
" semuanya tolong berkumpul sebentar " ucap direktur perusahaan pig. dan tidak membutuhkan waktu yang lama para karyawan pun mulai berkumpul
" baik lah seperti yang sudah saya katakan sebelum nya, bahwa hari ini direktur baru dari perusahaan ini akan datang, dan orang itu sekarang ada di depan kalian semua , dia adalah tuan reyhan dwi ardi, dia adalah orang yang akan menggantikan saya sebagai direktur sekaligus pemilik yang baru perusahaan ini" jelas direktur pig.
setelah mendengar penjelasan dari direktur pig dengan spontan semuanya bertepuk tangan prok...pro...prok...
" cukup hentikan" ucap reyhan dengan wajah nya yang datar.
mereka pun berhenti, kemudian reyhan pun melanjutkan "seperti yang sudah di jelas oleh direktur pig, bahwa mulai sekarang aku adalah pemilik yang baru dari perusahaan ini yang artinya Aku adalah bos baru kalian"
itu artinya mulai sekarang kalian akan bekerja sesuai dengan peraturan yang akan saya buat, yang pertama, saya tidak suka pekerja yang lamban. jadi yang merasa dirinya masih terlalu lambat dalam menyelesaikan pekerjaan nya kalian bisa memperbaiki diri sampai batas waktu nya nanti,
yang kedua , saya tidak suka orang yang terlalu banyak ber tele tele, artinya jika saya sudah memberikan pekerjaan kepada kalian kalian harus bisa menyelesaikan secepat mungkin.
dan yang terakhir jangan terlalu banyak membuang waktu kalian untuk hal yang tidak terlalu penting, untuk hal ini kalian bisa fikiran sendiri bukan..?
saya akan memberikan kalian waktu 1 bulan untuk beradaptasi dengan peraturan baru yang saya buat selama itu juga kalian yang merasa masih kurang dalam prospek kerja pada diri kalian bisa di perbaiki.
itu adalah peraturan yang wajib kalian ingat, masih banyak lagi peraturan yang harus kalian patuhi dan itu akan dikirim berupa File pada komputer kalian. silakan baca dan patuhi .
sampai disini saja acara perkenalkan nya , sekarang kembali ke tempat kalian masing masing. ucap reyhan dengan tegas.
dengan cepet seluruh karyawan pergi menuju tempat mereka masing masing.
"pak pig kita bicara sebentar" ucap reyhan
"baiklah" jawab pak pig
" pak pig, bekerja lah pada ku" ucap reyhan
dengan raut wajah yang bingung pak pig pun menjawab "Apa maksud anda tuan..?"
kau tau, kalau aku bukan hanya memiliki satu perusahaan saja bukan..? karena itu aku selalu memilih perwakilan untuk menjadi tangan kanan ku di setiap perusahaan " jelas reyhan
" ah saya mengerti, tapi tuan kau tau aku sudah gagal menjaga perusahaan ini, hingga akhirnya aku menjual nya kepada mu, bagaimana mungkin sekarang kau memberikan kepercayaan kepadaku atas hal ini..?" tanya pak pig
"aku tau, kau hanya akan menjadi perwakilan ku , aku tau kau pasti bisa, dan lagi kau tidak akan bekerja sendiri, disini aku juga akan mengirimkan beberapa orang kepercayaan ku untuk membantu mu" ucap reyhan
"begitu kah..?, baiklah terimakasih tuan karena anda sudah memberikan kepercayaan kepada saya, saya akan berusaha agar tidak mengecewakan anda " ucap pak pig
" lakukan lah karena yang aku butuhkan adalah bukti bukan sebuah janji" ucap reyhan
lalu pergi meninggalkan pak pig
" baiklah tuan" pak pig membungkuk sebagai rasa hormatnya ' hebat, untuk anak seusianya dia benar benar hebat sekali, aku benar benar kagum' ucap pak pig dalam hati
di dalam mobil
"kita akan kemana tuan..?"
__ADS_1
"Rumah " jawab reyhan pada supirnya
di rumah
"reyhan..?" panggil yuan yang merupakan ayah reyhan
" apakah semua berjalan dengan baik..?" tanya yuan
" ayah kapan kau datang..?" tanya reyhan
"ah dua jam yang lalu"
"lalu dimana ibu..?" tanya reyhan
" dia tidak bisa ikut karena dia sedang sakit,tapi dia terus saja menyuruh ayah untuk melihat keadaan mu" yuan tau apa yang akan reyhan katakan, sehingga ia pun menjelaskan nya terlebih dahulu.
reyhan hanya diam tak bersuara
jadi bagaimana acara tadi..? tanya yuan mengulangi perkataan sebelumnya.
