihat dirinya sedang telanjang dan mimisan


"Aaaaa orang mesum"


sambil melempari batu


"hei sakit bodoh, ada apa kau memanggilku!"


"tolong dorong batu ini"


"ck. baiklah"


lalu revan pun mendoronya sampai jatuh


"merepotkan saja"


"maaf, tetapi bukankah hasilnya kau melihat diriku telanjang?"


lalu karena hal itu revan menjadi terangsang karena hal itu


(yang nulis pun terangsang mikirinnya :V)


"tidak tidak lupakan itu aku adalah pria sejati"

__ADS_1


lalu revan pun mencoba membaca buku majhong the luves


"buku ini cepat sekali tamatnya yang kedua buku apa ya kira-kira?"


__ADS_2