PRIA TAMPAN PENAGIH HUTANG ITU SUAMIKU

PRIA TAMPAN PENAGIH HUTANG ITU SUAMIKU
Bab 5 Pria itu Ternyata ADALAH


__ADS_3

🌻SELAMAT MEMBACA🌻


"Tuan permisi saya Zahra Inaya Arkanza dari Toko Casilda Camilla ingin mengantarkan buket bunga ini " kata Zahra memperlihatkan buketnya.Pria itu memutar kursi kebesaranya dengan perlaha yang sedang diduduki.Zahra perekspresi terkejut karena pria itu ternyata adalah pria yang tadi pagi dia gores mobilnya dengan parah . Sepertinya aku salah ruangan pasti sekertaris dingin itu pasti menujukan ruangan yang salah aku harus cepat pergi dari sini guman dalam hati Zahra panik.


"Maaf sepertinya saya salah ruangan tuan.Premisi " kata Zahra dengan panik langsung berjalan dengan cepat menuju pintu tadi, ketika Zahra pertama masuk pintu itu tapi sudah tertutup. Zahra meraih hendle pintu langsung memutanya tapi tidak bisa dibuka sudah berkali-kali memutar hendle pintunya.


Ketika Zahra menoleh ke pria itu,melihat pria itu sedang tersenyum dengan menatap Zahra dan menaikan alisnya dengan sempurna dengan gaya duduk santainya sambil menyilangkan kakinya dan tangannya yang bersedekap didada.Sepertinya orang itu bilang KENAPA , memangnya tidak melihat apa pintunya tidak bisa dibuka .Pria dingin itu menjengkelkan kata hati Zahra menjerit dalam hati.


"Tuan mengap tidak bisa dibuka pintunya saya ingin keluar tuan " kata Zahra sambil berbalik melihat pria yang sedang duduk santai itu .


"Di kunci " kata pria itu dengan santai.


Dengan jengkel Zahra menuju pria yang sedan duduk santai itu untuk bertanya mengapa pintunya dikunci.Tangan kanan Adelard merogoh kantong celananya dan menujukan kepada Zahra benda yang di gengamnya yaitu remot control ruanganya.Kaki Zahra berhenti melangkah karena terkejut ternyata pintunya terkunci dari dalam dan dia akan berduaan bersama pria menyebalkan itu .Tidak-tidak aku tidak ingin berdua diruanga yang sama dengan pria itu aku harus pergi dari sini apapun caranya batin Zahra dalam hati .


"Tuan saya ingin keluar " kata Zahra menatap dengan memelas Adelard .Adelard mengankat tangann kanannya lalu mengoyangkan remot control ruanganya yang digengam.


" Ambil " kata Adelard sambil matanya tajam melirik benda yang digengamnya.Gadis kecil ku ini tidak ingin berdua berlama-lama denganku.Padahal wanita diluar sana banyak menginginkan kesempatan berdua denganku tapi Gadis kecilku ini berbeda hemm……MENARIK batin Adelard tersenyum tipis.Zahra memiliki firasat tidak enak denga perkataan Adelard seperti ada udang di balik sapi. "Baik aku akan ambil " kata Zahra dengan berani.Zahra melangkah menuju pria sedang duduk itu, ketika hampir sampai satu langkah lagi Zahra malah tersandung dan berteriak. "Huwaaaa" teriak Zahra.


...DAN BUGG...


Dengan sepontan Adelard memeluk pingang ramping Zahra dan juga tidak sengaja tombol remotnya terpencet oleh tangan Adelard jadi pintunya tidak terkunci dan mereka berdua tidak menyadarinya .Zahra yang terduduk di pangkuan Adelard tanganya yang kanan masih memegang buket bunganya dan tangan kiri memegang pundak kekar pria didepanya.


Eeeh kok tidak sakit ya batin Zhara yang masih menutup mata .Ketika Zahra membuka mata disuguhkan pemadang mata hitam jerni dan tajam pria didepanya yang sedang melihat Zahra.Jika di lihat dari dekat sepertinya aku pernah melihat mata tajam itu tapi dimana pikir Zahra.Pria di depanku ini ternyata…… kata hati Zahra . "Tampan" kata lirih Zahra tanpa sadar .Walaupun perkataan Zahra lirih tapi pria didepanya memiliki telinya yang tajam jadi mendengar perkataan Zahra, Adelard tersenyum.


"Jadi kau baru tahu jika CALON SUAMIMU TAMPAN kata Adelard dengan penuh penekana membisikanya di telinga Zahra. Zahra yang tersada menjadi malu dengan perkataanya sendiri rasanya ingin bersembunya dicangkang kerang agar tidak melihat pria didepanya pasti pipinya dan telinganya yang sudah memerah . "Tidak siapa bilang " kata Zahra mengelak memalingka mukanya.


