
"Sayang, bagaimana kalau kita berjalan jalan., Sambil berpacaran,.. Kau ingat kan dulu kita tidak pernah merasakan yang nama nya pacaran seperti apa,, karna kita adalah korban perjodohan..." Ucap Ezra"
"Pacaran....???? Hahahahah Dad, kau tidak sedang lagi bermimpi kan...??? Ingat umurmu Dad.. Sekarang kita sudah tidak muda lagi.." Ucap Ji..
"Aku ingat umur, meskipun umur kita sudah memasuki kepala 4 ,tapi kan kita berdua masih terlihat sangat muda.." Ayolah sayang, sekali saja.. Sekalian kita berbelanja,.. Dan membelikan sesuatu untuk anak anak kita.."
"Kau kenapa sih Dad, seperti anak kecil saja.."
"Ayolah.. Yah, yah sayang.. Sekali saja... "Ucap Ezra merayu istrinya".
"Baiklah,.. Tapi tunggu sebentar, aku harus bersiap siap.."
"Beberapa saat kemudian, Ji terlah rapi dengan tampilan casual seperti seorang gadis.." Kau serius berpakaian seperti ini sayang...??? "Ucap Ezra.
"Serius,.." Ouh yah ganti juga baju mu Dad, biar warna baju kita bisa senada.. Baju mu sudah ku siapkan..
"Baiklah"...
Perasaan tadi dia menolak, tapi sekarang dia malah dia yang sangat antuasias,.."Batin Ezra"
"Ayo Dad, jangan hanya di lihat saja baju nya,.. Kapan kita pergi nya jika hanya di pandangi saja.." Ucap Ji.
"Selang beberapa saat, akhinya Ezra telah selesai bersiap siap.." Bagaimana sayang, penampilanku..
"Bagus, sangat bagus.." Ucap Ji
"Tapi,.." Ucap Ezra
"Ayolah Dad,.. Sekarang kita pergi, agar kita bisa berlama lama di luar.."
"Daddy Ezra dan Mommy Jizzi" yang siap ingin berkencan dengan baju yang warna senada..
__ADS_1
"Jadi kita mau kemana sayang...???? " Ucap Ezra
" Mungkin ke taman bagus Dad.."
" Ahhh, jangan sayang.. Mungkin lebih baik kita ke mall, sekalian shoping dan nonton di bioskop"..
"Baiklah, aku ikut aja, kemana pun kamu bawa.."
"Ezra, membawa Ji ke sebuah mall, saat mereka telah sampai, dengan segerah Ezra meraoh tangan istrinya dan menggenggamnya dengan erat.." Sayang, kau tau setelah sekian lama kita menikah akhirnya kita bisa merasakan seperti apa nama nya berpacaran... "Ucap Ezra"
"Huutsssss, jangan bilang seperti itu.. Aku malu Dad, jika ada orang yang mendengarnya,... " Dad, bagaimana kalau kita mampir makan dulu, sebelum jalan kan wajib mengisi perut.. "Ucap Ji"
"Baiklah sayang,..."
"Dad, bisa pesan kan menu makanan untuk ku,.. Aku ingin ke toilet sebentar.." Ucap Ji"
"Kau ingin makan apa...???"
"Terserah Dad.. Apa pun yang kau pilih akam ku makan..".. Ucap Ji, lalu berjalan menuju toilet.. Dan saat Ji sedang berada di toilet, seseorang menghampiri Ezra..
"Ezra.... "Panggil seorang perempuan yang tak lain adalah Via, mantan Ezra dulu..
"Vii-ia.." Ucap Ezra..
"Hey, apa kabar...??? Sama siapa kamu ke sini.. Boleh kan aku gabung..." Ucap Via, tanpa menunggu jawaban dari Ezra, Via langsung mendudukkam dirinya tepat di depan Ezra.."
"Baik.. Tapi Vi, tempat duduk itu punya istriku.."
"Ouh kamu sama Jizzi yah'.. Kemana dia,...??? Kok aku ngak lihat,.. Kamu bohong kan, supaya bisa menghindar dari ku.."
Via.. " Bentak Ezra".. Tolong pergi dari sini.. Karna jika istriku melihat mu bisa menjadi salah paham nantinya...
"Bagus, jika istri mu salah paham,.. Itu artinya aku masih punya kesempatan, untuk kembali bersama mu.." Apa kah tidak rindu dengan ku Za'..?? Apa kau tidak rindu dengan belaian ku Za...??? "Ucap Via sambil menggenggam tangan Ezra yang berada di atas meja"..
__ADS_1
"Dan tanpa Ezra tahu,.. Ternyata dari arah lain, Ji melihat Ezra yang duduk saling berhadapan,.." Hati Ji, seketika memanas melihat Ezra bersama dengan mantap pacarnya,. Mantan pacar, yang seperti istrinya dulu... " Air mata Ji menetes, kala mengingat kejadian yang dulu.. Dan dengan segerah Ji keluar dari arah resturan meninggalkan Ezra dan Via..
Via, hentikan omong kosong mu itu..." Bentak Ezra kembali lalu melepaskan genggaman tangan nya dari Via,"... Sekarang aku bahagia dengan istriku.. Jangan sekali kali kau mencoba untuk merusak kebahagian ku.. Jika itu terjadi, akan kupastikan, akan melukai mu dengan tangan ku sendiri... "
"Tapi Za'.. Aku masih mencintai mu.. Aku menyesal Za'.. Aku rela Za' jadi yang ke dua untuk mu.." Via tanpa malu nya..
"Dasar, wanita pela**r".. Ucap Ezra, lalu meninggal kan Via, dan berjalan menuju kamar mandi, menyusul istrinya..
"Stengah jam Ezra menunggu di pintu toilet, tapi tak ada tanda tanda sama sekali Ji akan keluar.." Apa yang Ji lakukan di dalam,.. Kenapa dia lama sekali...????
Pak, permisi... "Ucap pelayan resturan".. Ada yang bisa saya bantu...???
"Ouh ini mbak,.. Saya lagi menunggu istri saya yang berada di dalam toilet.."
"Maaf pak, tapi sepertinya toilet ini sedang kosong,.. Mungkin istri bapak sudah keluar.."
"Masa sih..,.. Coba kamu lihat foto istri saya, sempat tadi kamu melihat nya..."
"Ouh ini istrinya bapak.. Dari sejam yang lalu sudah keluar dari restauran ini pak.."
"Haaaa.. Serius mbak...."
Iya pak..
**Hey kak.. Maaf yah' baru sempat UPπ
Semoga kalian syukaaaa, π₯°π₯°π₯°**
_**Ouh yah kak, aku baca komen.. Banyak yang bilang polisi kok kelakuan nya kaya begitu,...??
Maaf kak, jangan salahkan polisi atau seragam nya.. Tapi kembali ke sifat manusia itu sendiri.. Apalagi ini hanya dunia novel.. Jadi yaaaa gitu dehhh π€π€π€..
Maaf, jika masih banyak kekurangan dari novel yang serba kekurangan iniπππ**
__ADS_1