
memang inu sungguh menjanjikan kan. ayolah siapa yang tidak mau hal yg menguntungkan hal ini tapi dibalik keuntungan ada sebuah pisau tajam yg menusuk kapan pun itu
" Martin. Aku Tahu ini memang menyebabkan kalian sebagai Mentri Negara ini sudah membuat khawatir. tapi aku mempunyai rencana Tatik. Tongkat & Permen . Dan aku yakin kalian paham apa yang ku sebut " Ucap ku.
semuanya saling memandangi satu sama lain
" Yang Mulia. apakah anda yakin menjalankan Taktik yang ingin lakukan oleh Yang Mulia Rendy dahulu yg belum sempat dilakukan? " Tanya Martin Tidak percaya dengan mendengarnya
" Aku Tahu ini sulit. tapi demi negara ini pun aku siap menyawa ini. tapi bagaimana negara itu tunduk tanpa kita menggunakan militer dan bisa setunduk dengan besok hari " aku menjawab dengan membingungkan
tok tok.
tiba² aku mendengar suara pintu diketuk.
' bukannya aku sudah memerintahkan untuk menjaga rapat agar tidak diganggu? ' Gumam ku bertanya²
terlihat pintu itu wajah seorang perempuan yang cantik dan itu benar. Ya Itu Nona Elsa. sejenak baru aku menyadarinya.
' Tapi mengapa Dia membawa kan nampan dan minuman? apakah tidak ada pelayan melarangnya? ' gumam ku melirik para pelayan elsa
para pelayan yg dilirik langsung ketar ketir dan tidur tidak sleeping
" Ayolah. Wiliam. jangan kamu menganggap mereka yang salah. aku ingin memberikan ini ke kalian. tentu ini murni buatan milik ku " elsa yang menyadari situasi langsung menjelaskan tujuanya
" sungguh terhormat dengan minuman buatan Ratu Elsa " Matias Menunduk
" Ti--Tidak perlu dengan gelar Ratu ku. itu gelar disaat suami ku memimpin sekarang aku bukan ratu. didepan mu lah yang sesungguhnya Raja kalian. cukup panggil ku Nona itu sudah cukup bagiku " Elsa tidak ingin dipanggil ratu didepan aku
' Terimakasih nona. Anda Menghormati saya sebagai Raja. saya sungguh berterimakasih ' gumam ku terharu
" Silakan diminum. Aku akan pergi melanjutkan sekolah ku. aku harap kalian meminumnya " Ucap elsa bahagia
setelah kepergian elsa dari ruang rapat. maka dari itu aku melanjutkannya
__ADS_1
" Oh ya sebelum lanjut. lebih baik kita minum pemberian Nona. " Usul mahzali
semua orang mengangguk dengan menandai setuju. mereka melihat ku untuk meminta pendapat
" Baiklah. mari kita minum " Aku mengangkat gelas ku keatas
Glegh
glegh
glegh
glegh
' Ahhhh. Sungguh menyegarkan minuman ini. sungguh aku tidak tahu jika Nona dapat melakukan ini ' Gumam ku perpikir Sejenak
' biarlah. mungkin Nona sedang mengisi waktu dengan waktu bermanfaat ' Aku memilih mengabaikan.
tapi setelah minuman ini habis entah mengapa di isi kepala ku terisi sebuah informasi penting dari berbagai negara
' Jika iya mungkin aku gunakan untuk menyerang secara mental Negara Bashroom selatan ' aku menyeringai
Semua nya hanya diam tidak bergeming ketika melihat wajah ku berubah 180° derajat.
" Yy--Yang Mulia. Apakah ada yang salah? " Mahzali memberanikan diri bertanya
" Ahem. Aku sudah punya ide lho " Aku pura² batuk dengan mata ditutup sebelah
semua nya kebingungan dengan apa yang terjadi tapi mereka senang jika negara ini memiliki jalan keluar
" Yang Mulia. rencana apa yang anda ingin katakan? " Tanya mahzali
" Tenang saja. Aku Tahu bagaimana bagus nya ini tapi aku hanya memberi mu perintah. mahzali. pantau setiap rekening pemerintah negara bashroom selatan. ada transaksi yg mencurigakan. kamu foto atau video minimal untuk aku pakai sebagai alat Ancaman " kata aku
__ADS_1
mahzali hanya menunduk dengan patuh atas perintah ku.
mahzali hanya seorang mentri keuangan. dia belum cukup kuasa untuk bertindak sendirian. jadi ia dipantau penuh oleh Raja/Ratu. tapi ia disuruh melakukan yang terbaik di kali ini
' ini seperti sebuah Tantangan? ' Gumam Mahzali bingun
"baiklah. seperti yang kalian ketahui. bahwa adanya rapat ini aku tambah kagum dengan kalian sebagai mentri " Aku yang menyudahi rapat mentri.
semuanya mentri memberi hormat setelah itu mereka pergi
di ambang pintu juga aku melihat seseorang dengan Gagah berani dan itu hafi. Asisten ku yang malang. Haha
" Yang Mulia. Persiapan untuk bertemu Dengan Presiden Bahsroom Selatan Akan dimulai sore hari " Hafi yg membaca kan jadwal
" Baiklah. persiapan yang diperlukan. dan serta² wartawan biar itu sedikit resmi walaupun begitu pemerintah manapun akan membencinya " perintah ku
" baik Yang Mulia " Ucap Hafi menunduk
Alam Dewa
' Lucy. kamu yg menyuruh Elsa memasukan kepintaran sementara? ' Tanya Dewa Al pada Lucy
[ Tentu Tuan. Sepertinya itu tidak melanggar janji saya pada anda ] Lucy memberikan pembelaan
' Eh? sejak kapan kamu dapat membela dirimu ? ' maha dewa Al Dengan kebingungan
[ bukannya anda ? ] Lucy membalikkan fakta.
Dewa Al Itu hanya tertawa bahak²
' Padahal aku ingin melihat prosesnya. ternyata kamu mempercepat untuk melihat apa yg membuat aku tertarik? ' Dewa Al
------------
__ADS_1
terimakasih telah membaca & Sekali lagi tolong baca novel ane :)