
MC \= Wiliam
Season: 2
muncul 3 pengawal bersenjata lengkap untuk menangkap wanita itu
" Lepaskan aku. aku tidak bersalah. lepaskan aku " Teriak Wanita itu teriak
" saat lahir manusia itu memang kebodohan itu dibagi² rata tapi kamu jangan memborong kebodohan itu sendirian. Kasian orang lain " salah satu pengawal yg memaksa wanita gila itu
wanita itu yg mendengar hal itu dia sadar dan segera memaksa lebih kuat
" aakuu Mohon maaf. maafkan aku. tolong lepaskan aku. aku mohon " Rengek Wanita itu
Wanita itu dibius oleh salah satu pengawal ku
aku melihat itu Acuh tak acuh pada wanita itu di bius
Hanzo yg melihat ini sangat kesal dan seakan² kejadian ini menampar dirinya
hanzo maju dan menunduk pada ku
" Aku minta Maaf atas semua kejadian yg tidak menyenangkan ini. Yang Mulia " Hanzo menunduk Malu
Aku tahu ini bukan salah Hanzo
" Angkat kepala mu.. Hanzo. Aku tahu ini bukan salah mu. tapi aku minta kamu mendslipkan semua anggota² mu ini supaya tidak seperti wanita gila tadi " Kata ku
" Baik Yang Mulia ! " Lantang jawab Hanzo
setelah itu aku pergi untuk pergi ke perusahaan Tambang Jaya
aku menaiki kembali mobil limosin dan menuju perusahaan PT Tambang Jaya
saat di dalam mobil aku bermain hp dan aku melihat foto² lama ku dengan Tuan ku. ketika itu ia belum menjadi seorang Raja. Hanya seorang Pembisnis yang sukses dari segala tindakan menuju keberhasilan
" Maaf Yang Mulia. Apakah itu Wajah Yang Mulia Raja Rendy? " Hafi yang melirik gambar² di hp ku
" Ya Tentu dia Adalah Tuan ku sebelumnya. aku dulu adalah bawahannya dikarenakan Ayahku bekerja bersama nya tapi ayah ku meninggalkan dunia dikarenakan dibunuh oleh seseorang dan sekarang aku juga kehilangan ayah kedua ku " aku menangis
Hafi paham dengan situasi ini dan ia akan juga merasakan apapun yg berharga akan hilang
__ADS_1
hafi mengambil tisu dan aku segera menerimanya
" Terimakasih. Hafi " ucap ku dengan linang air mata
2 jam kemudian
setelah 2 jam dari perjalanan akhirnya sampai diriku ke Perusahaan ini. ini adalah Perusahaan yang kedua dibangun oleh Tuan ku saat ia masih hidup. Perusahaan ini sebelumnya berada di negara lain. pada akhirnya Tuan ku memindahkan pusat nya disini
Aku turun dan aku disambut oleh pria yg sekitar berumur 30-40 dengan jas rapih dan tampak menawan
" Selamat Datang. Yang Mulia. saya harap anda baik² saja selama perjalanan " Ungkap basi² orang itu
" Terimakasih dan katakan pada ku nama mu ? " tanya ku
" Maafkan saya yan Lupa yang mulia. Nama saya Adalah Alvor dan sepertinya yg anda tahu bahwa saya bekerja di manager Perusahaan ini " Ucap kalvor dengan sedikit percaya diri
" Bagus. Sekarang mari kita ke dalam bersama dan katakan apa yg telah terjadi di pertambangan " ucap ku
" Baik Yang Mulia. Tapi lebih dahulu anda masuk dan beristirahat dari perjalanan " Kata alvor
aku memang sedikit tapi aku usahakan untuk tidak terlihat cape sedikitpun
" Tidak perlu. silahkan perlihatkan saja " perintah ku
" Yang Mulia Terhormat. saya Alvor akan menjelaskan situasi perusahaan dan Tempat kerja " Alvor
" Saat Ini Perusahaan telah memiliki hampir 50% persen dalam pertambangan di susul dengan PT Tempest Vale Yang Memiliki 49% lainnya. dan Perusahaan Swasta Coal Berau yang memiliki 1%. untuk perusahaan PT Tambang Jaya Sendiri tambang minyak. Gas. nikel. Dan besi. Itu akan habis dalam 100 tahun kemudian. bagi semua orang 100 tahun adalah hal yg lama. tapi bagi para petambang itu waktu yg sedikit. tapi saya cukup yakin tentang Penemuan terbaru saya ini. sewaktu saya memerintahkan bawahan saya untuk melubangi sebelah kiri dari wilayah Tambang Jaya. saya baru saja menemukan tempat diamond yang diperkirakan akan habis dalam 300 Tahun. dan Perusahaan Tempest Vale Sendiri Telah menemukan Emas Dan Diamond yang diperkirakan akan habis dalam 500 Tahun. saya tidak menyangka. bahwa didalam bumi masih ada kekayaan alam yang masih belum tersentuh dan Habis nya kekayaan itu 300 hingga 500. saya belum pernah melihat ini dalam hidup saya di dunia tambang. Yang Mulia " Alvor menjelaskan
mendengarkan tentang kondisi kekayaan bumi Tempest yang meluas ini semakin aku yakin bahwa negara ini makin aman tapi aku semakin tidak yakin bahwa banyak nanti yg korupsi bahwa Raja yg tidak kompeten ini.
