PRIA TAMPAN PENAGIH HUTANG ITU SUAMIKU

PRIA TAMPAN PENAGIH HUTANG ITU SUAMIKU
Bab 7 LAMARAN


__ADS_3

🌻SELAMAT MEMBACA🌻


♡Melamarmu adalah sebuah rencana ...


Yang Tuhan berikan kepada kita...


Aku tidak ingin menyianyiakan kesempatan ini ...


Terimakasi Tuhan ...


Telah menghadirkan dia yang ku Tunggu...


Selama ini Gadis Kecilku...♡


...~ADELARD~...


"Ooh ya nanti Mama dan Adelard akan kerumah mu untuk melamarmu .Jadi persiapkan dirimu sayang nanti malam " kata Mama Adelard memberitahu Zahra membuat Zahra bingung dan melihat Adelard meminta penjelasan.


Adelard melihat Zahra bingung dan meminta penjelasan tersenyum, kakinya panjang melangkah menuju belakang sofa yang diduduki Zahra.Tangan besarnya memegang pundak Zahra membuat Zahra menoleh kesamping pundaknya yang sedang dipegang tangan besar itu .Kepalanya Adelard menunduk tepat ditelinga Zahra dan Adelard berbisik sesuatu membuat kedua pipi Zahra merah seperti tomat .Mama yang duduk disebelah kanan Zahra melihat Adelard dan Zahra berbisik mesra tersipu menutup mulutnya mungkin dia mengagu anaknya yang sedang kasmaran.


"Apa si yang kalian bisikin Mama kepo deh jadi "kata Mama sambil tersenyum melihat mereka berdua menoleh .Adelard langsung menegakan badanya yang tadi membukuk dan berjalan ke sofa singel dan langsung duduk dengan nyaman .Adelard melihat Mamanya dengan senyum menawanay.


"Mamaku sayang ini adalah bisikan cintaku untuk menatumu tersayang" jawab Adelard masih dengan senyum menawanya sambil melihat Zahra.


"Baiklah sepertinya Mama mengangu kalian" kata mama.


" Ternyata Mama baru menyadari" kata Adelarad dengan santainya melihat Mamanya.


"Oh liahat lah suamiku anak manja ini telah berani mengusir Mamanya sendiri" kata Mama dengan dramatis.Zahra yang melihat keakraban dan berdebatan kedua orang itu hanya tersenyum .


"Ya udah Mama pulang dulu ya Sayang ,Mama mau mempersiapkan lamaran kamu nanti malam" kata mama sambil tersenyum melihat Zahra ,Zahra hanya tersenyum paksa.Mama mencium pipi kana kiri Zahra ,Zahra menyambutnya dengan cangung .


"Akan ku antar Mam sampai depan " Tawar Adelard yang sudah berdiri.


"Tidak usah Adelard ,Kau temani saja menatu Mama ini" kata Mama melihat Adelard sambi tangan kananya seperti menyetop orang.


"Dan juga antarkan Zahra ya anaku" kata mama sambil tersenyum melihat mereka berdua berdiri sejajar .Adelard hanya mengangkuk kepala menandakan "baik Mam".


"Hati-hati Mam" kata Adelard dan Zahra bersamaan membut Mama tertawa tertahan.


"emmmh... ternyata kalian sehati ya" kata Mama masih tertawa tertahan melihat mereka berdua berhadapan dan tersipu .Adelard langsung mengendalikan dirinya menjadi berekspresi normal kembali.Mama langsung berjalan menuju pintu ketika memutar hendel tapi tidak bisa dibuka Mama melihat Adelard.


Melirik hendel pintunya mengode agar dibukakan pitunya .Adelard yang mengerti mengabil remot controlnya disaku lalu memencetnya "ting" pintunya langsung terbuka otomatis .Zahra yang melihat pintunya terbuka matanya berbinar bukankah ini kesempatan kata pada dirinya .Adelard yang melihat mata berbinar pada gadis kecilnya, dia tau kalau Zahra ingin kaburpun langsung memegang tangan gadis kecilnya itu .Membuat Zahra jadi lemas karena kesempatan pergi dari pria menyebalkan ini gagal dan juga sekarang laparrr.


"Tuan saya lapar apakah disini tidak ada makanan atau minuman dari tadi saya tidak ditawari" kata Zahra menatap Adelard dengan lemah .Adelard yang juga belum makan baru menyadari juga dan tidak menawari makana pada gadis kecil ini dia merasa bersalah.


" Baiklah"kata Adelard langsung menelfon sekertarinya yaitu Athur untuk datang ke ruanganya .Pintu langsung terbuka dan menapakan Sekertarinya bermuka datar itu.