" Jika kamu tidak mengakuinya akan ku gelitiki sampai mengakuinya atau menciumu " kata Adelard sambil tersenyum tampan.Tapi bagi Zahra senyuman tampan itu sebuah ancaman yang mematikan.Tangan Zahra mencubit pinggan pria didepanya membuat Adelard menjadi lengah karna cubitan Zahra .Zahra tidak ingin menyiayiakan kesempata yang ada ,Zahra langsung berdiri tapi tanganya suda dipegang oleh tangan besar seseorang yaitu Adelard.

__ADS_1


"Kau ingin kabur Sayang " kata dingin Adelard dengan menekan kata Sayang membuat bulu kuduk Zahra berdiri .


" Adelard apa yang kau lakukan dengan calon mantu mama " pekik mama Adelard yang langsung mengenali Zahra sebagai menatu.Mama Adelard yang sudah membuka pintu ruanga bekerja anaknya . "Kau sedang memarahinya" tuduh mama sambil meloto.Dua orang didepanya terkejut karena orang didepanya bisa masuk tapi Adelard mengigat-ingat oh ternyata dia tidak sengaja memencet tombol remotnya alhasil pintunya tidak terkunci .Adelard merubah ekspresi terkejutnya menjadi tersenyum menawan menghampiri mamanya yang masih mengadeng tangan Zahra .Zahra yang digandeng terseret mengikuti langkah pria didepanya dan juga bingung dengan perkataan orang tua didepanya.


"Mama kapan kemari " kata Adelard ramah kepada mamanya membuat Zahra kaget karena pria didepanya bisa bersikap ramah kepada orang tua.


"Baru saja jawab ketus mama sambil cemberut melihat anaknya.Dan merubah ekspresi menjadi ramah ketika melihat Zahra sedang mengamatinya.


" Sayang ayo kita duduk Sayang " kata mama Adelard kepada Zahra sambil melepas gandenga dari anaknya ,Zahra hanya menurut saja .Adelard dicuekin oleh mamanya merasa jengkel dia merasa anak yang ditelantarkan.


"Mah bukanya Mama kesini untuk menemuiku dan juga kenapa wanita itu saja yang diajak duduk " kata Adelard jengkel , Zhara yang melihat ekspresi pria yang masih berdiri itu ingin tertewa seperti kucing yang tidak dikasih makan majikanya .


" Ya ampun anak manja mama .Siapa yang mau menemuimu Mamakan hanya ingin menemui menatu mama ini " kata mama sambil mengelus kepala Zahra. Membuat hati Zahra bergetar menjalar ketubunya dan merasa kehangat seorang ibu." Siapa nama mu Sayang . Anak manja itu tidak mau memberi tahu mama hanya mengirim fotonya saja " kata mama sambil melihat Zahra dengan lembut. " Zahra tante " kata Zahra ramah.


"Jangan bilang tante dong tapi mama " protes mama sambil tersenyum . "baik tan..eeh mah sahut Zahra tersenyum.


Adelard yang melihat keakraban kedua wanita yang dia sayangi tersenyum dan merasa bersyukur .


"Ooh ya nanti Mama dan Adelard akan kerumah mu untuk melamarmu .Jadi persiapkan dirimu sayang nanti malam " kata Mama Adelard memberitahu Zahra membuat Zahra bingung dan melihat Adelard meminta penjelasan.


BERSAMBUNG ....


.......MUSYAWARAH.......


Author : Zahra sepertinya kau sedang galau.


Zahra : heem iya aku sedang memikirkan lamaran pria itu siapa namanya Al……lard

__ADS_1


Author : bambang Adelard .


Zahra : Ya itu Adelard namanya susah banget si thor


Author : heee itukan nama yang di pikiranku yang pas .jadi ceritakan apa masalahmu saja.


Zahra : thor apa aku harus menerima lamaran dari Adelard.


Author : itu adalah keputusanmu dan berdoalah meminta petujuk, jika aku menjadi dirimu aku akan menerimanya . Haaaaa.


Adelard :Heem...heem apa yang kalian bicarakan.


Author :Wahh ada bambang Adelard .


Zahra : Hei kau kenapa muncul kesini pasti mau nguping ya.


Adelard : Hei Hei jangang asal tuduh tuduh nona.


Author : Hai kalin berdua jangan bertengkar lebih baik kalian sapa para pembaca dan juga saya minta maaf karena up nya lama hee maaf ya tapi jangan lupa ...


Zahra : Like


Adelard :Vote


Author : Komen


Adelard dan Zahra : I LOVE YOU PARA PEMBACA dan AUTHOR

__ADS_1


Author : Makasih Bambang Adelard dan Zahra I love you to 😍😍.


...TERIMAKASIH DAN TETAP SEMAGAT KAMI TUTUP MUSYAWARAH...


__ADS_2