
Ucapan Yoona betul betul sangat terbukti, tanpa memakai jasa babysitter,, Yoona merawat Jasmin dengan penuh kasih sayang,, dan tentunya di bantu oleh sang suami dan anak nya Al.. Yoona merasa hari hari yang ia lewati terasa sangat sempurnah, dengan di dampingi oleh dua laki laki yang ia cintai Adam dan Al, dan dengan seorang putri yang ia cintai Jasmi..
Adam juga merasa sangat bahagia dengan keharmonisan keluarganya,. Meskipun Yoona sangat sibuk mengurus baby Jas, tapi Yoona tetap saja ingat akan tugasnya utamanya sebagai istri dan tetap memperhatikan Adam dengan penuh kasih sayang,.. Tak hayal, kadang Adam merasa kasihan melihat sang istri yang kini tidur malam nya sangat jarang, dan bangun di pagi pagi buta hanya untuk mengurus keperluan nya dan keperluan Al..
"Sayang, biar malam ini aku yang menjaga baby Jas, , kau istirahat lah." Ucap Adam sambil duduk di samping istrinya.
"Dear, tidurlah biar aku yang jaga Jasmin. Bukan kah besok kau akan bekerja,, Jadi lebih baik kau yang istirahat."
"Baiklah sayang, kalau begitu kita bersama sama menjaga baby Jasmin." Ucap Adam setelah itu mencium kening sitrinya...
Pagi hari pun menyapa,, kini Yoona sibuk mengurus segala seuatu pagi ini, mulai dari sarapan, menyiapkan pakaian untuk suaminya, menyiapkan Al keperluan nya,.. Siapa pun yang melihat Yoona pasti merasa takjub,, bagaimana tidak di usia nya yang masih terbilang sangat muda, tapi dia sudah memiliki sifat dan pemikiran yang sangat dewasa.. "Dear,, ayo bangun bukankah pagi ini kau ada rapat,..???".. Kini Yoona duduk di tepi ranjang membangunkan suaminya.
"Hhhhhhmmmmm",, Ucap Adam yang masih setia menutup matanya, dan menarik lengan Yoona, hingga membuat Yoona jatuh tepat di atas dadanya..
"Dear,, ayo bangun."
"Sayang, aku mencintaimu.. Terima kasih karna telah merelakan masa muda mu untuk mengurusku dan mengurus anak anak kita.., Dan terima kasih karna mencintai ku tanpa syarat." Ucap Adam tulus sambil memeluk tubuh Yoona yang berada di atas nya..
"Aku juga mencintai mu dear, sangat sangat mencintaimu,, terima kasih sudah membalas cintaku dan telah menjadi lelaki yang sangat bertanggung jawab untuk ku dan untuk anak anak kita." Baiklah dear acara peluk pelukan cukup sampai di sini saja,, nanti kau telat.."
"Kau lupa jika aku bosnya.. Jadi biarkan seperti ini sebentar saja.."
"Baiklah dear,"
__ADS_1
"Sayang di mana anak anak..????"
"Jasmin sedang berada di kamar Al,.. Kau tahu sendiri kan dear jika Al sangat mencintai adiknya,, bakhan dia sangat posesif jika ada yang ingin menyentuh Jasmin."
"Kau betul sayang,,, Al sangat mencintai adiknya.. Aku harap Al bisa mencintai Jasmin dan menjaga Jasmin hingga dewasa.."
"Aku yakin Al, pasti bisa menjaga Jasmin dengan baik." Ucap Yoona,.",
...🍂🍂🍂...
Seperti hari hari sebelum nya,, rutinitas Yoona tetap saja sama tidak ada yang berubah sama sekali, tapi meskipun begitu dia tetap menjalankanya dengan iklas, karna memang ini adalah tanggung jawab sebagai seorang istri dan seorang ibu.. Dan tak terasa kini usia Jasmi telah beranjak 3 tahun dan itu artinya Al kini telah berusia 10 tahun.. Sufat Al kepada adik nya semakim hari semakin bertambah posesif.. Apalagi dengan wajah imut sang adik membuat Al tidak ingin jika ada anak anak lain yang menyentuh wajah atau pipi sang adik tercinta..
Jangan kan orang lain,, opa Ezra saja jika menyentuh pipi Jasmi, langsung membuat Al marah.. Satu alasan bagi Al, tidak boleh ada laki laki yang menyentuh pipi adiknya kecuali dirinya dan sang papi tercinta nya, Adam..
"Dan itu membuat Daddy Ezra merasa ingin terus menjahili sang cucu.. Jika melihat Al, dad Ezra langsung mencium pipi Jasmin agar membuat Al marah, dan benar saja Al betul betul marah meskipun itu opa nya.."
"Opa sudah kubilang jangan mencium pipi Jasmin.." Ucap Al dengan wajah yang sudah mulai cemberut..
"Astaga Al, opa hanya mencium Jasmin, kenapa kau yang marah sayang..??? Bagaimana jika opa menggigitnya..??? Apa yang akan kau lakukan ke opa...??
"Maka Al, akan membawa Jasmin jauh jauh dari opa agar opa tidak mencium dan menggigit Jasmin."
"Hahahah sayang, kau memang kak yang sangat hebat,, teruslah seperti itu hingga dewasa, jangan Jasmin jangan biarkan laki laki lain membuat Jasmin sampai bersedih". Ucap Dad Ezra sambil mengacak rambut Al.
__ADS_1
"Ouh yah Mom di mana kak Dewa...????" Tanya Yoona yang sedang mencari keberadaan Kakanya.
"Seperti yang kau tahu,, Dewa masih betah bertapa di kamar meratapi nasib nya." Ucap Mom Ji dengan raut wajah yang bersedih..
"Jizzi kalau begitu aku ke kamar dulu yah, mau bertemu dengan Dewa.." Ucap Adam lalu berjalan menuju kamar Dewa,.
"Sayang, apa kau tidak berkeinginan untuk meneruskan kuliah mu...???" Tanya dad Ezra ke Yoona,.
"Untuk saat ini tidak dulu Dad,.. Dad tahu sendiri kan aku sangat sangat menikmati hari hariku seperti ini.."
"Kau yakin sayang...????"
"Aku yakin Dad,,.. Aku sangat mencintai suami dan anak anak ku... Aku tidak ingin melewati waktu sedikit pun dari mereka.."
"Mom, sangat bangga bisa mempunyai putri seperti dirimu.. Mom tidak mengira kau bisa sedewasa ini sayang,,.." Ucap Mom Ji, lalu memeluk tubuh Yoona.
"Maaf, karna kesibukan membuat autor hanya Up sekali sehari.." 🙏🙏🙏
Lanjut ntar malam..
Jangan ki juga lupa baca novel
-**Air Mata Safira
__ADS_1
-Wanita taruhan CEO
Ditunggu nah,, dan jangan ki lupa like comen dan Vote...🙏🙏😘😘😘 Terima kasih🥰🥰**