
****
di tempatnya Reno
"Tuan,,klien kita sudah menunggu di bawah"ucap Asisten Refan
"baiklah"ucap Reno
saat sampai di tempat klien itu Reno terkejut klien itu ternyata papanya Sendiri
"papa"ucap Reno dan memeluk papanya
papa Reno membalas pelukan itu,Reno sangat Rindu Dengan papanya karena mereka jarang bertemu
"kenapa papa tidak bilang bahwa papa yang mempunyai perusahaan pratasya"ucap Reno
"Tidak usah banyak bertanya,nanti aja tanya nya saat di rumah papa"ucap Tuan Arman Husin
mereka berbincang tentang bisnis bisnis mereka
"papa mau Berkerja sama dengan kamu dengan satu syarat"ucap Tuan Arman Husin
"syarat?"tanya Reno
"iya papa mau kamu menikah dengan anak teman papa"ucap Tuan Arman
"apa apaan sih papa"ucap Reno dan pergi meninggalkan papanya
Reno sangat marah,,Dia tidak berpikir papanya bisa seperti itu
tak berapa lama mamanya Reno(Nyonya krasya Husin)datang ke ruangan Reno
Reno sangat terkejut melihat kedangan mamanya
"bagaimana mama bisa masuk?"tanya Reno
"tidak usah pikirkan ,mama mau sekarang kamu ikut mama ke restoran zz"ucap Nyonya krasya
"untuk apa"tanya Reno
__ADS_1
"kamu tidak rindu dengan mama mu ini?"tanya Nyonya krasya
"iya ma,baiklah"ucap Reno
"kamu juga ikut"ajak Reno kpd asisten Refan
Mereka pergi menuju restoran zz
sesampainya mereka di sana,Reno melihat di sana ada papanya dan orang yang tidak ia kenal
Reno masih kesal dengan papanya
"Ciao, scusa per il ritardo"(hello maaf terlambat){bahasa Italia}ucap Nyonya Krasya
"nessun problema, per favore, siediti(tidak masalah silahkan duduk)ucap Tuan Hardian Rahyasa
"presenta mio figlio Reno Husin(perkenalkan ini anak saya Reno Husin)ucap Nyonya Karsya
"Reno Husin presenta mio figlio, Melani Rahyasa(Reno Husin perkenalkan ini anak saya Melani Rahyasa)ucap Nyonya amelia Rahyasa
"Reno"ucap Reno bersalaman dengan Melani
Banyak yang mereka bicarakan ,Tapi tidak dengan Reno dia hanya diam dari tadi,Reno merasa bosan di sana,dia ingin pergi tapi di larang oleh orang tuanya,Reno masih diam di sana,menuruti permintaan orang tuanya
"che ne dici di questo matchmaking(bagaimana dengan perjodohan ini)ucap Tuan Hardian Rahyasa
"scusa, cosa intendi?(maaf,maksud kalian apa?"tanya Reno terkejut
Mamanya Reno langsung menarik tangan Reno pergi jauh dari mereka
"mama mau kamu menerima perjodohan ini"ucap Mamanya Reno
"Reno tidak setuju ma,Reno sudah punya pendamping"jawab Reno
"apakah kalian sudah menikah?"tanya mamanya Reno
"kami masih pacaran,tapi aku sudah berjanji akan menikahi nya"ucap Reno
"melani adalah gadis yang baik,dan mama kasih kamu waktu 1th untuk putus dengan pacar kamu itu,karena 1th lagi melani akan lulus kuliah,dan kalian akan menikah"ucap mamanya Reno
__ADS_1
"Reno tidak mau"ucap Reno
"baiklah,lebih baik mama bunuh diri saja"ucap namanya reno
"ma,huh baiklah"ucap Reno
Mamanya Reno membawa Reno ke Depan orang tuanya Melani,dan mengatakan bahwa Reno setuju dengan perjodohan mereka,pernikahan mereka akan di laksanakan setelah Melani lulus kuliah
setelah rencana perjodohan merek berhasil,Reno langsung pergi meninggalkan mereka,Reno bingung dia sangat menyayangi Nadin tapi dia juga menyayangi mamanya,dia tidak mungkin membiarkan mamanya bunuh diri hanya karena dia menolak perjodohan itu
Asisten Refan mencoba menenangkan Reno tapi itu sia sia,Reno sangat kesal dengan dirinya sendiri
****
di kediaman Nadin
Nadin Dan Aldo sedang pergi berjalan jalan mengelilingi kota,Nadin mengejak Aldo pergi ke mall untuk berbelanja
saat sampai di mall,Aldo mengajak Nadin untuk mencari pakaian karena Aldo tidak membawa banyak pakaian
____
Aldo mengambil satu baju kemeja dan memberikannya kepada Nadin
"hey,kau kira aku ini pembantu mu"ucap Nadin dan melemparkannya ke wajah Aldo
"tidak,baju itu untukmu sepertinya cocok"ucap Aldo
"aku bukan laki laki"ucap Nadin memukul lengan Aldo
"bukankah saat kecil dulu kau tomboy ya"ucap Aldo mengejek
"dulu,dan sekarang beda!"ketus Nadin
Asisten Bimo hanya menggelengkan kepada melihat mereka berdua
"Tuan dan Nona hentikan jangan bertengkar di sini"ucap salah satu karyawan toko
"Maafkan kami tidak akan bertengkar lagi"ucap Nadin
__ADS_1