
Rasa yang canggung
Di perjalan pulang dan di dalam mobil,amira hanya dian tanpa mengeluarkan kata.namun di heningan itu,yuan bersuara agar tak ada rasa canggung.
Yuan"Apa kamu ngantuk?"
Amira"tidak pak!"
Yuan"jika ngantuk tidurlah?karena perjalanan masih jauh!"
Amira"bapak tenang saja,saya tidak akan ngantuk!"
Yuan"baiklah terserah kamu,Mir?boleh aku minta sesuatu?"
Amira"apa?"
Yuan"jika kita berdua dan di luar kantor,tolong jangan panggil aku pak!panggil saja nama ku mulai sekarang"
Amira"maaf,anda adalah atasan saya dan kurang sopan jika itu saya lakukan!"
Yuan"tidak pantaskah aku menjadi teman mu?"
Amira"terima kasih pak sudah baik kepada ku dan keluarga ku dan jika sekedar teman maka mulai sekarang kita teman!"
Yuan"oke,,deal!
Amira"deal,yu,,,an!
Ketika mira menyebut nama yuan ada rasa canggung,namun dia akan melakukan nya karena tak mau mengecewakan yuan yang sudah banyak membantu nya.tak lama kemudian mereka sampai di rumah amira.yuan menghentikan mobil nya di depak rumah amira,kemudian amira dan yuan pun turun bersama dan menuju rumah amira.
tok...tok...tok...
amira mengetuk pintu,dan terbukalah pintu tersebut.ternyata ayah mira yang membuka pintu tersebut.karena sudah malam yuan ingin menjelaskan jika amira bersama nya.
Yuan"malam pak?maaf saya telah membawa amira hinggga pulang malam,karena tadi ada metting dengan klient setelah jam kerja!"
Ayah mira"syukurlah,ayah sangat khawatir karena biasa nya mira selalu memngubungi kami jika tidak langsung pulang?"
Amira"maaf ayah,tadi mira berniat menghubungi ayah namun hp mira tiba-tiba lowbat."
__ADS_1
Ayah mira"tak apa,oh ya mari silahkan masuk nak yuan!
Yuan"terima kasih pak,ini sudah malam tidak enak bertamu malam hari!"
Ayah mira"ini masih sore dan meskipun malam hari siapa yang melarang orang bertamu kerumah ku!"
Amira"ayah?mungkin yuan capek dan butuh istirahat!"
Ayah mira"maka dari itu saya persilahkan masuk untuk minum sebentar!"
Yuan"baiklah pak saya akan mampir sebentar!"
Ayah mira"ayo masuklah?ibu mu akan membuatkan kopi untuk mu!"
Akhirnya yuan mengiyakan tawaran ayah mira,karena ini kesempatan yuan agar bisa dekat dengan amira.begitu juga dengan ayah mira,beliau suka dengan sikap yuan yang sopan dan beliai tau jika yuan ada sedikit rasa terhadapa putri nya.maka dari itu beliau akan mendekatkan yuan pada amira karena menurut nya yuan mungkin laki-laki yang baik dan pantas buat amira.namun beda dengan perasaan amira yang masih ada kekecewaan terhadap lelaki dia hanya bersikap biasa dan tak mau membuka hati nya untuk pria lagi karena bagi nya butuh waktu untuk mengobati luka hati.
Di ruan tamu ibu mira menyambut kedatangan putri nya dan yuan,dia juga merasa khawatir karena amira tak memberi kabar.namun dia paham dengan putri nya jika tidak pulang tepat waktu pasti ada pekerjaan yang belum terselesaikan.ibu mira segera membuatkan hidang untuk yuan yaitu secangkir kopi dan sedikit makanan ringan.
Ibu mira"nak?ini kopi nya silahkan di minum!"
Yuan"terima kasih bu,maaf sudah merepotkan ibu!"
Amira"maaf,,,mira tinggal dulu!"
Yuan"silahkan!"
Amira pamit untuk kedalam karena ingin membersihkan diri,dia merasa risih dengan badan nya yang terasa lengket yang belum mandi sejak tadi.dan yuan di ruang tamu di temani ayah dan ibu mira meskipun tanpa mira,yuan merasa betah di rumah amira.tak terasa sudah mulai larut,yuan segera undur diri namun ketika hendak pamit dia melihat amira keluar menghampiri nya dengan penampilan yang segar karena rambut basah nya.yuan menelan saliva karena tak pernah melihat pemandangan ini.
Yuan"maaf pak,,yuan ingin undur diri karena sudah malam!"
Ayah mira"baiklah nak,sekali lagi terima kasih sudah anteri mira!"
Ibu mira"sayang?antarkan nak yuan keluar?"
Amira"baik bu!silahkan?"
Yuan"terima kasih!"
Amira dan yuan berjalan keluar rumah,akira mengantar nya hingga yuan memasuki mobil nya,sebelum pulang mereka berbincang.
__ADS_1
Amira"terima kasih!"
Yuan"untuk?"
Amira"sudah mengantar saya dan mampir!"
Yuan"itu sudah kewajiban ku dan meskipun mengantar mu setiap hari aku tak keberatan?"
Amira"tapi akan merepotkan anda?"
Yuan"jika kamu mengijinkan maka aku dengan senang hati melakukan nya!"
Amira"sebagai teman saya tak akan menolak,itung-itung aku menghemat ongkos buat naik taksi,,hahaha!"
Yuan"aku siap jadi sopir mu kemanapun kamu mau,,ha,,ha,,ha,,mir?terima kasih sudah mau jadi teman ku!"
Amira"sama-sama!"
Yuan"aku pulang dulu dan besok aku jemput kamu berangkat kerja!"
Amira"bukan nya aku menolak?aku ingin berangkat kerja dengan ayah jika anda tidak keberatan pulang kerja saja anda yang antar!"
Yuan"tiap hari pun aku tak keberatan tapi dengan syarat?"
Amira"apa?
Yuan"jangan ada kata formal jika kita bicara berdua atau diluar kantor!baiklah aku pamit!"
Amira"baik,hati hati di jalan teman!"
Mereka akhirnya bisa memulai pertemanan,bagi yuan sangat senang bisa dekat dengan mira karena dia yakin jika suatu saat dia akan membuat amira membuka pintu hati untuk nya.yuan kembali pulang dia segera melajukan mobil nya meninggalkan rumah amira dengan perasaan senang.
.
.
.
.maaf ya readers,author lama tidak up karena harus merevisi karya author agar lebih baik lagi.jangan lupa terus dukung author 🙏
__ADS_1