
Dan ternyata yg menggenggam tangan Lily adalah Sean orang yg membantu nya saat pertama kali datang ke Academy Sakura,Lily diam mematung tidak mengatakan apapun. Tak lama kemudian Sean melepas kan genggaman nya dan pergi begitu saja,Lily hanya diam saja tidak mengerti apa yg baru saja terjadi mencoba untuk mencerna nya.
Tak lama Lily sadar dari lamunannya dan bergegas kembali ke kelas beruntung nya Lily tidak terlambat,pelajaran dilakukan dengan tenang seolah-olah tidak ada yg terjadi tapi Lily masih berpikir apa yg ingin dikatakan Sean setelah diteliti tatapan nya benar-benar seperti orang yg sedang marah.
Yah entahlah sebenarnya apa yg terjadi tidak ada yg mengetahuinya bukan.
~💮💮💮~
Sepulang sekolah Lily langsung diminta untuk pulang entah apa yg terjadi tapi Daniel meminta nya untuk bergegas, Lily hanya menurutinya dan bergegas pulang. Sesampai nya disana,Lily melihat ada beberapa wajah asing tak lama kemudian muncul seseorang yg mengenalkan diri dia terlihat ramah tapi aura nya gelap dan penuh dendam nama orang itu adalah Ruka,dia gadis yg cantik tapi mengerikan.
Lily hanya diam tak tahu harus apa sampai pada akhirnya Raiden berbicara yg membuatnya menjadi pusat perhatian,"aku ingin seseorang menjadi patner Lily" kata nya singkat namun jelas. Yg lain hanya saling pandang saja tidak ada yg berbicara,mungkin bingung harus apa.
"Apa tidak ada yg mau?" Ruedan angkat bicara tidak ada yg berani menatap mata hitam nya.
"Apa kalian tidak punya mulut atau apa perlu aku memotong lidah kalian agar bicara?"Kali ini Rie yg angkat bicara kata-kata nya sangat tajam,semua menunduk takut karena si kembar itu sudah bicara dengan nada khas nya.
"Apa saya boleh menjadi patner Lily?" Kata pria bersurai coklat itu.
"Apa kau yakin Allen?" Semua nya menatap pria yg diketahui bernama Allen itu,mereka tak percaya akan keputusan nya.
"Saya yakin"katanya dengan mantap dan mata yg menunjukkan keseriusan nya.
Setelah itu semua nya sudah diputuskan patner Lily adalah Allen dan juga ada tambahan mentor selain Raiden yaitu si kembar Ruedan dan Rie. Si kembar itu bermaksud ingin mengajari Lily bertarung menggunakan racun jadi dia tidak perlu mengeluarkan banyak tenaga, yah menurut Xena juga itu cara paling efektif mengingat Lily itu adalah gadis dengan tubuh kecil nan mungil.
Skip Time
Setelah itu semua kembali ke tempat masing-masing Lily juga sudah masuk ke laboratorium untuk belajar meracik obat dan racun, yahh Ruedan dan Rie benar-benar mengajari mu dengan teliti bahkan Ruedan yg biasa nya diam kali ini mengoceh tentang campuran nya itu,karena Lily tidak tahu sifat asli Ruedan dia hanya menyimak dan mencatat semua nya seperti arahan Rie.
2 jam berlalu mereka bertiga kini sedang duduk beristirahat, Ruedan yg tadinya mengoceh panjang lebar kini diam menatap Rie yg sedang mengobrol akrab dengan Lily menurutnya agak aneh seorang Rie akrab dengan perempuan padahal sebelumnya dia sangat tidak suka saat ada didekat perempuan.
"Oi Rie!" Panggil Ruedan yg seketika dibalas dengan tatapan oleh Rie.
"Apa?" Tanya Rie dengan nada kesal.
"Tak biasanya kau nyaman didekat perempuan?" Kata Ruedan dan menatap sinis adik kembar nya itu.
"Kenapa? Lily berbeda dengan perempuan yg biasa nya kutemui" jelas Rie
"Apa bedanya? Toh mereka sama-sama perempuan dan bagi ku mereka sama saja menjijikkannya" kata sinis Ruedan berhasil membuat Lily terkejut plus marah.
__ADS_1
'brakkk' terdengar suara gebrakan meja dari arah Lily.
