
Sudah satu bulan aku terjebak di dunia antah berantah ini dan jiwa ku terperangkap di tubuh seorang gadis kecil, dia seorang puteri yang tak di anggap karena ia tak memiliki bakat seperti sadara dan saudarinya.
Tinggkat kekuatanya sudah di tingkat nirwana dan seorang Alchemist tingkat ilahi di bilang sampah lah yang kuat seperti apa, aku tak habis pikir sungguh kerugian yang sangat besar dan kini aku bukanlah keluarga kekaisaran Zhu.
Nama ku bukan lagi Wei Lian Xin tapi Li Xiang Yun Wen nama marga ku sama dari kehidupan ku sebelumnya yaitu Klan Li, kini aku tinggal di hutan terlarang aku membangun Pavilum dengan nama Blood Rose.
Saat aku mencari bahan - bahan ramuan abadi aku mendengar suara orang bertarung aku menghilangkan hawa keberadaan ku, ada dua pemuda di kepung lebih dari lima orang sungguh tidak adil 2 v/s 10 orang sungguh mengelukan.
" Sungguh menyedihkan sekali dua lawan sepuluh apa sedikit tidak adil " kata ku , suara ku mengawetkan mereka.
" Siapa kau keluar jangan jadi pengecut " kata ketua perampok
" Bukanya itu kau yang pengecut ukanya main keroyokan " kata ku sambil turun dari atas pohon
" Hei gadis kecil jangan ikut campur bagai mana kalau kau ikut dengan kami untuk bersenang - senang hahaha" kata ketua perampok beserta tawa tangguh membuat ku mau muntah.
" Hei pak tua ingat umur, udah bau tanah aja belaguk kagak sudi ikut dengan kalian amit - amit " kata ku dengan nada mengejek, ketua perampok mendengarnya langsung menggeretakkan giginya.
" Bunuh wanita j****g itu beserta dua orang yang lainya " kata ketua perampok dengan nada marah
" Ingin membunuh ku? tidak semudah itu ferguson " kata ku sambil mengeluarkan jarum beracun dan pedang milikku, pertempuran tidak dapat terelakkan semakin lama semakin bertambah jumlah korban yang terbunuh dan kini tinggal ketua perampoknya ia memandang ku dengan tatapan horor.
" Jangan mendekat " kata ketua perampok dan ssslasss.... sebuah tebasan mengenai lehernya potongan yang sangat rapi untuk seorang bocah berumur 15 tahun.
" Apa yang kalian lakukan di hutan seperti ini? " kata ku sambil membersihkan pedang ku.
" Kami sedang mencari bunga mawar malam " kata Pemuda A
" Untuk apa bunga itu " kata ku
" Kata tabib bunga mawar malam adalah obat berbagai macam penyakit " kata pemuda B
" Tunggu sebentar rasanya aku masih punya bunga itu di kediaman ku ikutlah dengan ku " kata ku sambil memasukkan pedangku ke dalam cincin dimensi lalu menuju kediaman ku, aku menyuruh mereka untuk menunggu tak lama aku keluar membawa beberapa tangkai bunga mawar malam.
" Terimakasih nona sebagai ucapan terimakasih maukah anda ikut dengan kami ke istana untuk menjamu anda " kata pemuda A
" Kalian dari kekaisaran mana? " kata ku
" Kami dari kekaisaran Zhu nama saya Zhu Jiang Rei pangeran ketiga dan ini kakak ku Zhu Zhi Kun pangeran kedua " kata Jiang Rei
" Bagaimana anda mau ikut dengan kami " kata Zhi Kun, mereka menampilkan wajah memelas kayak anak kucing minta makan.
" Hais..... Baiklah " kata ku lalu kami menuju ke kisaran Zhu , kekaisaran ini adalah kekaisaran paling terbuat di antara kekaisaran lain dalam segi armada perang di lautan , para prajurit nya di latih menjadi salah satu prajurit elit sungguh kekuatan yang mengerikan.
__ADS_1
S
K
I
P
Ke Esok Harinya....
Kami sampai di kekaisaran Zhu lalu rombongan kami di sambut dengan kebahagiaan sampai - sampai melupakan ku sungguh kejam sekali, ya sudah lah aku di ajak masuk ke dalam istana sungguh pemandangan yang menakjubkan sekali interior gaya klasik kental akan budaya tradisional membawa kesan yang megah.
" Salam Yang Mulia Kaisar Semoga di beri umur yang panjang sampai 1000 tahun " kata kami serempak
" Berdirilah anak - anak ku bagai mana tugas kalian dan siapa yang di belakang kalian " kata kaisar Zhu
" Menjawab aja kami mendapatkanya dari nona ini dan juga penyelamat kami saat kami di serang oleh kelompok perampok " kata Jiang Rei
" Benarkah Zhen sangat berterimakasih sebagai ucapan terimakasih Zhen akan adakan jamuan untuk anda " kata kaisar Zhu lalu aku di suruh duduk di tempat untuk tamu banyak orang menatap ku karena aku menggunakan topeng dan jubah berwarna hitam bergaris merah menutupi seluruh tubuh ku.