"Athur pesankan makanan kesukaanku dan Zahra" kata Adelard melihat Zahra .Zahra yang merasa dipadang didua sisi terasa kuat menoleh ke orang yang masih memegang tangannya dan menoleh ke pria didepanya.


"Makanan kesukaan mu apa" kata Zahra menoleh kepada Adelard membuat Adelard tersenyum.


"Ayam geprek+Nasi satu paket tidak terlalu pedas" jawab Adelard tersenyum melihat Zahra.


"Baik lah aku samakan saja sama pria itu dan minumanya air putih sudah itu saja" kata Zahra melihat Sekertarisnya.


"Athur kau tidak boleh melihat Zahra dalam satu menit ataupun detik kau harus menunduk "kata Adelard dengan tegas kepada sekertarisnya.


"Baik Boss" kata Athur dengan semangat lalu berbalik menuju pintu untuk pergi dari ruangan bossnya.Adelard yang melihat Zahra menatap kepergian Sekertarisnya, menutup mata Zahra membuat Zahra berpegangan kepada tangan Adelard yang menutupi matanya .


"Sayang ayo kita duduk ada yang saya ingin bicarakan kepadamu" kata Adelard menuntun Zahra untuk duduk di sofa panjang tadi.


"Apa yang ingin kau bicarakan "kata Zahra yang sudah duduk dan dilepaskanya tangan Adelard dari matanya.


"Saya ingin kamu memangiku dengan namaku bukan tuan" kata Adelard dengan tegas menatap Zahra dengan serius.

__ADS_1


"Memangnya kenapa kalau saya memangi namamu" kata Zahra membalas dengan tatapan serius juga.


"Karena aku akan menjadi Suamimu " kata Adelard dengan menekan kata suamimu.


"Tapi kau belum menjadi suamiku dan saya juga tidak tau nanti saya akan menerima atau tidak " kata Zahra menekan kata tidak membuat Adelard tersenyum menawan membuat Zahra bingung.


"Kenapa kau tersenyum "kata Zahra merasa aneh.


"Aku akan pastikan kau akan menerimanya " kata Adelard dengan serius.


"Tapi saya sudah bilang kalau pernikahan itu bukan permaina tuan " kata Zahra melihat Adelard.


"Tuan ini pesananya "kata sekertarinya yang sudah masuk ruangan melihat kedua oranga sedang berdebat tapi itu bukan urusan dia .Adelard berdiri menghampiri Athur untuk mengambil pesanan makanannya dan mengode Athur untuk keluar Athur memberi hormat kepada bossnya dan keluar dari ruanganya .Adelard menyiapkan piring, sendok dan pisau yang sudah ada diruangan itu.


Zahra yang bertanya dimana tempat mencuci tangan Adelard menujukan pintu disebelah rak buku .Ternyata ruangan wc nya mewah Zahra langsung cici tangan dan keluar duduk disebelah Adelard .Zahra melihat di meja makan ada sendok dan pisau merasa binggung bukanya enaknya pake tanganya.


"kau tidak cuci tangan "kata Zahra bertanya pada Adelard.


"Saya suda pakai hansenitezer " jawab Adelard ,Zahra mengangkukkan kepala.


"Makan pakai tangan aja lebih enak loh" usul Zahra kepada Adelard.


"Yakin baiklah aku coba " kata Adelard walaupun baru pertama kali makan pakai tangan.


"Enak ngak" kata Zahra tersenyum penasaran.


"Ya benar kata kamu enak"kata Adelard dengan antusias Zahra tersenyum melihatnya.Selesai makan mereka mencuci tanga dan duduk untuk minum.


"Tuan saya harus kembali ke toko bunga " kata Zahra selesai minum air putih kepada Adelard.


"Baik saya antarkan biar motormu diantarkan oleh orang suruhanku sampai kerumahmu" kata Adelard.


"Ok" kata Zahra dengan semangat ,Tidak usah ribut dulu ,yang penting aku keluar batin Zahra .


"Sepertinya kau semangat sekali keluar dari sini ,Baiklah ayo kita keluar"kata Adelard berjala menuju rak buku memencet remot controlnya terbukalah dan disana ada sebuah lift tersembunyi.Zahra terkagum kagum melihatnya .


"Pintu lift ini yang tahu hanya Athur, saya dan jua kau"kata Adelard melihat Zahra yang sedang mengamati liftnya.


"Kau tidak boleh bilang ke siapapun" kata Adelard.


"Siapa yang mau bilang ,gaka kok aku berani jamin deh"kata Zahra serius.


"Baik lah aku percaya" kata Adelard .Lift terbuka Adelard melangkah keluar dari lift Zahra hanya mengikuti Adelard menuju mobilnya mereka masuk mobil .Adelar mengendarai mobil dengan kecepatan sedang.


