
sesampainya di rumah Nadin
Aldo turun dari mobil dan membukakan pintu mobil untuk Nadin
"silakan tuan putri"ucap Aldo
"idih sok perhatian"ucap Nadin memukul pundak Aldo
Asisten Bimo hanya sibuk memasuki barang barang Aldo
Nadin yang melihat itu heran kenapa koper Aldo di bawah masuk kerumahnya
"Al,kamu nginep ya?"tanya Nadin
"iya,kenapa tidak boleh ya?"tanya Aldo
"boleh kok,aku kan jadi punya temen ngobrol di rumah"ucap Nadin menepuk tangan
"sepertinya senang sekali kau ya aku datang kesini"ucap Aldo
"iya lah kau kan sahabat kecil yang selalu aku rindukan"ucap Nadin
Walaupun mereka lama tak berjumpa tapi sikap mereka masih seperti dulu tidak saling menutup nutupi
"Tuan,dimana saya akan meletakan barang barang ini"tanya Asisten Bimo
"letak saja di kamar tamu"ucap Nadin
Asisten Bimo memasukkan barang barang itu ke dalam sebuah kamar yang ternyata bukan kamar tamu
Nadin mengantarkan Aldo ke depan kamar tamu
"ini kamarnya"ucap Nadin
"dimana barang barang ku"ucap Aldo
"oh mungkin ada di lemari ku"ucap Nadin
"kenapa bisa di lemari mu?"tanya Aldo kebingungan
"ya ampun pintaran dikit napa"ucap Nadin
__ADS_1
"oh jadi kamu bilang aku bodoh ya?"tanya Aldo kesal
"huh,otak kamu di mana si"tanya Nadin
"di kepala mu"ucap Aldo
Nadin tidak membalas Jawaban Aldo dia pergi mencari asisten bimo
Aldo mengikuti jalan Nadin
Nadin melihat Bimo memasukkan barang barang itu ke dalam kamar Art
"asisten Bimo kenapa kamu memasukkan barang barang itu ke dalam kamar Art?"tanya Nadin heran
"oh saya rasa kamar ini lebih pantas untuk Tuan Aldo"ucap bimo
"Bimo!"bentak Aldo
"oh tuan yang tampan jangan marah kau sama saja dengan asisten mu"ucap Nadin
"apanya yang sama"ucap Aldo
"otak nya miring"ucap Nadin tertawa dan meninggalkan Aldo dan asisten bimo
Tapi Nadin tidak menjawab ucapan Aldo,Nadin masuk ke kamarnya dan menelpon Reno
sudah berkali kali Nadin menelpon Reno tapi tidak Ada jawaban,Nadin masih berusaha berpikir positif tentang kabar Reno,dia berharap Reno baik baik saja
*****
"hey masukkan barang barang itu di kamar tamu"ucap Aldo
"dimana kamaranya tuan"tanya bimo
"di sana"ucap Aldo menunjuk ke arah kamar itu
Bimo meletakkan semua barang barang tadi ke dalam kamar itu,Dia lelah dan tertidur di sana,Aldo melihat Bimo yang tertidur di sana
"hey bangun ini kamarku"ucap Aldo
"ya dimana aku tidur tuan"ucap asisten Bimo
__ADS_1
"tidur saja di lantai"ucap aldo
"nanti badan saya yang bagus ini bisa kedinginan tuan"ucap Bimo
"sudah pindah ke ruang tamu sebelah"ucap Aldo
Bimo pergi meninggalkan Aldo,dia pergi ke kamar tamu sebelah,di langsung tertidur pulas di sana
**
Nadin sudah tertidur pulas sore itu,selang beberapa waktu hp Nadin berdering,Nadin tidak mengangkatnya karena dia tidak mendengar hp nya berdering
Malam hari tiba saat nya makan malam
Nadin di bangun mamanya
"anak mama bangun sekarang waktu makan malam"ucap Mamanya Nadin
"baiklah ma"ucap Nadin dan turun ke meja makan bersama mamanya
Nadin melihat di meja makan,di sana ada papanya ,Aldo Dan Bimo
Nadin duduk bersebalahan dengan Aldo
Mama dan papa Nadin tersenyum melihat Nadin dan Aldo masih kelihatan akrab seperti waktu kecil
"papa rasa kalian berdua cocok"ucap Papa Nadin
Nadin mendengar perkataan itu menjadi tersedak,Aldo langsung memberikan minum kepada Nadin
papa Nadin tersenyum lagi melihat Aldo yang perhatian kepada Nadin
"tuh kan cocok"ucap papa Nadin
Aldo melihat ke arah Nadin,Nadin terlihat tidak Nyaman dengan kata kata papanya Barusan
"maaf om sebelum nya,kami sudah sahabatan dari kecil dan selamanya akan begitu"ucap Aldo
melirik Nadin
"iya pa benar apa yang Aldo katakan dan Nadin sudah mempunyai kekasih"ucap Nadin
__ADS_1
orang tuanya hanya diam tidak menjawab
Aldo merasa sedih telah mengetahui Nadin mempunyai kekasih,Tapi Aldo selalu berharap yang terbaik untuk kehidupan Nadin,dia tidak mau merusak hubungan Nadin,karena kedatangannya,Aldo akan mendukung siapa pun pilihan Hati Nadin,tapi Aldo juga tidak akan membiarkan siapa pun menyakiti hati Nadin