Pewaris Tahta Kerajaan Bisnis Terbesar

Pewaris Tahta Kerajaan Bisnis Terbesar
Nenek Rendy


__ADS_3

setelah bersiap untuk sarapan aku dan istri ku kini menuju meja makan


"sayang. kerjaan mu itu apa ya? kmu belum kasih tahu" Elsa Bertanya


"kamu tenang aja. pekerjaan ku bukan uang panas dan uang ku ini semua bersih. lupakan saja. mari kita lanjutkan makan saja" aku mencoba untuk tidak membahasnya lagi


'aku tidak mau kamu kaget karena aku memiliki kekayaan 184 Kuadriliuner. itu sampai generasi 7 belum habis' gumam ku


3 menit sudah kami sarapan kini aku ke tempat ayah tubuh ini pernah tinggal


'lebih baik aku pakai teleport atau motor ya?' gumam ku yang kebingungan


[tuan. bila bisa saya menyarankan. Lebih baik tuan naik motor. karena Tuan belum lama menginjakkan kaki di bumi ini kemungkinan akan ada hal indah disaat tuan berkendara] Lucy menyarankan


'kamu memang yang terbaik Lucy' puji ku


aku menuju motor merah ku dan aku menjalankan menuju tempat tujuan


'apakah ada sesuatu yang membuat ku menarik?' aku penasaran


[Ding. Misi Harian


Selamat kan nenek Tua dari penjambret dan menghantarkan dia pulang dengan selamat


[Hadiah\= Perusahaan Nickloden 100% persen]


'hmm menarik hadiahnya' gumamku


'Locate area'


'oh sungguh keberuntunganku. lokasinya tidak jauh dri tempat ku. 5 menit mungkin akan sampai' aku bergumam sambil tersenyum


5 menit sudah sampai di lokasi di tuju dan aku melihat sekiling ku untuk ku amati apakah disekitar ini ada nenek tua


aku mengeliling setiap area dan aku akhirnya menemukan nenek tua yang berteriak minta tolong


"ada apa nek? mengapa nenek berteriak??" tanya ku


"tolong nak. tolongin nenek. tas nenek diambil oleh dua orang itu" nenek menunjuk dua orang itu


"baik nek tunggu disini" ucap ku


segera aku mengambil motor ku dan mengejar motor penjambret itu


aku berusaha keras untuk mengejar nya tetapi aku tidak menyangka. dia mencoba menembak ku dengan senjata nya


'sial dia bawa pistol' gumam ku kesel


[Tuan?] lucy memanggil

__ADS_1


' kamu diam dulu. Aku lagi mengejar pelaku ' kata ku pada lucy


[ Tuan kan seorang Dewa. mengapa tidak memakai kekuataan anda untuk menangkap mereka?] lucy bertanya penuh kebingungaan


setelah perkataan lucy. aku sejenak lupa bahwa aku ini seorang 'DEWA' mengapa aku melupakannya? sial


'Sitdown forced' aku menyebutkan kekuataan ku


setelah mengatakan hal itu


aku melihat dua orang pelaku tiba2 meloncat dari motor nya dan ketika sudah menyetuh tanah mereka baru menyadari sebuah kesakitan


aku mengambil perempuan tua itu lalu beberapa kata pada penjambret itu


"kerja supaya tidak susah orang lain" ucap ku


butuh 2 jam aku untuk ku mengembalikan tas ini karena aku mengejar pelakunya saat jauh dri tempat korban


.


.


.


.


2 jam sudah dan aku menghampiri nenek tu


"sungguh terimakasih nak. nenek sendiri karena anak nenek sudah lama meninggal dunia. dan nenek baru saja ke makam anak nenek skrg nenek ingin pulang" nenek tua itu Menjelaskan situasinya


"aku paham nek. aku ada waktu luang. mari saya antar nenek tempat tujuan" ucap ku


"baiklah nak. nenek sekali lgi berterimakasih. dan nak nama kamu siapa?" nenek tua bertanya


"nama saya Rendy Tempest. Tempest itu marga keluarga saya" aku menjawab


mendengar nama ku. nenek ini sedikit terkejut


"ap-a ben-ar nama ayah mu Toni Tempest?" nenek tua gugup bertanya


"ya nek. bagaimana nenek tahu?" aku penasaran


setelah mendengar jawabku. nenek itu tersenyum haru


"oh Dewa. ternyata kamu membalas doa ku" nenek ucap syukur


'tunggu. Dewa mana yang kamu sebut nek? jika kamu tahu aku dewa mungkin kamu akan lebih terkejut dripada ini' gumam ku penasaran


pov alam dewa

__ADS_1


"aiihcuuh" Dewa Ricky Bersin


"siapa yang sedang membicarakan ku saat ini?" Dewa Ricky sambil mengelap hidungnya


pov alam dewa end


"baiklah nek. tunggu disini biar aku mengambil mobil ku" ucap ku pada nenek tua


"baiklah nenek akan menunggu disini" nenek tua duduk di bangku kosong


aku menjauh ke tempat sepi dan aku memanggil lucy


[apa tuan memperlukan bantuan saya?] lucy bertanya


' ya. aku butuh bantuanmu. dapatkah kamu memberikan aku sebuah mobil yang nyaman untuk ku menghantarkan nenek² tadi?' tanya ku pada lucy


[apa tuan lupa? jika tuan memiliki lamvener ventordo. dan tentu aku bisa spawn mobil itu secara singkat] lucy berkata dengan bangga


'baiklah baiklah cepatlah'


setelah perintah ku yang terburu. kini aku melihat mobil lamvener ventordo berwarna merah dan ban yang begitu keren


'terimakasih lucy' ucap ku pada lucy


.


.


.


.


.


aku sudah kembali ke ke taman dan aku menghampiri nenek itu yang masi setia menunggu


"apakah kamu sudah mengambil mobil mu? nak" tanya nenek penasaran


"sudah nek. sekarang kita sudah mulai Berangkat" ucap ku


nenek itu berusaha bangun tetapi perlahan.


'sungguh aku ingin membantunya tetapi aku tidak bisa melanggar perjanjian Dewa untuk tidak mengurusi alam dunia manusia' gumam ku sedikit pasrah


aku berjongkok didepan nenek


"lebih baik nenek naik keatas punggung ku. biar aku menghantarkan nenek ke mobil


-----------

__ADS_1


to Be contounie


__ADS_2