' Sungguh Tuan. Apakah Istri anda bisa menggunakan kuasa nya sebagai Ratu negara ini? ' gumam ku dengan khawatir
alvor tidak mengerti mengapa Raja ini dengan wajah nya khawatir bukannya itu akan senang?
' Mengapa Raja Wiliam memasang wajah Khawatir? apakah aku salah menerangkannya? ' gumam alvor dengan takut
" YY-Yang Mulia. apa ada yang salah dalam saya menyampaikan kepada anda? " Gemetar Alvor
" Tidak tidak. maafkan aku yg membuat mu khawatir. tapi Apakah yg kita temukan ini sudah diketahui oleh negara lain?. semakin kaya alam negara ini. akan banyak negara lain yg mengusik untuk menguasai " Aku mengungkapkan khawatiran ku
" Memang benar Yang Mulia. Memang begitu. Apakah kita akan Rahasiakan ini? " usul alvor?
__ADS_1
" apakah mulut mu juga bisa mengunci itu dan bawahan mu disana? " Tanya ku menyepitkan mata
" T---Tidak perlu khawatir Yang Mulia. Bagaimana pun saya berhutang pada Yang Mulia Raja Rendy " Alvor menjelaskan
" Berhutang? hutang apa yg kamu miliki dengan beliau? " Tanya ku serius
" saya telah di selamat kan oleh Beliau sekaligus beliau yg memberi pekerjaan untuk saya saat saya putus asa. saya kira itu akan cukup disitu saja. tetapi ia enggan pergi karena ingin mendengar permasalahan saya. tanpa beliau saya tidak bisa sampai disini saja " Alvor menjelaskan masa lalunya
" Hmm begitu. Baiklah semoga kamu bisa menjaga kerahasiaan negara ini. karena negara bergantung pada orang jujur & yg berkompoten. saya lebih suka orang yg seperti itu daripada yang menusuk saya dari belakang " Tegask ku
" baik yang mulia ! " Alvor menunduk
aku hanya tersenyum dan meminum air putih yg tdi disediakan oleh pelayan.
aku teringat sesuatu dan aku baru nebyadari nya
" oh ya aku dengar kamu memiliki anak remaja yg berumur 20 tahun? Apa itu benar? " Tanya ku
" Benar yang Mulia. Tapi saya takut dengan masa depannya. yg hanya bermain game dan game setiap hari selama saya pekerja di luar sini " Alvor yg menunduk sedih
" Sedih? jangan kau katakan itu pada ku. Lebih baik kamu bawa besok Anak mu itu dan aku ingin menasehati sekaligua mengobrol dengannya " perintah ku
" Ti--Tidak perlu Yang Mulia. tidak lah sopan bagi anda menasehati anak saya yg tidak memiliki masa depan. saya takut dia tidak mendengar anda " Alvor dengan gegalapan menyikapi tindakan ku
" Tidak. aku mau dia ada istana Kerajaan besok Hari ! apakah kamu Paham? Manager Alvor? " perintah ku dengan Tegas
Melihat ketegasan dan keinginan kukuh Alvor hanya menunduk dan paham
" Bagus lah kalau begitu. Aku akan pergi. dan Terimakasih telah setia dengan negara ini. tapi ingatlah orang yg berterimakasih pada mu adalah orang yg menginginkan mu ada dan bisa bersama. tidak sedikit orang yg berkata dengan tulus tapi sedikit yg tulus harus kmu jaga " ucap ku lalu pergi dari tempat ini.
aku berjalan dengan diikuti oleh hafi & Alvor
" Sekali lagi Terimakasih atas perhatian anda terhadap kami. Yang Mulia " Alvor menunduk
" Baiklah. Kalau begitu. usahakan semua nya yg terbaik ! " aku senyum dan masuk ke mobil
-----------
terimakasih telah membaca & menunggu novel ini. saya harap tidak lupa untuk membaca novel kedua saya
__ADS_1
--------
TBC