Poison Lily {Revisi}

Poison Lily {Revisi}
Eps:2 Pertemuan dengan ia yg ditakdirkan


__ADS_3

Orang itu menggunakan topeng rubah,tak ada yg mengetahui rupanya hanya suara nya saja.


Pria itu berkata dengan lembut kepada Lily yg sedang menangis suara nya bahkan mampu mengalihkan perhatian nya.


"Tidak apa-apa jangan menangis,pergilah dan temui pria yg bernama Xena aku yakin dia mau membantu mu"kata nya dengan penuh arti


"Bagaimana aku tidak menangis? Ayah dan ibuku mati terbunuh disaat aku bersenang-senang"


"Hmm... kata-kata ku juga salah sih,intinya temui pria itu ia akan membantu mu"kata pria bertopeng itu sambil melompat keluar


"Kau siapa? Kenapa bisa masuk kemari? Dan kenapa aku harus menemui nya?"


"Aku? Aku ini Kitsune loh,aku bisa masuk kemari karena pintu depan terbuka,lalu kalau kau menemui nya kau akan mendapatkan jawaban nya"


~💮💮💮~


Setelah tenang Lily mengubungi pihak keluarga ibunya karena ayah Lily adalah anak yg dititip kan dipanti asuhan,semua kerabat ibunya ingin merawat Lily tetapi Lily menolak ia ingin pergi ke suatu tempat,tempat yg tidak akan merepotkan siapapun.


Menemui pria bernama Xena,setelah susah payah mencari ia menemukan tempat tinggal nya, mencari mansion nya pun harus susah payah.


Setelah sampai didepan pintu rumah itu Lily langsung mengetok nya.


Tok....tok....tok


"Ada yg bisa saya bantu nona?" Tanya seorang pria yg membukakan pintu


"Apa di mansion ini ada pria bernama Xena Lionheart?" Tanya nya dengan nada tenang dan nafas teratur


"Yaa??!"

__ADS_1


Pria itu nampak nya terkejut,padahal Xena tidak pernah mempunyai teman wanita bahkan ia jarang keluar dari mansion itu jika tidak ada keperluan.


"Ah...begini nona ada keperluan apa dengan bos?" Tanya pria itu untuk menanyakan maksud dari Lily.


"Sebelumnya perkenalkan nama ku Agatha Lily,aku kemari atas petunjuk pria yg mengenakan topeng rubah"


"Agatha?!!!....ada keperluan apa sampai anda jauh-jauh datang kemari nona Agatha?" Pria itu mendadak berbicara dengan nada formal.


"Aku ingin bertemu Xena-san...apa bisa?" Tanya Lily to the point tanpa basa-basi lagi.


Lalu tiba-tiba seorang pria berdiri dibelakang orang yg membukakan pintu tadi,pria itu menggunakan pakaian formal seperti hendak pergi ke pertemuan penting,pria dengan rambut hitam dan mata emas itu menatap Lily dengan tenang dan berkata:


"Ada keperluan apa nona ingin bertemu dengan ku?" Tanya nya.


"Apa kau Xena?"


Pria itu mengangguk dan mempersilahkan Lily masuk dan duduk ada beberapa orang didalam mansion itu walaupun begitu suasannya benar-benar sepi.


Kemudian Lily menjelaskan semua insiden yg menimpa nya,Xena mendengar kan dengan tenang tanpa berbicara, beberapa saat kemudian Lily selesai menjelaskan dan bersiap mendengar komentar Xena,pria itu kemudian berbicara:


"Kau sudah mengalami hal tragis ya"


"Ehh??"


"Karena aku sudah memutuskan nya,tinggallah disini ayah dan ibu mu adalah rekan kerja kami, jadi aku merasa bertanggung jawab juga mengenai hak asuh mu aku akan mengurusnya"


"Terimakasih Xena-san"


"Tak perlu sungkan, Daniel akan mengantar mu ke kamar yg akan kau tinggali,semoga kau betah tinggal disini"

__ADS_1


"Baik sekali lagi terimakasih Xena-san"


"Tak perlu formal,panggil aku sesuka mu,aku harus pergi jadi mengobrol lah dengan Daniel terlebih dahulu"


Setelah itu Lily diantar sesuai arahan Xena,dia juga mengobrol banyak hal dengan Daniel,entah mengapa ia bisa akrab dengan mudah bahkan ia juga mengajak bicara beberapa pekerja.



~💮💮💮~



Waktu tak terasa berjalan dengan cepat,pagi pun tiba sang mentari telah bersinar dengan sangat cerah nya,ada seorang pria yg membuka tirai kamar Lily,Lily yg merasa silau dengan sinar matahari langsung bangun dan terkejut dengan seorang pria yg masuk ke kamar nya.


"Kau siapa?"tanya nya meminta penjelasan


"Perkenalkan namaku Ren,panggilah aku sesukamu"


"Ehh...senang bertemu dengan mu"


"Air hangat sudah siap setelah itu gunakan seragam ini dan turunlah untuk sarapan"


"Baik"


Setelah itu Lily mandi dan turun sarapan setelah menggunakan pakaian nya,ia tampak canggung karena dimeja makan hanya duduk para pria saja.


Lily membuka percakapan dengan salam perkenalan semua nya mengamati Lily dengan seksama mereka kemudia tersenyum ramah dan mulai mengobrol.


Tanpa sadar Lily hampir terlambat untuk sekolah ia berbegas meninggal kan mereka dan berangkat.Setibanya di sekolah teman-teman baru nya menghibur Lily,semua sudah mengetahui insiden yg menimpa Lily,lalu seorang wanita tiba-tiba memanggilnya dan memintanya untuk mengikuti dan wanita itu membuka percakapan dengan.....

__ADS_1


~BERSAMBUNG~


Author note:maaf ya baru up setelah sekian lama^^


__ADS_2