" ya semuanya berjalan lancar ayah " setelah menjawab pertanyaan ayahnya reyhan pun pergi menaiki tangga menuju kamar nya.
setelah makan malam
" reyhan,ayah ingin berbicara dengan mu sebentar" panggil yuan
reyhan pun berjalan menuju ruang tv, dan duduk bersama ayah nya
"aku ingin mengatakan tentang perjodohan mu" ucap yuan
dengan wajah yang datar reyhan pun bertanya "apa maksud nya dengan perjodohan"
" reyhan saat ini, bukankah usiamu sudah memasuki masa pernikahan..?" bahkan teman teman mu pun juga sudah mempunyai anak bukan..?" ibu mu, dia selalu menyuruh ayah untuk membujuk mu agar kau mau untuk segera menikah" ucap yuan
"setidaknya lakukanlah demi ibumu" bujuk yuan
reyhan hanya diam termenung, apa yang ayahnya katakan memang benar, di angkatan nya sekarang hanya dia dan sahabat nya Jay lah yang belum menikah, karena semuanya sudah menikah bahkan sudah memiliki anak.
" Tapi aku tidak punya pacar ayah, dengan siapa aku akan menikah..? " tanya reyhan
"kau tenang saja, ayah punya seorang teman kebetulan dia punya anak gadis, yang cantik dan juga baik sekali, tapi sepertinya dia lebih muda dari mu" jelas yuan
" lebih muda..?" tanya reyhan mengulangi kalimat terakhir ayahnya
"iya" jawab yuan santai
" memang berapa usianya..?" tanya reyhan
"entahlah, mungkin sekitar 20 tahun " jawab yuan
__ADS_1
"berbeda 5 tahun ayah yakin.? ingin menjodohkan kan ku dengan seseorang yang bahkan blm pantas di panggil seorang wanita..?" tanya reyhan dengan muka yang yang seolah mengatakan sebuah penolakan
" itu adalah keinginan dari gadis itu sendiri, dan teman ayah pun juga sudah menyetujui hal itu, hanya saja ia belum menemukan lelaki yang pantas untuk putrinya itu, jadi sampai sekarang dia juga belum di nikah kan" ucap yuan
" Tapi kenapa..? dia masih sangat muda masih banyak hal yang bisa dia lakukan di usia nya itu" tanya yuan dengan raut wajah nya yang tidak biasa
itulah yuan selama ini dia hanya tau yang namanya bekerja berusaha mendapat kan apa yang dia inginkan, bersusah payah sedari dia remaja hingga akhirnya bisa sukses di usia muda, itu bukanlah hal yang mudah
bahkan kalau saja bukan karena tuntutan orang tua dan kepercayaan di sekitarnya tentu saja saat ini ia belum ada pemikiran untuk menikah.
" gadis itu pasti akan menyesali keinginannya itu , suatu saat nanti" ucap reyhan dalam hati
"jadi..? bagaimana... apa kau bersedia..?" tanya yuan
" yah jika memang menurut ayah dia baik untuk ku tidak masalah, asalkan nanti dia mau mengerti dengan segala kesibukan ku aku tidak akan meminta hal lebih darinya" ucap reyhan
" tidak boleh, jika sudah menikah nanti kau harus lebih banyak meluangkan waktu untuk nya..." ucap yuan
"kenapa..?"tanya reyhan yang terganggu dengan perkataan ayahnya
"tentu saja agar kalian segera memiliki anak, lebih cepat lebih baik bukan..?" ucap ayah nya dengan senyum mengejek di wajah nya.
reyhan menatap wajah ayah nya datar," soal itu akan ku fikiran nanti" reyhan beranjak dari tempat duduknya dan pergi menuju kekamarnya.
dikamar reyhan
"dasar orang tua, apa yang di pikiran nya sekarang hanya seorang cucu...?" reyhan mengacak rambut nya frustasi.
ia memikirkan seperti apa calon istrinya nanti..?
"ah aku tidak perlu pusing, bukan kan zaman sekarang semua orang suka dengan uang..? aku sudah punya segala nya dia pasti akan menerimaku " ucap reyhan dalam hati
dia ruang tv
"ya..aku sudah berbicara dengan reyhan, dan dia sudah setuju..." ucap yuan dengan seseorang di seberang Teleponnya,yang tidak lain merupakan ayah dari gadis yang akan di jodohkan dengan reyhan.
"baiklah kalau begitu kapan kita bisa adakan pertemuan keluarga..?" tanya teman yuan
"mungkin lusa" aku akan membicarakannya terlebih dahulu dengan istri ku" ucap yuan
"baiklah kabari aku setelah kau menentukan tanggal nya" ucap teman yuan dari seberang telepon
" baiklah, kalau begitu sampai bertemu nanti calon besan"
" hahahaha, kau bisa saja, tapi baiklah sampai bertemu ayah calon menantu"
"hahahahahaha" mereka tertawa bersama
lalu sambungan telepon pun terputus.
__ADS_1
Bersambung.......