
"Cepat lah" Membentak putrinya.
"Papaaa...... aku tidak mau.... tidak mau yah tidak mau...... " Memeluk Liu Shuawan erat.
"Jingmii.... " Berdecak pelan.
"Annchiii.... ayo kita pergi. Paman tua itu punya toko ice cream " Jingmi yang sedari tadi hanya diam saja di tempat tidurnya pun terpaksa ikut membujuk Annchi.
Walaupun jauh di lubuk hatinya yang terdalam ia tidak tega melihat adiknya dipaksa menikah dengan orang tidak adiknya cintai sama sekali apalagi pria itu sudah berusia cukup tua.Namun apa daya papa angkat nya itu telah menunjukkan tatapan tajamnya. Untuk pertama kalinya papa angkatnya mengeluarkan tatapan tajam kepadanya setelah mereka tiga belas tahun bersama. Menjalani dan melalui hari-hari sulit bersama.
"Tidak, kakak berbohong. Dia seorang pengusaha real estate mana mungkin punya toko ice cream?! Di China lagi. Mustahil dia kan warga negara Amerika" Cibir Annchi kesal.
"Cepatlah bersiap gadis nakal! " Menyeret putrinya secara paksa ke kamar mandi.
"mamaaa.... ma... maa... aku tidak mau hiksss... " Menangis.
Tanpa berpikir panjang lagi Liu Wei langsung mengangkat tubuh mungil putrinya dan membawanya ke kamar mandi. Dengan sorot mata yang tajam Liu Wei memberi penawaran kepada putrinya. Ingin bersiap sendiri atau harus Liu Wei yang membantu gadis kecil itu bersiap. Tentu saja Annchi memilih bersiap sendiri dari pada harus dibantu oleh papanya.
"Mandi sendiri atau perlu mandikan lagi seperti waktu bayi ? " Menatap dengan sorot mata yang amat tajam.
"Tidakk.... aku akan mandi sendiri " Mengerucutkan bibirnya tanda ia tidak menyukai satupun pilihan yang diberikan oleh papa nya.
"Hanya sepuluh menit " Melihat jam tangan nya lalu pergi keluar.
__ADS_1
Klik..... suara pintu kamar mandi tertutup.
"Bagaimana apa putri kita marah? " Khawatir Liu Shuawan yang takut kehilangan putri nya.
"Dia baik-baik saja"
"Bantu adik mu bersiap-siap, Jingmi " Mendudukkan pantatnya di sofa.
"Baiklah " Membuka lemari pakaian adiknya dan memilih pakaian yang paling cantik untuk Annchi dan pastinya pakaian itu sangat cocok untuk pergi berkencan.
"Bagaimana dengan dress ini pa? " Menunjuk kan sebuah dress kehadapan Liu Wei yang terlihat sedang melamun.
"Sangat cantik " Jawabnya datar.
Liu Wei tidak pernah menyangka jika perkataan Arthur Hitchens benar-benar akan menjadi nyata di hidup nya. Sesuatu yang anda pikir milik anda belum tentu milik anda. Dan sesuatu yang anda kira milik orang lain belum tentu milik orang lain. Bisa saja sesuatu yang anda kira milik orang lain adalah milik anda dan yang anda kira milik anda adalah milik orang lain. Bisa jadi selama ini anda telah melindungi sesuatu yang salah. Atau lebih buruk lagi bisa jadi anda telah merusak barang milik anda sendiri karena anda kira barang itu adalah milik musuh anda.
...****************...
Flashback On
Satu bulan yang lalu Liu Wei menemui Arthur Hutchison di kediaman Miami Beach, Florida, Amerika. Tujuan ia menemui Arthur Hitchens secara pribadi di kediaman nya adalah untuk mendapatkan sebuah lahan di kota Paris milik Arthur Hutchison. Semua orang tahu jika Arthur Hutchison tidak pernah menjual kembali apa yang telah dia beli dan miliki. Namun karena terdesak Liu Wei nekat mencoba ide gila yang terpikirkan oleh otak bisnisnya. Yaitu mengunjungi Arthur Hutchison secara pribadi.
"Baiklah jika anda benar-benar membutuhkan lahan di di distrik lambare aku akan menukar nya dengan anak perempuan anda Tuan Lang " Berdiri dari sofa tempat ia duduk berniat meninggalkan Liu Wei begitu saja.
__ADS_1
"Apaaa....? " Terperanjat.
"Bagaimana mau atau tidak? Saya tidak akan keberatan jika anda menolak pertukaran ini. Karena yang membutuhkan lahan itu anda bukan saya" Menyeringai.
"Baiklah, saya akan menukar kan putri sulung saya dengan sebidang tanah di distrik lambare " Jawabnya enteng.
" Tidak, saya tidak menginginkan Liu Jingmi menjadi istri saya, Tuan Lang. Saya ingin putri bungsu anda yang menjadi istri saya Liu Annchi " Menggerlingkan bola matanya memberi isyarat seakan ia tahu isi pikiran Liu Wei.
"Ingatlah satu hal Tuan Lang. Sesuatu yang Anda kira milik anda belum tentu milik anda. Dan sesuatu yang anda kira milik orang lain belum tentu milik orang lain. Bisa saja sesuatu yang anda kira milik orang lain adalah milik anda dan yang anda kira milik anda adalah milik orang lain. Bisa jadi selama ini anda telah melindungi sesuatu yang salah. Atau lebih buruk lagi bisa jadi anda telah merusak barang milik anda sendiri karena anda kira barang itu adalah milik musuh anda. " Memiringkan badannya berbisik tepat di telinga Liu Wei.
"Ingatlah....... " Menyeringai jahat.
Flashback Off
...****************...
Ia tidak pernah menduga jika putri yang ia kira telah meninggal dunia bukan lah putri kandung nya. Ia juga masih tak percaya melihat hasil tes DNA diri nya dengan Jingmi menunjukkan 100% cocok. Ternyata gadis penjual asongan yang istrinya adopsi tiga belas tahun lalu adalah putri mereka sendiri yang tertukar di rumah sakit.
Selama bertahun -tahun ia hidup bersama Jingmi seperti orang asing. Ia hanya menyapa gadis itu seperlunya saja. Tidak ada kasih sayang seorang ayah yang ia berikan kepada putri sulung nya itu selain uang dan uang. Hanya uang saja yang ia berikan kepada Jingmi seluruh kasih sayang, cinta, dan perhatian semuanya ia curahkan kepada Annchi.
Bagaimana ia memberi tahu kenyataan pahit ini kepada istrinya? Liu Shuawan pasti akan sangat terpukul mendengar nya. Dan kedua gadis manis itu pasti akan sangat membenci dirinya. Sudah dapat dipastikan jika kedua putrinya itu akan membenci dirinya.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
__ADS_1
Please like dan komennya