Polisi Arogan Suamiku

Polisi Arogan Suamiku
96


__ADS_3

"Saat ini Jizzi dan Ezra sedang bersantai di taman belakang rumah, sambil menikmati secangkir minuman hangat." Kau tau sayang, aku sangat bersyukur karna kau sangat bisa bersabar mengurus ke dua anak kita.."Ucap Ezra"


"Itu sudah menjadi tugas ku sayang.. Dan aku pun juga sangat bersyukur, karna kau bisa membuktikan menjadi seorang Daddy yang sangat bertanggung jawab".. Ucap Ji


Daddy....... "Teriak Yoona saat memasuki rumah"..


"Kau dengar Dad, seperti nya anak kita memang sudah menjelma menjadi siluman tarzan".. Ucap Jizzi, dan di sambut tawa oleh Ezra..


Kau jangan seperti itu sayang, bagaimana pun dia adalah putri kita,.. "Timpa Ezra"..


Dad,.. "Ucap Yoona saat sedang berada di depan orang tuannya".. Aku ingin menagih janji mu Dad...????


"Janji...????"


"Yes Dad,.. Janji jika Yoona bisa rangkin, maka Yoona bebas memilih tempat kuliah untuk Yoona sendiri..." Lihat lah rapor ku Dad,.. Akibat kerja keras ku, aku bisa menjadi peringkat ke 3..Hebat kan anak mu ini Dad...!!!!"


"Serius sayang, kau dapat rangking...???"Ucap Ji yang merasa sangat bangga kepada putri nya,..Bagaimana tidak selama ini Yoona tidak pernah masuk ranking 10 besar, dan ini yang pertama kali Yoona mendapatkan rangkin"


Yes Mom, Yoona serius.. Dan aku ingin menangih janjiku..!!!! Dad Yoona ingin berkuliah di Australia,. "Ucap Yoona"..


Serius sayang, kau ingin berkuliah di luar negeri... ??? Jadi kau akan meninggalkan Mommy, Daddy dan juga Dewa...???


Mom, Yoona hanya pergi untuk menuntut ilmu, tidak untuk meninggalkan Mommy.. "Jelas Yoona"


"Baiklah jika itu sudah menjadi keputusan mu Mommy setuju, tapi dengan syarat..Dan syaratnya Mommy akan pikirkan terlebih dahulu.." Bagaimana Dad, kau setuju kah Yoona berkuliah di Aus,...???

__ADS_1


No,.. Yoona tidak boleh kuliah di sana,...Titik, "Ucap Ezra"..


Tapi Day, kau sudah berjanji akan mengabulkan apa pun yang ku minta, jika aku mampu mendapat rangking.."Ucap Yoona"


Daddy bilang tidak yah' tidak... Ini sudah keputusan mutlak untuk Daddy dan tidak boleh di bantah.."Ucap Ezra membentak anak nya"


"Pertama kali semenjak Ezra menjadi seorang ayah, membentak putri kesayangannya.. Hanya karna ingin berkuliah di Aus, .. Jizzi yang pertama kali mendengar suami nya berbicara dengan keras di hadapan putrinya, hanya terdiap menatap wajah suaminya,.. Tapi berbedah dengan Yoona, dia langsung saja menangis, karna ini pertama kalinya seorang Yoona mendegar bentakan dari sang Daddy"..


Kau jahat Dad..,, Hiksss... Hiksss....Hikssss.. Kau jahat, kau tidak menepati janji mu.. "Ucap Yoona, setelah itu berlari ke arah kamarnya"..


Kau kenapa sayang,.. Ini pertama kalinya aku melihat mu, membentak putrimu..!!"Ucap Ji"


Pokoknya, kau harus membujuk Yoona sayang, agar tidak ingin berkuliah di Australia,.."Ucap Ezra"


Maka aku butuh alasan kenapa kau melarangnya berkuliah di sana..."Ucap Ji"


Maka maaf kan aku sayang, aku tidak akan membantu mu untuk membujuk Yoona, jika kau tak memberikan alasan yang pasti.."Ucap Ji"..


..


..


..


..

__ADS_1


Yoona sayang,.. Buka pintunya, sudah waktunya makan malam..."Ucap Ji sambil mengetuk pintu kamar Yoona", tapi tidak ada sahutan sama sekali.. Sayang, kau bisa sakit jika terus seperti ini.. Mommy tunggu di bawa yah'.. Daddy juga menunggu mu..


Dimana Yoona sayang...??? "Ucap Ezra"


Dia masih di kamar, sepertinya dia marah dengan dirimu.. Inilah akibat jika kau terlalu memanjakan nya dan menuruti semua mau nya.. Jadi terima lah nasib mu sayang.."Ucap Ji"


"Mom, Dad.. Dewa ke atas dulu,.. Dewa bawa makanan untuk Yoona."


Tok. tok. tok.. (Dewa mengetok pintu kamar Yoona)


Yoon, ini kakak,.. Tolong buka pintu nya..,


"Tidak ada sahutan sama sekali dari dalam kamar.."


"Yoona, buka pintunya.. Kak Dewa janji akan membantu mu membujuk Daddy.."


Ceklek "Yoona membuka pintu kamar nya"


Kak Dewa,.. "Ucap Yoona"..


"Awas nanti saja memeluk kakak, nanti makanan yang kubawah untuk mu akan tumpah.."Ucap Dewa lalu berjalan memasuki kamar Yoona dan meletakkan piring di atas meja belajar".. Kau kenapa, kenapa kau tak ingin makan malam bersama kami.. Kau tak sayang lagi dengan keluarga mu..."


Kak,. Hiksss...Hikssss.. "Tangis Yoona pecah dan memeluk kakaknya,.." Kak Daddy jahat, Daddy....


"Menangislah Yoon, jika itu bisa membuat mu lebih tenang,. Pundak kakak siap menjadi sandaran untuk mu..Dan kak Dewa siap mendengar semua curhatan mu"..

__ADS_1


"Beginilah sifat Dewa, walau sering menjahili adik nya, tapi dari lubuk hatinya paling dalam dia sangat sangat menyayangi adik nya, bahkan dia rela mengikuti adiknya secara diam diam jika Yoona sedang berada di luar rumah"


__ADS_2