Skip aja ya mereka sudah sampai di Toko bunga milik Zahra .


"Hemm lumayan" kata Adelard yang sedang berjalan mengikuti Zahra dibelakang sambil mengamati toko Zahra.


"Silakan duduk tuan " kata Zahra mempersilakan Adelard duduk .Adelard langsung duduk dengan nyama .Zahra langsung menghampiri sekertarisnya .


"Apakah semuanya sudah beres" kata Zahra pada sekertarisnya.


"Semuanya sudah beres tinggal mengirim pesanan buket ini untuk besok bos" kata Nadin.


"Oh ya bos tadi adik bos kesini ingin makan bersama tapi tidak jadi karena bos sedang mengantarkan buket ,dan adinya udah pulang " kata Nadin.


"Kenapa tidak menelfon saya" kata Zahra .


" Katanya tidak ingin menggangu bos,dan bos boleh pulang karena pekerjaan semuanya sudah selesai "kata Nadin.


"Baiklah kalau begitu saya pulang dulu ya .Kalau ada apa apa kau bisa telfon saya" kata Zahra.


"baik boss" kata Nadin.


Zahra yang pulang di antarkan Adelard sampai didepan gerbang rumah Zahra.

__ADS_1


"Terimakasi" kata Zahra.


"Sampai jumpa nanti malam "kata Adelard mengedimkan matanya mobil yang dikendaria melaju sampai sudah tak terlihat Zahrapun langsung masuk keruamah.


Dan yang di tunggu datang juga Mama Adelar dan Adelard sudah datang ke ruah Zahra yang sekarang sedang berbincang dengan papanya Zahra bertujuan untuk melamar Zahra .


"Om tujuan saya ke sini untuk melamar Zahra putri Om" kta Adelard dengan serius dan sungguh-sungguh.


"Kalau tentang ini saya serahkan kepada anak saya jika dia setuju maka saya merestui" kata papa Zahra memutuskanya.


"Bib tolong panggilkan Zahra kesini" kata Papa Zahra kepada Bibi Aya.


" Baik Pak " kata Bibi Aya .Bibi Aya yang memangil Zahra yang ada dikamarnya bersama Amara .Zahra yang dipanggil turun bersama Bib Aya keruanga tamu .


"Assalamualaikum mam "kata Zahra langsung menyalami Mama Adelarad .Mama Adelard membalas salam Zahra dengan ramaha.


"Ada apa pah " kata Zahra menghampiri Papanya


"Sini duduk Sayang " kata Papa sambil menepuk sofa itu.Zahra menurut duduk disebelah Papanya.


"Jadi gini Sayang mereka datang kesini ingin melamarmu jadi Papa serahkan keputusan ini kepadamu " kata Papa menyerahkan keputusan ini kepada Zahra.


"Baiklah jika begitu Zahra .....


BERSAMBUNG...


...KAMERA ROLL EKSSYEN🎬...


KOK..KOK..KOK... 🐓🐓


INTROGASI MAMA CAYANG.


"Sepertiya kalian tidak saling mencintai " kata Mama Cayang menatap mereka berdua sedang duduk dengan intensi.


"Ya Mam Aku tidak mencintainya,tapi putra Mama Cayang yang bernama Adelardlah yang tergila gila padaku mam" jawab jujur Zahra menatap Mama Cayang dengan serius.


"Baiklah jika sudah begini " kata Mama Cayang menunduk dengan lemah, membuat Zahra tersenyum penuh harapan.


"Baik Adelard kamu adalah putra Mama Cayang, kau harus semangat membuat menatu tersayang Mama Cayang, jatuh cinta kepadamu" kata dengan semangat api membara.


"BAIK MAM AKU AKAN BERJUANG MENDAPATKAN CINTAKU" kata Adelard dengan semangat membara.


"Apa" kata Zahra kaget dengan jawaban Mama Cayang dan Adelard. "oh tidak" kata Zahra sambil menepuk kening nya.


...📢KAT KAT SELESAI...


.......


.......


.......


.......


.......


HALLO SEMUANYA HARI INI AKU UP NYA PANJANG YA SAMPAI 1000 KATA LIBIH YA AKU BONUS, BIASANYA HANYA 700 KATA ATAU 800 KATA .HARI INI LEBIHINYA .


TERIMAKASI YA SUDAH MEMBACA KARYAKU.


TETAP SEMAGAT UNTUK KALIAN SEMUANYA...


AKU BERDOA SEMOGA HARI KALIAN LANCAR,SEHAT SELALU.....Amin.....🤗🤗


JANGAN LUPA YA LAKE,TAMBAH FAVORIT,

__ADS_1


...DAN VOTE...


...🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼...


__ADS_2