Philopobia

Philopobia
pertemuan keluarga


__ADS_3

tok tok tok


" ada apa..? " tanya reyhan


"maaf tuan muda, tuan besar sudah menunggu anda" ucap pelayan dari balik pintu


"aku akan segera turun" ucap reyhan


tidak lama kemudian


tak tak tak tak


suara langkah kaki menuruni tangga


semua orang melirik kearah seorang lelaki yang sedang menuruni tangga tersebut


ia terlihat begitu sempurna dengan setelan jas hitam yang ia pakai, rambut nya yang tertata rapi menambah kesan tegas pada wajah nya , apalagi di padu padan kan dengan postur tubuh dan wajah nya yang tampan.


ah..siapapun wanita yang melihat nya pasti akan jatuh cinta seketika.


"ayah ibu, apa kalian sudah menunggu lama..?" tanya reyhan


" tidak, kita baru saja sampai tadi" ucap yuan


" kenapa kalian tidak pergi lebih dulu saja..? kalian tau aku sangat sibuk" ucap reyhan


"ibu tau kau sangat sibuk sayang..., karena itulah ayah dan ibu mu ini mengajak pergi bersama, jika tidak bisa bisa kau hanya akan datang di akhir acara, karena urusan pekerjaan mu yang tak pernah selesai itu" ucap n nyonya Freya yang merupakan ibu reyhan


" ah anak ku benar benar sangat tampan, waktu berjalan begitu cepat, hahahaha aku jadi tidak sabar untuk bertemu dengan pengganti mu nanti" ucap nyonya Freya dengan tersenyum lembut


" pengganti..?, siapa pengganti, apa maksudnya itu" tanya reyhan dengan. wajah bingung nya


"bukan kah sudah jelas..?, tentu saja itu adalah anak mu nanti " dan yahh cucu kami berdua pengganti reyhan kecil kita yang sudah besar" sambung yuan bergabung dalam pembicaraan


"sudah ayo cepat waktu kita sudah tidak banyak nanti kita terlambat" ucap yuan


" baiklah ayo sayang" ajak Freya sambil menggandeng tangan reyhan


di restaurant...


" halo pak tua....akbar...lama tidak bertemu ya..." ucap yuan sambil memeluk sahabat nya itu


"ya...sudah berapa lama ya...? haha kau sudah semakin tua yuan lihat bahkan rambut mu pun sudah banyak yang berwarna putih hahaha" ledek akbar sahabat yuan


" wah wah wah benar benar tidak tau diri, orang tua satu ini apa aku perlu memberikan cermin untuk mu..?" ucap yuan


"hahahah" lalu mereka berdua pun tertawa bersama


semua orang yang melihat tingkah kedua orang tau itu hanya bisa menggelengkan kepala mereka.


"tuan yuan dan nyonya Freya silahkan duduk "ucap vivi istri dari akbar


"ah iya terimakasih, pah ayo duduk " ucap Freya


"ah baiklah baiklah" ucap yuan, sambil menarik kursi yang akan dia tempati

__ADS_1


" ah sebelum nya apa kalian ingin memesan sesuatu terlebih dahulu..?"tanya akbar


" ah apa kalian ingin sesuatu..?" tanya yuan pada Freya dan reyhan


" aku ingin segelas jus " ucap reyhan


"ya aku juga samakan saja dengan reyhan" ucap Freya


"baiklah, pelayan..." panggil yuan


"ya tuan " ucap pelayan itu menghampiri


" tolong buatan 3 gelas jus mangga " ucap yuan


"baik tuan, apakah ada yang lain...?" tanya pelayan


tolong 1 sup kepiting 1 teh hangat 2 jus jeruk ucap akbar


" baik tuan makanannya akan segera kami hidangkan mohon di tunggu" ucap pelayan


" baiklah" ucap yuan


pelayan itu pun pergi


"baiklah jadi..selama menunggu makannya bagaimana jika kita akan mulai dari perkenalan terlebih dahulu..? " tanya akbar


" ide bagus, perkenalkan kan ini anakku reyhan " ucap yuan dengan tangan kanannya berada di atas pundak kiri rayhan.


