Pistol, Sejarah IVAC : Suara Dari Tomi

Pistol, Sejarah IVAC : Suara Dari Tomi
Chapter 3 : IVAC


__ADS_3

Tak lama setelah peristiwa anggota baru yang memakai narkoba di cafe pak Udin. Kami pun memindahkan markas ke bengkel Ryan, tapi sayangnya bengkelnya tak buka sampai malam hari.


Dan Ryan sendiri lebih suka nongkrong di cafe, karena dia suka makan nasi goreng pak Udin.


Anggota yang datang ke cafe juga dibatasi, hanya orang-orang yang kami percaya boleh datang. Tentu hal ini membuat situasi menjadi canggung.


Dan beberapa bulan setelahnya, tepat 6 bulan kepemimpinan bang Parmin. Dia juga pergi merantau karena mendapat pekerjaan yang menjanjikan dikota lain.


Tentu hal ini berakibat buruk pada BBC, 2 pentolan kami pergi karena harus merintis karir diluar kota.


Meskipun tidak meninggalkan provinsi Sumarea seperti bang Denis yang bekerja di ibukota negara. Tapi bang Parmin menunjuk Ryan secara langsung untuk menggantikannya, dia tak ingin konsentrasinya diawal karir terpecah karena memikirkan BBC.


Memang sebaiknya demikian, karena dia bisa kembali kapan pun. Kami telah menganggapnya sebagai keluarga dan pembina komunitas ini.


Sebenarnya Ryan adalah ketua BBC yang paling ideal. Pemikirannya berada ditengah-tengah antara bang Denis dan bang Parmin. Dia memiliki usaha seperti yang dicita-citakan bang Denis, serta mempekerjakan anggota sampai sekarang.


Dan dia juga masih menerima banyak anggota seperti bang Parmin. Dia beranggapan semakin banyak orang baik yang bergabung akan semakin kuat komunitas.


Langkah yang diambil Ryan tepat, bengkelnya semakin ramai. Meskipun kadang anggota meminta diskon yang tidak masuk akal saat memperbaiki kendaraan mereka dibengkel Ryan.


Bengkel Ryan lebih mirip tempat pelatihan montir dari pada bengkel konvensional yang komersil. Anggota BBC yang datang biasa hanya meminjam kunci dan belajar membongkar serta memperbaiki motornya sendiri.


Walau demikian bangkel Ryan tetap maju dan mulai mendapat banyak pelanggan tetap. Mungkin orang beranggapan bengkel Ryan sangat ramai karena memiliki montir-montir yang handal.


Bahkan aku dan Ali sebelum mendapatkan pekerjaan dipabrik sering bekerja lepas dibengkel itu. Semua berjalan baik dan normal dimasa kepemimpinan Ryan.


BBC lebih sering ikut kontes modifikasi dan balapan resmi. Balapan resmi kota Named yang rutin diselenggarakan setiap 6 bulan atau 2 kali dalam setahun biasa disebut Named Road Race atau NRR.

__ADS_1


Ryan, Aji, Fajar dan Ali adalah pembalap andalan team BBC yang terjun ke NRR. Prestasi terbaik Ryan adalah meraih juara ketiga di NRR 1 dan 2 2007.


Atau seri pertama dan seri kedua Named Road Race di tahun 2007. Yang memperebutkan piala walikota Named saat itu Viktor Valdy.


BBC hanya kalah dari team balap resmi yang dimiliki oleh perusahaan perakitan sepeda motor. Bengkel Ryan semakin terkenal, meskipun berada dipinggiran kota. Anak muda dari berbagai wilayah mulai berdatangan meminta motornya diservis oleh Ryan dan team balap BBC.


Di Named Road Race 2007 juga Ali mulai dijuluki Gaspol. Saat itu dia ikut kejuaraan junior dibawah 17 tahun. Karena usianya baru 16 tahun, namun dengan motor bebek pas-pasan Ali bisa merebut juara pertama di kelas junior.


Dan digadang-gadang menjadi pembalap masa depan kota Named. Gaya balap yang ngotot dan menekan lawan sejak awal lomba menjadikan Ali pembalap yang disukai masyarakat.


Berbeda dengan Ryan yang gaya balapnya halus dan bersih saat menyalip lawan atau melibas tikungan.


Disaat BBC sedang dipuncak kejayaannya dan bengkel Ryan menjadi sangat populer dikalangan pencinta balap kota Named.


Muncul kegaduhan dari dalam komunitas. Hapis merasa Ryan dan pengurus BBC hanya fokus pada kegiatan otomotif seperti kontes modifikasi dan balapan.


