
Saat sedang mengobrol sepasang mata sedang mengawasi Lily dengan tatapan seperti singa yg akan menerkam mangsanya dan tiba-tiba orang yg mengawasi Lily sudah mengalungkan lengannya pada Lily.
Tentu saja Lily langsung terkejut dan refleks menoleh,orang itu ternyata adalah Raiden,May yg duduk dihadapan Lily hanya diam tidak tau mau berkata apa lagi mungkin May terhipnotis dengan pesona Raiden.
"Anu...ada apa Raiden-san?" Tanya Lily dengan wajah polos nya tak mengerti apa yg terjadi.
"Tidak ada,aku hanya ingin duduk disini saja." Jawab nya tanpa menoleh sedikit pun.
Raiden yg tidak ambil pusing langsung duduk disamping Lily dan mengambil camilan dihadapannya,sambil menatap tajam May,yg ditatap hanya diam tak berani berkata apa pun bahkan tak berani menatap balik.
Suasana benar-benar canggung tidak ada yg berbicara,sampai akhir nya Lily mengambil inisiatif untuk mengobrol.
"Ah iya May ini Raiden dia mentorku dan yg...." Belum selesai Lily berbicara tapi sudah dipotong Raiden.
"Menjadi guru privat Lily" potong Raiden sambil memberi isyarat agar Lily tidak memberitahu yg sesungguhnya.
"Aku Ayano May teman sekelas Lily salam kenal Raiden-san"
Raiden hanya berbicara itu saja setelah itu diam memperhatikan Lily yg asyik berbicara dengan temannya tanpa memperhatikan suasan sekitar.
Mereka mengobrol sampai lupa waktu hingga Raiden memberi isyarat hari mulai gelap,saat itu juga May yg peka akan arahan Raiden langsung berpamitan untuk pulang.
"Bagaimana mengobrol nya? Sudah selesai?" Tanya Raiden sambil mendengus kesal.
"Ehh?"
Lily yg tak paham maksud Raiden hanya diam sambil memiringkan kepalanya.
"Sudah lah lupakan saja aku mau kembali keruangan ku saja aku lelah" jelas Raiden.
"Heiii Lily-chan!!!" Sapa seseorang dengan nada gembira nya.
"Ehh Ryuu-san....ada apa?"
"Hee tadi aku hanya berkeliling saja" jawab nya
Setelah itu Lily tidak berbicara lagi dia fokus membaca,Ryuu mengamati nya dengan seksama 'Lily imut ya' batinnya tak lama kemudia dia berdiri dan pergi tanpa sepatah kata.Lily hanya diam saat Ryuusei beranjak pergi ia kembali fokus pada bacaannya,2 jam kemudian Lily pergi ke kamar nya.
~💮💮💮~
Keesokan paginya semua sudah bangun dan sekarang sedang sarapan bersama yg paling ribut sudah pasti ya Ryuusei,bahkan Xena sampai kesal dengan nya apalagi yg lain semua nya menahan emosi mati-matian tapi Ryuusei malah semakin jadi.
'braak' terdengar suara gebrakan dari arah tempat duduk Rie tak disangka Rie yg biasa nya ramah ke yg lain kali ini emosi mungkin seperti kata orang 'marah nya orang yg sabar itu mengerikan'.
"Sudah lah aku benar-benar tidak mood untuk sarapan banyak,Lily ayo kuantar" tegur Xena.
"Baik akan ku ambil tas ku dikamar terlebih dahulu" jawab Lily.
"Jangan terlalu lama kau bisa terlambat"
Kata-kata Xena hanya dibalas anggukan oleh Lily,ia langsung bergegas menuju kamar nya yg lain hanya terbengong saja setelah mendengar ucapan Xena.
__ADS_1
Time skip
Kini Lily sudah ada disekolah dan sedang berbaris di lapangan karena jam pertama hari ini adalah olah raga,semua tampak sangat bersemangat padahal cuaca sedang panas karena awal musim panas.
Semua siswa menikmati waktu mereka karena tak terasa liburan musim panas akan tiba itu arti nya ini adalah musim panas pertama Lily dengan keluarga baru sekaligus tanpa kedua orang tua nya,tidak ada yg menyadari akan terjadi nya insiden itu,kini Lily bertekad untuk menjadi lebih kuat dan mengungkapkan identitas pria bertopeng rubah itu.
Saat ini Lily sedang tenggelam di dalam lamunan nya bahkan May yg memanggil nya tidak merespon sama sekali.
"Ly...."
"Lily...."
"Hei Lily-chan jangan melamun" kata May sambil menepuk pundak Lily.
"Ehh...ya? Maaf aku melamun" jawab Lily sambil menggaruk tengkuk leher nya yg tidak gatal.
"Sejak tadi aku memanggil mu tapi tidak ada jawaban" kata May sambil mengerucutkan bibirnya.
"Hahaha....maaf aku tenggelam dalam pikiran ku" jawab Lily yg diawali dengan tawa canggung.
"Heee....apa sih yg kau pikirkan sampai aku memanggil mu berulang kali tapi tidak menjawab?" Tanya May sambil menatap Lily
"Hmm beritahu tidak ya" kata Lily dengan senyum jahil nya.
"Haiishh beritahu aku,ya? ya?" Jawab May dengan pupil eye's nya,yg ditatap malah memasang wajah datar seperti tembok.