"Apa maksud mu Ruedan-san?!! Aku tidak mengerti apa yg terjadi padamu dimasa lalu mu,jangan menatap aku sama dengan perempuan yg ada di masa lalu mu!!" Kata Lily yg penuh penekanan di setiap katanya.
Hal itu membuat Ruedan sontak terkejut baru kali ini ada seorang perempuan yg berani membentak nya bahkan didepan adik kembarnya. Rie hanya menatap sinis pada Ruedan.
"Hoh...jadi kau jatuh cinta pada gadis ini ya Rie? Tak kusangka kau akan mengkhianati ku juga padahal aku kembaran mu"
"Aku tidak jatuh cinta padanya,aku berani bersumpah kalau dia berbeda" kata-katanya berhasil membuat Ruedan terkejut dan syok melihatnya.
"Lalu kenapa kau tadi mau menjadi mentor nya? Dan lagi kau tadi marah saat yg lain menatap nya remeh. Kau itu aneh ya" lanjut Rie
"Aku....aku...hanya tidak suka saat ada orang lain yg diremehkan"
"EEHH!!"
Perkataan Ruedan itu membuat dua orang yg mendengarnya mematung diam,baru kali ini seorang Ruedan yg terkenal sadis menjadi tsundere. (Oke fix ini gk nyambung)
Akhirnya mereka selesai mengobrol,kini Lily kembali ke kamar nya ia ingin bangun siang karena esok adalah hari Minggu jadi yah waktunya bermalas-malasan.
Drtt~drrt
Sesampainya di ruangan Xena ia terlebih dahulu mengetuk pintu dan masuk didalam Lily menjelaskan semua nya dan akhir nya mendapat izin,mungkin Xena berpikir karena besok minggu dia ingin memberikan kelonggaran.
"Terima kasih Xena-san." Ucap Lily dan kemudian pergi meninggalkan Xena dengan tumpukan dokumen nya.
Saat didalam perjalanan kembali ke kamar Lily tidak sengaja menabrak seseorang.
"Ahh....maaf saya tidak sengaja"ucap Lily setengah membungkukkan badan.
"Ohh Lily-chan tidak apa-apa kok"
"Ehhh?"
"Oh iya salam kenal aku Ryuusei panggil Ryuu saja"
"Salam kenal Ryuu-san. Kalau begitu aku pergi dulu"
"Ya sampai jumpa Lily-chan"
__ADS_1
~💮💮💮~
Dikamar Lily mengedarkan pandangannya mencari ide untuk menyambut teman baik nya May,karena terlalu sibuk berpikir ia akhirnya tertidur dan terbangun keesokan hari nya.
Pukul 08:30 AM Lily benar-benar bangun siang saat melirik jam di dinding ia langsung panik dan bergegas mandi dan mempersiap kan diri.
Saat sedang bersiap-siap Lily mendengar suara ketukan pintu dan keluar saat membuka pintu ia menemukan Daniel yg berdiri di depan pintu sambil tersenyum.
"Selamat pagi Lily-chan." Sapa Daniel dan masih setia dengan senyumannya.
"Selamat pagi Daniel-san,ada perlu apa?" Balas Lily yg juga tersenyum ramah.
"Oh aku ingin bilang ada teman yg sedang menunggu mu di ruang tamu"
"Ehh terima kasih sudah memberitahu Daniel-san."
"Sama-sama"
Mari kita mundur ke waktu tadi malam sebelum Lily pergi keruangan Xena.
Flashback on
Lily sedang membalas pesan May dengan antusias bahkan secara tak sadar ia tersenyum lebar,ia senang karena akan ada teman yg mengunjungi nya. Biasa nya dia yg akan berkunjung ke rumah temannya tapi kini teman nya yg akan datang.
Flashback off
Kini Lily sedang mengobrol dengan May dia terlihat sangat semangat ia juga senang sih karena di sekolah baru nya hanya May yg benar-benar dekat dengannya.
Saat sedang mengobrol sepasang mata sedang mengawasi Lily dengan tatapan seperti singa yg akan menerkam mangsa nya dan tiba-tiba......
~BERSAMBUNG~
hai hai balik lagi sma author hehhee maaf lama gk muncul
ok langsung ke intinya author pengen bawain cast nya Ruedan sama Rie yg jadi pembeda mereka itu warna mata,letak tahi lalat sma gaya rambut samping sisa nya mirip sifat mereka juga gk beda jauh-jauh amat.
yg bawah Ruedan yg atas Rie
__ADS_1