Hapis menginginkan BBC juga fokus didunia musik seperti yang dilakukan bang Denis dan Bang Boy dahulu. Mereka memiliki band dan pendukung sendiri. Mengikuti festival dan menjadi terkenal dikota Named.


Ryan tak pernah melarang kreatifitas anggota BBC, hanya saja tanpa ada bang Denis disini kegiatan musik kami memang mati suri. Bang Denis yang memiliki relasi ke radio dan beberapa band dan artis lokal di Named.


Sementara bang Boy selera musiknya jauh berbeda dengan Hapis. Bang Boy sangat menyukai musik yang mewah dan megah dengan kemampuan bermain alat musik yang tinggi. Bang Boy setidaknya menguasai 4 alat musik.


Hal ini membuat Hapis dan bang Boy sangat berbeda jauh dalam pandangannya tentang musik.


Sementara Ryan sibuk mengurus motor-motornya untuk balapan dan kontes. Hapis sendiri menggunakan bengkel Ryan untuk belajar merakit senjata. Ini dilakukan secara rahasia karena perbuatan ini ilegal di negara Maranesia.


Hapis seperti hanya berpindah dari satu tindakan kriminal ke tindakan kriminal lainnya. Dulu dia kurir dan pemakai narkoba, setelah kami rehabilitasi mandiri sekarang malah membuat senjata api ilegal.

__ADS_1


Karena merasa hobi musiknya tak mendapat tempat di BBC Hapis langsung menghubungi bang Denis dan meminta saran.


Sama seperti Ryan, bang Denis malah menyuruhnya membentuk band dan membuat beberapa lagu. Dan menunjuk salah satu studio milik sepupu bang Denis sebagai markas Hapis yang ingin berkarya dibidang music.


Tapi Hapis menginginkan BBC menganut konsep gaya hidup bebas seperti komunitas anti kemapanan yang anti pemerintahan dan anti negara.


Hapis mengungkapkan keinginannya mengganti nama BBC menjadi Independent Vandal Anarko Community disingkat IVAC yang menurutnya lebih keren. Bang Denis pun menertawakan nama itu.


Baik aku, bang Denis dan yang lainnya memahami Hapis memperoleh pemikiran seperti itu karena dia tumbuh besar sebagai anak jalanan.


Pemikirannya tentu tidak sejalan dengan bang Denis yang memiliki pengetahuan hukum bernegara yang baik. Bang Denis menganggap Hapis kecanduan grup musik rock tahun 80 an yang berpaham anti kemapanan.


Dengan bijak bang Denis menyarankan Hapis membentuk komunitas sendiri yang berada diluar BBC. Serta merekrut anggota eksklusif karena selera Hapis yang sangat tersegmen pada golongan tertentu.


Tapi bang Denis juga menyetujui IVAC adalah saudara kandung BBC dan tidak ada pertentangan diantara keduanya. Demi menjaga persaudaraan kami yang telah lama terjalin.


Secara langsung bang Denis meminta tolong padaku untuk membimbing Hapis. Karena memang diantara kami semua, akulah yang yang paling dekat dengannya.


Aku dan Aji membantu Hapis membentuk IVAC. Anggota pertama kami adalah anggota BBC yang dulu pernah diusir Ryan karena menghisap ganja di cafe pak Udin.


Mereka semua adalah teman Hapis, Aji kemudian berbaikan dengan mereka. Dan menjadi sangat disegani di IVAC. Aji juga orang yang pertama kali menjadi jenderal IVAC.


Meskipun telah membentuk komunitas baru, kami bertiga tetap bagian dan BBC. Dan kami diberi izin menjadikan studio band Serude sebagai markas pertama IVAC.


Aku lupa tanggal resminya, karena kami tak akan pernah merayakan ulang tahun IVAC. Karena IVAC adalah anti kemapanan, tak ada istilah ulang tahun. Tapi kami sendiri memiliki struktur organisasi yang cukup baik.


Hapis menunjukku sebagai ketua dan Aji sebagai jendral, sementara dia sendiri tak jelas. Kami menyebutnya kopasjiba atau komandan pasukan penjinak babi, kadang juga Hapis ku panggil dengan sebutan tim huru hara.

__ADS_1


Karena aku dan Aji tak mau terlibat terlalu jauh mengatur anak-anak jalanan yang direkrut Hapis. Anggota kami cukup banyak dan dengan cepat menyebar dikalangan anak jalanan kota Named.


__ADS_2