" Maaf Yang Mulia jika lancang untuk apa bunga mawar malam apakah ada yang sedang sakit? " kata ku
" Itu benar, permaisuri ku tiba - tiba jatuh sakit sudah 2 minggu lebih namun tak ada satu tabib yang mengetahui apa penyakit nya " kata Kaisar Zhu
" Bisakah aku melihat kondisi beliau " kata ku
" Bagaimana kondisinya" kata Kaisar Zhu
" Kondisinya belumparah, Yang Mulia permaisuri terkena racun Harimau Putih dan Racun tujuh serangga dan dua racun ini sangat langka dan tak ada penawarnya " kata ku, mendengar hal itu membuat kaisar Zhu lemas seketika dah hampir kehilangan keseimbangan.
" Tidak mungkin siapa yang melakukan hal seperti ini kepada permaisuri ku " kata kaisar Zhu
" Yang pasti ada yang menginginkan posisi milik Yang Mulia Permaisuri, tunggu bukanya aku masih punya itu " kata ku langsung mengecek barang bawaan ku.
" itu? " kata mereka serempak
" Fiuh.... Untung aku tidak melupakan benda ini " kata ku sambil mengeluarkan sebuah botol porselen dari cincin dimensi.
" Apa itu "kata Kaisar Zhu
" Em... Ini pil yang aku buat namanya pil penawar 1000 racun aku membuatnya beberapa hari yang lalu pelayan bantu aku membuat permaisuri duduk " kata ku setelah itu aku meminta permaisuri menelan pil itu dan aku mengalirkan Qi ledakan tubuhnya untuk membantu untuk menyerap khasiat pil penawar 1000 racun, tak lama permaisuri batuk darah berwarna hitam pekat.
" Apa yang terjadi " kata kaisar Zhu
" Jangan khawatir permaisuri memuntahkan racun dalam tubuhnya, sepertinya pil ku sangat bermanfaat sekali " kata ku
" Apakah sudah sembuh " kata kaisar Zhu
__ADS_1
" Sudah kalau tidak percaya panggil saja tabib " kata ku, lalu mereka memanggil tabib.
" Luar biasa racun yang ada di tubuh Yang Mulia Permaisuri telah di bersihkan dan fitalitasnya sudah membaik, untuk menjaga kesehatan Yang Mulia Permaisuri untuk sementara beliau harus istirahat total " kata tabib
" Zhen sangat berterimakasih karena anda mau menyembuhkan permaisuri Zhen akan mengabulkan permintaan mu " kata kaisar Zhen
" Itu sudah sewajarnya aku menolong orang yang sedang kesusahan, kalau permintaan lain kali aja Yang Mulia yang terpenting adalah kesehatan Yang Mulia Permaisuri untuk jaga - jaga saya memberikan sekitar 15 pil penawar 1000 racun " kata ku sambil mengeluarkan 3 botol porselen, yang ada di ruangan tubuh mereka bergetar hebat dan berkeringat dingin lalu kami ke ruang kerja milik kaisar Zhu.
" I... Ini terlalu berharga hanya untuk di berikan secara percuma " kata kaisar Zhu sambil tubuhnya bergetar.
" Yang Mulia tidak perlu setegang itu aku masih ada stoknya tapi aku untuk sementara tidak menjualnya takutnya akan ada peperangan hanya memperebutkan pil yang ku miliki atau aku jadi incaran para kaisar yang memiliki sifat serakah " kata ku
" Dari tadi aku ingin bertanya " kata Jiang Rei
" Katakan saja " kata ku
" Kalau boleh tau nama nona siapa ya apakah anda seorang Alchemist tingkat berapa " kata Jiang Rei , aku melupakan hal itu.
" pruffff.... Khuk... Khuk... Aku melupakan hal itu nama ku Li Xiang Yun Wen , ya aku seorang Alchemist em.. tinggkat 5 " kata ku
" Pruffff.... Ti.. Tingkat lima di usia yang masih muda nona Li sudah di anggap paling jenius diantara para jenius lalu tinggkat spiritual anda " kata kaisar Zhu
" Em... di tinggak Dewa tahap awal " kata ku dengan santainya mengatakan hal yang membuat orang serangan jantung.
" Apaaaaaaaaa................." kata mereka serempak membuat sang empu hampir terjungkal kebelakang.
" Huf.... Untung aku tidak punya riwayat penyakit jantung kalau enggak aku bisa mati jantungan " kata ku
" Huf.... Lupakan sekarang anda tinggal di mana? " kata kaisar Zhu
" Saya tinggal di paviliun Blood Rose dekat dengan wilayah kekuasaan anda " kata ku
" Ayah bagaimana kalau kita menjadikan lili sebagai bagian dari keluarga kita, kita sudah lama tidak mempunyai adik perempuan " kata Bai Ming , lalu yang lain menatap ayah mereka dengan tatapan memelas pada akhirnya kaisar Zhu menyerah.
" Baiklah nama depan mu akan di tambah dengan nama klan Zhu jadi Zhu Li Xiang. Y. W" kata kaisar Zhu
" kok nama ku jadi panjang kayak tali aja " kata ku
" Ye... Aku punya kakak perempuan " kata Mo Lian sambil memeluk kakak angkatnya.
" Tolong aku tak bisa bernafas " kata ku
" Lian'er lihat kakak mu tak bisa bernafas " kata Jiang Rei, akhirnya aku bisa bernafas dengan lega.
" Lili kau baik - baik saja " kata Zhi Kun melihat aku tepar, lalu tubuh ku di goyang kesan kemari .
" Berhenti menggoyangkan badan ku kepala ku jadi pusing " kata ku sambil memegangi kepala.
__ADS_1