
Aldo kembali kerumah Nadin,dia mencari sosok Nadin,tapi tidak dia temukan,Aldo merasa cemas sendiri,dia takut Nadin kenapa kenapa
"Bimo"panggil Aldo
"iya tuan"jawab Asisten Bimo
"cepat cari Nadin sekarang!"ucap Aldo panik
"baiklah tuan"ucap Asisten Bimo dan pergi mencari Nadin
Aldo berkeliling kota,untuk mencari Nadin,,tapi dia tetap tidak menemukan Nadin,saat Aldo melintas di depan toko ice cream,dia melihat Nadin yang sedang asik makan ice cream
Aldo menggelengkan kepala melihat Nadin yang sedang santai memakan ice cream
Nadin kaget melihat kepala batu sudah ada di depannya
Aldo menatap datar ke arah Nadin
"ngapain kamu kesini"tanya Nadin masih asik memakan ice cream nya
"ngapain ngapain,kamu enak enak makan ice cream sedangkan aku cemas mencarimu"ucap Aldo
"siapa suruh kamu mencariku"ucap Nadin masih menikmati ice cream nya
"aku seperti ini,karena aku peduli pada mu!"ucap Aldo membentak Nadin
__ADS_1
"peduli ya peduli,jangan ngegas juga!"ucap Nadin membuang semua ice cream nya dan beranjak pergi meninggalkan Aldo
Tapi Aldo langsung memegang tangan Nadin
Nadin mencoba berontak,tapi tenaga Aldo lebih kuat dari pada dia
"ih,lepasin"ucap Nadin
"Nadin,aku seperti ini karena aku takut kamu kenapa kenapa,maafkan aku,karna aku membentakmu,aku tadi hanya sangat khawatir sama kamu"ucap Aldo
Deg ...deg...jantung Nadin
kenapa aku degdegkan gini ya,Yaampun Nadin ingat dia tu sahabat kamu wajar lah dia khawatir dan juga ingat kamu tuh udah punya Reno,Reno satu satunya,ucap Nadin dalam hati
"kenapa diam,kamu baper ya"ucap Aldo
"eh nenek sihir,aku tau kamu itu baper sama kata kata aku,udah tidak usah di masukkan ke jantung aku khawatir sama kamu itu karna kamu sahabat aku"ucap Aldo berpura pura,padahal Aldo benar benar Naksir sama Nadin
tuh kan benar apa yang di pikiranku,tapi tidak apa lah,aku juga tidak memiliki perasaan yang lebih terhadap nya kecuali persahabatan,ucap Nadin dalam hati tersenyum
"kenapa diam,ayo pulang"ajak Aldo
"tidak aku mau pulang sendiri aja"ucap Nadin
"heh yang kepala batu itu kamu apa aku"ucap Aldo
__ADS_1
"ya udah aku pulanh sama kamu"ucap Nadin
Aldo merasa senang karena Nadin akan pulang bersamanya
di perjalanan pulang,Nadin hanya sibuk bermain hp nya
"hey Nenek sihir,tumben diam biasanya nyerocos aja"ucap Aldo
"eh,kepala batu,tidak usah ganggu,aku lagi chtting sama my honey"ucap Nadin
Aldo hanya diam tidak menjawab dia sebenarnya merasa sakit melihat Nadin chatting dengan Reno,tapi dia sanggup menahan sakit hati,hanya untuk membuat Nadin bahagia
"Din"panggil Aldo lesuh
"eh iya ada apa?"tanya Nadin
"aku ingin pindah ke apartemen"ucap Aldo
"hah,kenapa"tanya Nadin
"tidak mungkin aku tinggal dirumah mu selama 1tahun kan"ucap Aldo
"yakan tidak apa apa,mama papa juga senang kamu ada di rumah"ucap Nadin
"tidak usah sedih,karna nanti tidak akan yang menganggu mu lagi"ucap Aldo
__ADS_1
"kamu kenapa sih al,kata kata aku,kamu masukin ke hati terus deh,aku kan hanya bercanda"ucap Nadin