Polisi Arogan Suamiku

Polisi Arogan Suamiku
07


__ADS_3

Tidak terasa sebulan berlalu,. Hari ini tepatnya tanggal 13.06.2017 akan di adakah acara ijab kabul oleh Ezra Putra Arya Dan Jizzi Aurelia.. Para tamu yang hadir pada acara Ijab kabul ini hanya keluarga dekat saja, karna ke dua mempelai pengantin sepakat tidak akan mengadakan resepsi dulu..


"Masya Allah ponakan bibi cantik banget.." Ucap bibi,berlajan mendekati Ji.. "Bibi teringat pada almarhum ibumu nak', Kau sangat mirip dengannya."


"Bi,. Apakah Ji masih bisa membatalkan pernikahan ini..???" Tanya Jizzi.


"Jii...." suara bibinya agak meninggi.. "Ji sayang ini adalah hari H, dan kamu sudah tau kan semua keluarga sudah menunggu di luar, tidak mungkin bisa di batalkan.. Itu akan membuat malu ke dua keluarga Ji.."


"Tapi Ji ragu bi.."


"Kamu jangan ragu nak'.. Dia adalah pria yang baik.. Dan asal kamu tau, alm.Ibu mu pasti senang di sana karna melihatmu, mengabulkan permintaannya.."


"Jadi ini permintaan alm.Ibu Ji bi.?"


"Ia nak', ibumu telah menganggap oma Ezra sebagai ibunya sendiri, begitupun dengan oma dia sangat menyayangi ibumu.. Dan ketika ibumu telah jatuh sakit dia berpesan dengan oma, agar cucuknya di nikahkan dengan mu, supaya ada yang menjagamu. Dan yang harus kamu tau nak'.. Ibu mu pasti menjodohkan mu dengan pria baik,."


"Baiklah bi.."


"Ayo nak' kita keluar, semua orang sudah menunggu mu."

__ADS_1


Jizzi dan bibi nya keluar dari kamar menuju ruang tamu, yang di mana di situ di tempatkan acara ijab kabul.. Ji berjalan sambil menunduk sedangkan Ezra terdiam melihat ke arah wajah Ji..


"Hhhmmm,.." oma berhadem. "Bukankan dia sangat cantik Nak...?" Bisik oma pada Ezra.


"Oma."


"Bukan kah dia sangat cantik.. Buktinya kamu sampai terpaku,terdiam melihatnya.." Goda oma.


"Hhhmm." jawab Ezra. "Sepertinya saya mengenalnya, wajahnya seperti tidak asing.. "Batin Ezra.


Sementara Ji hanya mendunduk dan tidak melihat wajah calon suaminya yang sekarang duduk di sampingnya..


"Bismillahirahmanirrahi. Saya nikahkan dan kawinkan Jizzi Aurelia Putri dengan mas kawin sebuah apertemen dan seperangkat alat sholat di bayar tunai."


"Saya terima nikah dan kawinnya Jizzi Aurelia Putri dengan mas kawin sebuah apertemen dan seperangkat alat sholat di bayar tunai karna Allah."


Sah (teriak semua orang di dalam ruangan)..


Jizzi yang mendadak mengeluarkan airmata karna merasa haru. "Astaga inikah yang di bilang ijab kabul, semenegangkan ini kah...!!! Dan sekarang saya telah menjadi istri sah." Gumam Ji dalam hati.

__ADS_1


"Baiklah pasangkan cicin kepada istrimu." ucap oma Ezra.


Ezra dan Ji saling berhadapan, Ezra mengambil cinci dan ingin memasukkan ke jari Jizzi.. Tapi tiba tiba saja Jizzi manarik tangan nya..


"Astaga,.. " Ucap Jizzi tanpa sadar.


Ezra hanya menaikkan alisnya melihat ekspresi Ji.


"Sayang kamu kenapa,,?" Ucap oma kepada Jizzi.. "Mana jarinya sayang, itu suamimu mau memasangkan cicin nikah kalian."


Jizzi mengulurkan kembali tangannya.. "astaga diakan polisi arogan yang waktu itu datang ke kampus.. Bagaimana mungkin,, astaga dia menjadi suamiku.." batin Ji.


Semua keluarga memberika ucapan selamat kepada Ezra dan Ji..


"Oma berharap kalian akan menjadi keliarga yang SAMAWA.. "sambil memeluk Ji dan Ezra bergantian.


"Jadilah istri yang baik dan pengertian terhadap suamimu nak." ucap bibi Ji.


"Selamat nak'.. Papi berharap kamu menjadi suami yang bertanggung jawab untuk istri dan keluarga mu kelak.. "Ucap Arya ke pada anaknya, dan memeluk Jizi dan Ezea secara bergantian..

__ADS_1


"Selamat atas pernikahan mu nak'.. Hik,hisk hiks. Mami berharap kamu menjadi suami yang setia,dan baik kepada istrimu.. Dan kamu nak'." Daysi memeluk menantunya. "Mulai sekarang kamu adalah anakku.. Mami berharap kau akan menjadi istri yang setia mendampingi suami mu dalam suka dan duka... Dan selalu menjadi istri yang cinta kepada suaminya.. Kalian berdua harus menerima kekurangan masing masing.."


__ADS_2