POLIANDRI

POLIANDRI
Poliandri 2


__ADS_3

Sepuluh tahun yang lalu:


Tiga keluarga tengah berliburan bersama di kota bali dan menginap di sebuah vila keluarga feri gunawan. nuansa bali yang indah dan membuat isi kepala menjadi refleks bugar kembali.


" hesty hati-hati nak nanti kamu nabrak om bule " teriak eva dengan suara khas seraknya


beliau istri nya papa ramli.


" iya mamah tenang aja " jawab hesty ia pun berlarian lagi main kejar-kejaran bersama ardi dan rabi


Ardi:10 tahun berkulit sawo matang


Rabi: 7 tahun berkulit putih


Hesty: 9 tahun putih berlesung pipit


" jeng eva biarin lah anak-anak itu bermain macam tak tau aja " sanggah yuli mami nya rabi ia melihat lucu raut sahabat nya itu yang macam orang keapaan saja.


" hahaha iya betul itu, lihat lah anak-anak kita begitu senang nya " sambut anita bundanya ardi, mereka tertawa bersama dan para papa2 kebelakang sana pun ikut tertawa.

__ADS_1


Liburan yang sungguh menyenangkan banyak hal yang mereka lakukan termasuk barbeqiuan di belakang vila yang pemandangan malam nya sangat indah.


" hum harum sekali papa udah lapar sayang "


ramli menempel di belakang eva sembari berbicara lembut didaun telinga istrinya itu


"huhui.. " wardi, feri, yuli dan anita pun berhu melihat kemesraan ramli " suuit suit " feri memainkan nada mulutnya (besuit mulut)


" sirik bilang woi " ramli memerah dan begitu juga dengan eva


Anak-anak mereka tengah asik bermain kembang api tangan, berlarian di atas rumput joysia halaman yang cukup luas


Tiba saat nya mereka pulang ke kota jakarta


" kita lagi pengen bareng " sangah anita sembari mereka berjalan berdempetan dengan bergandeng tangan


" waduh ibu2 oke deh kalau begitu mau nya, ayok anak-anak masuk kedalam mobil " kata daddy feri


" haduh2 pergi bareng pulang cecer " sanggah wardi sembari melihat ke arah semua nya dan mereka pun tertawa ia lantas masuk kedalam mobil feri karna mobilnya sudah terbegal sang istri

__ADS_1


Ramli mengendarai mobil sendiri karna anaknya hesty ikut bersama rombongan feri


para emak2 melajukan mobil nya dan begitu juga yang lainnya.


" eh jeng gimana kalau setelah sampai nanti kita jelong-jelong mehong lagi " kata Yuli


" boleh tuh jeng belum puas rasa nya jelong2 gimana kalau kita jelong ke Singapura aja kan seru tuh belenjong mehong " sangah anita


" iyo " hahaha" mereka bertiga tertawa ngebahak serunya Yuli mengemudikan mobil dengan kecepatan tinggi karna sudah sangat jauh tertinggal dari para papa dan... bruk.


" kenapa perasaanku ngak enak ya " ramli mengurut dada nya jantung ramli berdetak kencang dan benar saja ia menerima kabar kalau mobil yang dikemudikan yuli kecelakaan tunggal dan masuk jurang tak ada yang selamat mereka bertiga dinyatakan meninggal dunia.


Isak tangis menggema di ruang jenazah feri, wardi dan ramli tak kuasa menahan kesedihan ini anak-anak nya pun syok menangis sejadi nya..


" mama hiks jangan pergi mama " tangis hesty memilukan telinga


" mami, mamiii " rabi memanggil mami nya terus air mata nya keluar deras


" bunda bangun bunda jangan pergi hiks " ardi menguncang tubuh kaku bunda nya berharap sang bunda kembali hidup dan bernafas

__ADS_1


Para papa menghampiri anak nya masing2 lantas memeluki dengan erat tangisan semua nya terdengar menyayat hati dan hari ini juga proses pemakaman di lakukan kini para papa menduda dan anaknya menjadk yatim.


Next..


__ADS_2