"Hmm tidak mau deh" jawab Lily sambil berdiri dan menepuk-nepuk pakaian nya yg kotor.
"Ehhh dasar curang"jawab May dengan sangat kecewa nya.
1 tahun kemudian
'jlebb' 'slashh' suara tusukan dan sabetan terdengar sangat jelas malam itu kini sudah 1 tahun berlalu Lily yg pada dasar nya mudah beradaptasi bisa belajar dengan cepat. Kini Lily terkenal dengan julukan 'The Flower Poison Lily' atau versi pendek nya 'Poison Lily' ia terkenal karena membunuh orang dengan racun nya,semua korbannya tak ada yg lolos dan hidup.
'hah...sudah 1 tahun ya'batin Lily yg sedang membersihkan wajah dan belati nya yg terkena darah.
'ini seperti labirin tak berujung sudah 1 tahun lama nya aku mencari identitas pria itu tapi tidak ada yg kudapat kan,apa aku menyerah saja ya? Ah tidak tidak kalau aku menyerah aku tidak punya tujuan hidup lagi.' imbuhnya dalam hati.
Di sisi lain Rie yg menjadi partner Lily untuk pekerjaan ini hanya menatap bingung saja,tak mengerti apa yg dilamunkan oleh Lily.
"Lily apa aku sudah selesai?" Tanya Rie yg berhasil membuyarkan lamunan Lily.
"Apa? Oh aku sudah selesai mau kembali sekarang?" Balas Lily yg tersadar dari lamunannya.
"Tentu"
Selama 1 tahun itu juga Lily banyak berubah ia semakin lama bagaikan boneka berjalan saja karena cahaya matanya yg perlahan hilang bukan tanpa sebab Lily menjadi demikian sudah setahun lamanya Lily mencari tapi tidak menemukan secuil pun informasi itu membuat nya menjadi putus asa.
Walau demikian Lily masih bersekolah jadi dia harus bersikap normal didepan teman-teman nya ia tidak ingin pekerjaan rahasia nya ini terungkap,ia tidak ingin semua temannya menjauhi nya setelah tau kalau dia pembunuh ataupun anggota mafia.
~💮💮💮~
Sesampai nya di mansion Xena mereka berdua kembali kekamar nya masing-masing,karena kelelahan Lily langsung mandi dan mengganti pakaiannya tanpa ikut makan malam ini bukan pertama kali nya Lily tidak ikut makan malam.
__ADS_1
'hmm sebentar lagi aku lulus ya?'batin Lily.
'ah ini sudah tak terasa lagi' batin Lily sambil meraba luka di perut nya.
'ku kira rasa sakitnya kan bertahan sampai lama tapi ternyata tidak obat yg dibuatkan oleh Rie-san benar-benar manjur ya' sambung nya.
"Oi Lily!" Panggil seseorang yg sontak membuat Lily berdiri dari tempatnya duduk.
"Oh Ruedan,butuh sesuatu?" Dan yah itu Ruedan Lily sudah lumayan terbiasa dengannya walaupun kasar.
"Allen memanggil mu dia menunggu di taman"
"Ah begitu ya baiklah terimakasih sudah memberitahu,aku lupa kalau aku punya janji dengannya"
Ruedan hanya membalas dengan anggukan saja dan pergi begitu saja. Lily langsung menuju taman untuk menemui Allen partner dan sahabat barunya itu,mereka menjadi akrab walaupun awal nya suasana canggung selalu hadir diantara mereka.
"Allen!" Panggil Lily mencari keberadaan pria dengan surai navy blue.
"Aku disini!"
"Jadi?"
"Aku hanya ingin tahu keadaan mu saja,jadi bagaimana luka yg ada diperut mu?"
"Hmm sudah sembuh kok,tak perlu khawatir lagi"
"Syukurlah,begitu tahu kau terluka lumayan parah aku panik dan langsung menemui mu"
"Terimakasih sudah mengkhawatirkan ku"
Setelah itu mereka mengobrol panjang lebar mulai dari pekerjaan,misi sampai hal-hal sepele lainnya.
Lalu entah bagaimana sudah ada Raiden yg berdiri dibelakang Lily,Lily yg terkejut langsung refleks mengambil kuda-kuda untuk menyerang nya.
"Hei hei tenanglah ini aku"
"Ehh...uwahh...maafkan aku...aku terkejut jadi refleks mengambil kuda-kuda"
"Tak apa,aku sudah mendengar laporan misi mu jadi aku ingin membahas lebih dalam lagi bagaimana?"
"Eh tentu saja tapi apa Allen juga akan ikut?"
"Hei jangan mentang-mentang kalian akrab jadi kemana-mana selalu bersama"
"Jadi Allen tidak ikut ya?" Tanya Lily dengan wajah murung yg membuat Raiden tak bisa menolak.
Akhir nya mereka membahas pekerjaan atau lebih tepatnya misi Lily dengan serius Allen yg tidak ada sangkut pautnya hanya diam menyimak mereka berdua saja sampai seseorang datang dan.....
~BERSAMBUNG~
Hai hai author balik lagi nih maaf loh buat eps 6 ini lambat mengingat author sendiri sibuk di real life mungkin buat eps selanjutnya akan jauh lebih terlambat dari yg ini.
Buat ilustrasi Allen ntar nyusul yahh
__ADS_1
Happy reading my reader