" nama saya reyhan dwi ardi, tuan nyonya " ucap reyhan


" aku sudah mendengar banyak hal tentang mu kau adalah anak yang hebat sekali" ucap akbar dengan antusias


"terimakasih tuan" ucap reyhan


"ah jangan panggil aku tuan, panggil saja aku papah, toh sebentar lagi kau akan menikah dengan putriku" ucap akbar


"baiklah, terimakasih papah" ucap reyhan tanpa sungkan


"baiklah, kalau begitu sekarang giliran putri ku , Nama nya tiara Vivian akbar, ah dia masih ber usia 19 tahun" belum selesai kata kta akbar terpotong


"tunggu 19 tahun..?" ucap reyhan mengulangi kata kata akbar


" iya...aku tau dia masih sangat muda, tapi kau tenang saja usia hanya lah sebuah angka, yah walaupun dia masih sangat muda tapi pencapaian nya tak jauh berbeda dari mu " jelas akbar


" ah aku mengerti, tapi apa papah yakin..? usia ku sudah 25 tahun dan mungkin beberapa bulan lagi akan berusia 26 apa papah yakin...?"ucap reyhan dengan wajah datar nya


" ini adalah keinginan nya,dan lagi ini adalah pertama kalinya dia meminta sesuatu dariku, aku tidak bisa menolaknya" ucap akbar


"tuan apa kau tidak bersedia menikah dengan ku..?" tanya tiara


tiba tiba suasana menjadi hening sesaat , karena tiara yang dari tadi terdiam tiba tiba berbicara dengan nada sinis


" maaf kan aku nona, aku tidak bermaksud menyinggung mu, hanya saja kau tau pernikahan bukan hanya untuk 1-2 tahun saja tapi untuk seumur hidup, aku tidak berniat menikah 2 kali" ucap reyhan dengan intonasi tegas nya.


" begitu...maaf telah salah faham pada kata kata mu, itu artinya selama aku yakin, kau pasti akan menikahi ku bukan..? tanya tiara

__ADS_1


" sebenar nya ada apa dengan gadis ini, dia benar benar tidak sabar untuk menikah..? "tanya reyhan di dalam hatinya


" tentu saja nona" ucap reyhan


"baiklah kalau begitu, mari kita tentukan tanggal pernikahannya" ucap tiara


perkataannya itu membuat semua orang terkejut sekaligus senang


" baiklah mari tentukan tanggal nya " Freya ibu reyhan


dan makanan pun datang


akhirnya mereka pun mendiskusikan tanggal pernikahannya , sambil menikmati makanan yang sudah di pesan.


beberapa saat kemudian


"baiklah kalau begitu sudah di pastikan, kalau pernikahannya akan di laksanakan bulan depan " ucap yuan


"benar, tiara bolehkah aku berharap cucu lebih cepat dari mu..?"tanya Freya sambil memegang kedua tangan tiara.


" eh..?" sebenar nya tiara terkejut sekaligus bingung, karena dia sendiri tidak tau apa dia bisa menjalani rumah tangga nya dengan baik nanti..


"iya ibu aku akn berusaha sebisa mungkin" ucap tiara dengan senyuman di wajahnya.


" terimakasih sayang..." ucap Freya lalu memeluk tiara


reyhan yang hanya mendengar percakapan dua wanita itu hanya bisa diam dengan wajah yang benar benar sudah memerah.


selesai pertemuan, di perjalanan


"sayang malam ini tiduran dirumah besar ya..?"ucap Freya


" mah masih banyak Pekerjaan yang belum aku periksa hari ini, mungkin lain kali ya..?"bujuk reyhan


" kau ini selalu saja mama selalu di nomor duakan oleh pekerjaan mu itu " ucap Freya dengan nada kesal


" aku janji, nanti akan menyempatkan waktu untuk menginap di rumah besar nanti" ucap reyhan


" kapan..?" tanya Freya


"entahlah mah,aku akan usahakan secepatnya" jawab reyhan


" awas kamu kalau ingkar janji" ucap Freya dengan nada mengancamnya.


" iya mama....." jawab reyhan dengan nada seperti anak kecil


reyhan sebenarnya sangat berwibawa ketika di hadapan orang lain, tapi dia bisa tiba tiba berubah menjadi seperti anak kecil ketika bersama ibu nya seakan dia masih menjadi anak kecil.


di rumah reyhan


" akhirnya..., wow lihatlah semua kekasihku ini , benar benar sudah tidak sabar untuk ku periksa ya..?" ucap reyhan sambil menghempaskan pantat nya di kursi kerja nya.


"hahaha sudah gila ya" tiba tiba seseorang tertawa dari arah pintu


"hah siapa yang mengizinkan mu masuk " tanya reyhan pada orang itu

__ADS_1


bersambung..........


__ADS_2