Petualangan Balas Dendam!.

Petualangan Balas Dendam!.
berpetualang ke hutan rimba


__ADS_3

...Kalo salah nulisnya maklumin ya......


...💥💥...


pagi yang cerah di kota guren beristirahat dengan tenang setelah melawan meta


nivian sangat bersemangat di pagi hari ia pun membangunkan revan dan nuna... saat itu jam 5:15 dia memang bersemangat karena hidupnya yang baru akan dimulai


"hei revan, nuna bangunlah"


"baiklah baiklah!" ucapnya revan


"diam kau, sialan!" ucapnya nuna yang kesal karena masih 98% terlelap di wisata mimpi(tidur) dan juga kesal karena nivian sangat cantik dan besar dadanya yang bisa saja membuat revan jatuh cinta


"jam berapa ini?" bingung revan karena masih terlihat malam "j-jam 5:17? kau kenapa membangunkanku di jam segini" lalu revan pun kembali tiduran dikasur


"kenapa? bukankah kalian biasanya bangun jam segini?"


"mana ada! cepat tidur bangunkan saat jam 7, kau ingin apa di jam segini" lalu revan pun terlelap dalam wisata mimpinya kembali


"hah? yasudahlah" lalu nivian pun kembali tertidur karena biasanya dia sudah bangun untuk di ubah badannya menjadi robot


lalu Jam pun menunjukan di jam 7 revan dan nuna pun terbangun dari tidurnya


"hei, hei nivian! nivian!..." ucapnya dengan hal yang normal karena bisa saja dirinua tidur jam 6


"a-apa?" lalu nivian pun mengingat apa yang terjadi hingga dia bersana 1 pria dan 1 wanita


"benar!, ini adalah hari baru untuk beraktivitas sebagai manusia biasa" nivian semangat akan hal itu walaupun ia tahu menjadi manusia agak berat


"betul bangunlah"

__ADS_1


lalu nuna pun sedari tadi melihat sinis kepada nivian "awas saja kau" ucapnya dalam hati dan mengkodekan hal tersebut pada nivian


nivian yang terlihat mengkodekan matanya dan mengatakan "aku akan merebut revan terlebih dahulu"


revan memang sedikit tampan sebagaimana wajah ayahnya


lalu mereka pun menuju hutan rimba untuk berpetualang


"kenapa kita disini?" ucap nuna terkaget


"berpetualang."


"berpetualang disini?"


"ya. konon disini ada harta karun"


"a-aku takut kak revan" ucap nivian karena dirinya memang takut akan ular dan lain lain


"tenanglah" lalu revan pun menggeserkan badannya dari nivian


"k-kenapa ini?!" ucap nivian


"apa yang terjadi" ucap nuna


"vukalton oriental" revan mencoba menebas yang dihadapannya mencoba meloloskan diri


lalu mereka pun melihat banyak orang yang sedang melakukan aktifitasnya lalu revan pun berjalan ke arah salah satu warga


"bu maaf ini tempat apa ya?!" bingung revan


"hah? oh... ini adalah pedalaman tempat peri tinggal"

__ADS_1


lalu datang seorang peri kecil yang terlihat berumur 10 tahun


"hei kak manusia bisakah kau membunuh monster penjaga?" ucap anak peri tersebut


"b--bisa mungkin" bingung revan yang ditanya itu


lalu seluruh warga pun mendekati revan dengan mata penuh harapan


"itu sepertinya manusia itu bisa mengalahkan monster"


"lihat itu ada anak muda pemberani"


"semoga saja dia bisa membunuh monsternya"


"betul semoga dia bisa mewujudkan kata-katanya"


lalu ibu yang disampingnya pun bersujud pada revan "nak tolong kalahkan monster itu"


"b-bangun bu!"


"apa yang terjadi?" ucap nivian


"entahlah" ucap nuna


lalu nuna dan nivian pun mendekati revan


"jangan berani menyuruh revan seenaknya" ucap nuna


"diamlah, na. apa yang terjadi bu?"


" kami awalnya adalah manusia lalu menjadi peri karena monster itu ada seseorang yang harus mengalahkannya dan seluruh peri jelmaan manusia pun akab menjadi manusia kami terlalu meremehkannya dan akhirnya kami gagal" ucap ibu itu sedih

__ADS_1


"baiklah bu tapi bangunlah"


to be continued...


__ADS_2