
Acara Ijab kabul telah selesai.. Semua yang hadir dalam acara tersebut, satu persatu pamit untuk pulang..
Ezra tampak kebingungan, "Tidak mungkin jika aku tetap berada disini " Gumam Ezra dalam hati. "Sebaiknya aku harus mencari cara agar bisa terbebas dari sini." Gumam nya lagi,
Ezra berjalan ke ruang keluarga untuk bepamitan..
"Oma, papi, mami dan bibi.. Ezra pamit dulu mau ke kantor ada masalah yang serius.."
Semua keluarga balik menatap Ezra dengan tatapan penuh tanya...
"Apakah seserius itu nak, sampai kamu ingin ke sana..??? " Tanya Daysi mami Ezra.
"Ia mami.. Ini keadaan yang penting,.. Dan tidak bisa di wakili dari orang lain.."Alasan Ezra.
"Baiklah nak'.. Pergilah dan jangan lupa cepat kembali." Ucap mami Ezra..
"Mami tau nak' pasti kamu menghindari malam pertamamu dengan istrimu.." Gumam Daysi dalam hati".." Semoga kelak kau akan membuka hati mu untuk istri mu."
Ezra segera meninggalkan rumah Keluarga Ji.. Dan menuju kantor polisi tempatnya bekerja..
"Sayang,," Mami Daysi menghampiri Jizzi yang berada di dalam kamar.
"Tante."
"Sayang jangan panggil tante, tapi mami.. Mulai sekarang kamu anak mami nak'.. Jangan sungkan dengan mami.."
"Ia, ma....mi." Ucap Jizzi terbata.
__ADS_1
"Mami minta sama kamu nak, Mami mau nitip Ezra sama kamu, Mami yakin kamu adalah wanita yang baik, Mami berharap apapun yang terjadi jangan tinggalkan anak mami.. Mau kah kau berjanji untuk mami, agar selalu mendampingi Ezra.." Pinta mami.
"Mami."
"Jangan ragu nak'.. Anak mami orangnya baik, meskipun dia pendiam tapi dia sangat baik,. Tolong mami ini permintaan pertama dan terakhir mami." Dengan muka yang bersedih dan mata berkaca kaca.
"Ia mami Jizzi janji. Akan selalu berada di samping Ezra."
"Terima kasih sayang." sambil memeluk Jizzi.
Di tempat lain..
"Tumben banget sih pak Ezra ajak nongki... heheheheheh. Biasanya di ajak nolak, eh tiba tiba saja langsung mengajak." ledek Adam.
"Diam lo Dam'.. Gue lagi stres nih.."
"Stres apa coba. Duit kamu banyak terus pacar punya, apa yang buat kamu stres....???"
"Whaaaatttttttt.." Teriak Adam tidak percaya.
"Kamu nikah sama Via, bukannya Via masih di Paris..?? Kapan kamu nikah, kamu pasti bercanda yah'.."
"Gue serius udah nikah, tapi tidak sama Via,."
"Terus sama siapa coba,.. Atau kamu hamilin orang yah'.. Dan orang tersebut minta pertanggung jawaban."
"Dasar. " Ucap Ezra sambil memukul bahu Adam.
__ADS_1
"Auuuuu sakit Ezra."
"Asal kamu tau, ngak mungkin aku hamilin anak orang, toh aku cintanya sama Via.. Dan tidak mungkin aku menghianati Via.." Jelas Ezra.
"Nah terus apa alasan kamu nikah.. Dan sekarang yah' kamu hianati Via, karna kamu sudah menikah dan menduakan Via.."
"Karna oma jodohin aku Dam.. Dan oma sampai masuk rumah sakit gara gara awalnya aku ngak setuju.. Dan asal kamu tau Dam, Via tetap yang pertama untukku.. Dan tidak akan tergantikan.."
"Ooooo... Dan istri mu mau di kemana kan.? Jika kamu masih bersama Via.?"
"Cerai.. Ya, aku akan menceraikannya."
"What..? Gila kamu Za. Baru nikah langsung mau cerai.. Kasian Za' dengan istrimu. Dan aku jadi penasaran perempuan mana nasibnya sial menikah dengan kamu."
"Aku ngak gila.. Ini sudah menjadi keputusanku, dan aku akan memberikan apapun asal dia mau bercerai.."
"Gila, gila.. Kamu Gila, Semoga saja besok besok kamu tidak jatuh cinta kepada istrimu.."
"Hahahahahahha... CINTA,..??? Kamu bilang cinta Dam.. Pegang kata kata ku.. Sampai kapan pun cinta ku hanya untuk Via dan tidak akan tergantikan.. Apalagi dengan Dia
Hahah mustahil.."
*****Hay kak'... Salam kenal dari aku 😘😘..
Maksih banyak buat yang sudah baca karya ke dua ku ini.
Maaf jikalau masih ada kekurangan di novel ku🙏🙏
__ADS_1
Kak' Jangan lupa vote like dan komen yah di novelku.. Biar akunya tambah semangat UP..
Makasih KK🥰🥰🥰*****