
Mencari penghulu:
Pak Ramli tengah merayu ustad soleh untuk menikahkan putri nya dengan kedua laki-laki
lebih tepat nya berpoliandri ,tentu ustad soleh menolak dengan keras karna tak sesuai ajaran agama.
" tolong lah pak ustad bantu saya, ini demi keselamatan anak-anak kami, bila perlu saya berlutut di hadapan bapak " ramli memelas
" tidak akan! keputusan saya sudah bulat dan tak ingin di ganggu gugat " tegas ustad soleh
" kalau begitu baiklah ustad saya tak akan memaksa anda lagi " ramli bangun dari posisi berlutut nya ia pergi meninggal kan rumah ustad soleh dengan perasaan kecewa.
" kemana lagi aku mencari penghulu semua nya sudah ku temui " ramli memukul stir mobil nya ia sudah kehilangan akal.
Wardy call ramli
" halo ram gimana udah ketemu ngak penghulunya sebaik nya kamu buruan deh aku takut ardi dan rabi semakin berbuat nekat" jelas wardy pada teman nya itu
" belum war aku masih mencari penghulu yang mau menikahkan anak-anak kita " jawab ramli menjelaskan.
" baiklah kalau begitu kau cari saja sampai ketemu kalau tidak malam ini anak-anak kita akan melakukan bunuh diri, aku tak mau kehilangan anak satu-satunya yang ku miliki. "
Ramli sampai di rumah seorang ustad dan ia mendengarkan pembicaraan ustad dan istri nya itu.
__ADS_1
" bi bagaimana ini kalau abi masih belum mendapatkan uang maka anak kita akan meninggal dunia hiks " istri pak ustad menangis dengan keras ia panik
" tenang lah mi abi akan mencari cara untuk mendapatkan uang itu "
Ramli masuk begitu saja.
" berapa uang yang kalian butuhkan, saya sanggup memberikannya tapi ada syarat nya "
ucap ramli, ucapan nya barusan membuat pasangan suami istri itu terkejut.
" siapa anda dan apa maksud ucapan anda barusan " tanya ustad riski kebingungan
" anda tak perlu tau siapa saya, yang jelas saya memerlukan bantuan anda "
" bantu saya menikahkan putri semata wayang ku dengan dua laki-laki sekaligus" jelas ramli pada ustad ini.
" apa. anda sudah gila, tidak saya tidak mau " tolak ustad riski
" bi terima lah, anak kita bi anak kita butuh biaya untuk operasi kalau sore ini tak di bedah maka kita akan kehilangannya, bi bantu lah tuan itu kan mereka yang akan menjalani nya, tolong bi " istri ustad ini meyakinkan suami nya dan ustad riski pun setuju walau berat hati.
20:00
" saya nikah kan dan kawinkan... skip gimana para saksi sah " ustad riski melihat ke arah wardi, feri dan pak ramli..
__ADS_1
" sahh.. " ucap ketiganya dan mereka merapalkan doa sukur
Hesty menyalami kedua suami nya Ardi dan Rabi kini mereka sah menjadi pasangan suami istri tentu nya pernikahan dan status poliandri ini tak diumbar ke orang banyak pernikahan ketiga insan ini menjadi rahasia keluarga.
" sekarang kita bertiga sudah resmi menjadi besan " ucap ramli pada sahabat nya wardi dan feri gunawan. mereka bertiga saling peluk dengan rasa hangat khas kekeluargaan
" dan kami sudah resmi juga menjadi pasangan suami istri " ardi bahagia memandangi wajah cantik hesty dan begitu pun dengan rabi ia memandangi hesty sang istri dan suami istri ini pun berpelukan posisi hesty berada diantara kedua suami nya ini.
" tapi ingatlah jangan umbar status hubungan suami istri kalian ini, bisa-bisa habis di amuk masa " feri gunawan memperingati anak nakal bertiga ini.
" iya betul itu nak " timpal wardy dan Ramli pun ikut membenarkan, mereka takut kalau hal yang buruk akan terjadi mengingat mereka hidup di negara ini, yang dimana berpoliandri sangat di larang.
" um " sahut ketiga pasangan insan ini berbarengan dan saling tatap dengan senyuman di bibir
Ramli : papanya hesty
Wardy: ayah nya ardy
Feri gunawan : daddy nya rabi
ketiga orang tua ini berstatus duda istri mereka meningal berbarengan saat kecelakaan tunggal 10 tahun yang lalu.
Dan mereka kekeh tak ingin beristri lagi, sungguh mereka pasangan yang sangat setia walaupun sang kekasih hati sudah menuju surga terlebih dahulu. Tak jarang ada saja para gadis atau janda yang hendak mendekati si duren-duren ini, namun di tolak mereka dengan halus, yah begitu lah kedurenan mereka itu.
__ADS_1
Next..