
Hari - hari yang aku jalani penuh dengan gangguan para wanita gila itu setiap hari mereka membuat masalah sehari saja enggak buat onar mungkin gatal ya, apa lagi para pangeran mencoba menarik perhatian ku tidak semudah itu kalian mengambil perhatian ku. Hari yang di tunggu - tunggu telah tiba semua para peserta mengambil nomor urut aku mendapat nomor urut paling akhir ya jadi aku santai, aku duduk dekat Jiang Rei dia juga ikut kompetisi ini aku menatap malas ke arah arena pertandingan sambil makan cemilan.
" Ingin ku berkata kasar " kata Jiang Rei dalam hati melihat kelakuan adik perempuannya itu.
" Ada apa? mau? " kata ku sambil menyodorkan camilan yang aku miliki , mau tak mau Jiang Rei mengambil cemilan milik adik perempuannya.
" Bagaimana menurut mu kompetisi ini " kata Jiang Rei
" Menurut ku? Ini sangat M. E. M. B. O. S. A. N. K. A. N. sekali " kata ku menekan kata ' Membosankan', sedangkan di kejauhan ada tiga orang yang tak bisa berkata - kata tentang kelakuan nona mereka.
" Nona anda terlalu santuy " kata Jianheeng
" Ingin ku berkata kasar " kata Jingmi
" Hadeh... Aku tak bisa berkata - kata " kata Yue
2 Jam Kemudian......
" Selanjutnya Tuan Muda Liu Xingsheng melawan Tuan Puteri Zhu Li Xuang Yun Wen para peserta di persilahkan memasuki arena pertandingan " kata pembawa acara.
" Menyerahkan sebelum menyesal kau pikir kau seorang puteri bisa sok kuat " kata Liu Xingsheng dengan nada sombong
" Kalau tidak di coba maka tidak tau seperti apa hasilnya " kata ku dengan nada santai
" Pertandingan di mulai " Kata pembawa acara
" Aku kasih kau tiga serangan terlebih dahulu kalau kau tak dapat melukai ku maka gantian aku yang membuat mu terluka " kata Liu Xingsheng , dia asik mengoceh sendiri karena bosan aku melesat dan menendang perutnya sehingga dia melesat keluar dari arena pertandingan berakhir menabrak tembok pembatas arena.
" Terlalu banyak omong kosong " kata ku
" Pemenang adalah Puteri Zhu Li Xuang Yun Wen " kata pembawa acara
" Astaga hanya menggunakan kaki sudah membuat lawan keluar arena, jika menggunakan kekuatannya maka bisa di pastikan lawanya akan mati terbelah menjadi beberapa bagian " kata si A
" Benar siapa yang berani melawanya ya ? " kata si B
" Mana ada yang mau kecuali dia sangat bodoh, sebodoh - bodohnya dia pasti tau batasan " kata si A
" Hmm... Benar juga " Kata si B
S
K
I
P
Entah kenapa setiap pertandingan semua lawan ku angkat tangan yang membuat ku semakin kesal , tak lama nama ku di panggil kini aku melawan seorang tuan muda dari klan Xiao.
" Tuan muda Xiao Rong melawan Tuan puteri Zhu Li Xuang Yun Wen pertandingan di mulai " kata pembawa acara
"Hoammmmm.... Kau saja duluan menyerang " kata ku sambil menguap karena mengantuk.
" Mohon bimbingannya " kata Xiao Rong
" Hm... " kata ku dengan nada malas, dia mulai menyerang ku terlihat santai namun mematikan aku menangkisnya dengan sebuah kipas bagi orang ya tidak lebih dari sebuah kipas biasa itu bagi orang awam bagi para kultivatior tau benda apa yang aku pegang.
" Astaga itu.. itu.. Benda Pusaka tingkat suci kipas lima elemen bagaimana ada di tangan puteri Li " kata ketua klan Lin
" Ketua dia membelinya di rumah lelang " kata Lin Zheng
" Biasanya harganya paling tinggi 3-4 juta koin emas " kata ketua klan Lin
" Dia membelinya dengan harga 6 juta koin emas dan dia yang menjual 5 batu roh serihala malam yang di beli oleh beberapa sekte " kata Lin Zheng
" Astaga... " kata ketua klan Lin
__ADS_1
Note :
1 koin perak \= 100 koin perunggu
1 koin emas \= 10.000 koin perunggu
1 koin emas \=100 koin perak
1 teal emas \= 1000 koin emas
1 teal emas \= 10.000 koin perak
1 teal emas \= 1.000.000 koin perunggu
S
K
I
P
Kembali ke arena pertandingan...
Aku sedikit bermain - main dengannya tak ada satu pun serangannya mengenai diri ku sebaliknya di tubuhnya penuh dengan luka, aku suka melihat raut wajahnya antara putus asa dan menahan rasa sakit sungguh pemandangan yang menghibur.
" Sekarang bagaimana? Menyerah atau lanjut? " kata ku sambil tersenyum devil
" Kau mempermainkan ku " kata Xiao Rong dengan nada kesal
"Hehehe.... Aku suka mempermainkan mangsa ku sebelum melumpuhkannya itu sangat menyenangkan " kata ku sambil tersenyum licik
" Kau dasar psikopat " kata Xiao Rong
" Terserah kau mengatakan aku apa dan sekarang kau menyerah atau tidak " kata ku
" Pemenang pertandingan ini adalah Puteri Zhu Li Xuang Yun Wen" kata pembawa acara
" Hahahah... Benda yang kami cari selama ini ternyata berada di tangan bocah ingusan seperti mu " kata seseorang tertawa dengan suara mengerikan.
" Sial sekte aliran hitam datang " kata para petinggi kekaisaran
" Serahkan kipas lima elemen maka aku akan membiarkan mu hidup " kata ketua sekte aliran hitam .
" Menyerahkan? Jika kau mampu mengambilnya dari ku maka kau adalah orang yang paling beruntung pak tua hahahaha... " kata ku sambil tertawa menggelegar tak kalah menakutkan
" Kau... " kata ketua sekte aliran hitam .
" Ketua jangan gegabah aku merasa dia memiliki kemampuan yang kuat bahkan aku tak bisa membaca tingkatan kekuatannya " kata ketua sekte aliran hitam yang lain
" Ho.... Para keroco mulai beraksi rupanya, Yue, Jianheeng, Jingmi " kata ku memangil trio cerewet itu, lalu muncul tiga sosok yang menggunakan topeng rubah membuat semua orang yang ada di sini terkejut bukan main aku hanya acuh tak acuh.
" Siap melaksanakan perintah " kata mereka bertiga
" Yue dan Jingmi berjaga di dekat para kaisar jika ada yang tidak beres langsung saja kalian berjalan dan kau Jianheeng tetap waspada terhadap lawan di hadapan kita " kata ku
" Siap melaksanakan perintah " kata mereka
" Sepertinya ada tujuan lain selain menginginkan kipas lima elemen ku bukan? Jangan harap kalian pergi dari sini dengan ke adaan masih hidup " kata ku sambil tersenyum devil
" Hohoho... Kau cukup pintar benar kami datang untuk membunuh para Kaisar yang ada di sini dan mengambil kipas lima elemen milik mu " kata ketua sekte aliran hitam
" Pasti kalian di bayar mahal untuk hal yang seperti ini dan.... " kata ku terhenti dengan cepat melempar jarum yang aku kumur racun pelumpuh kearab permaisuri kekaisaran Wei.
" Dasar wanita ****** apa yang kau lakukan kepada ku " kata Permaisuri Wei Cha Pu
" Jangan salahkan aku kau lah dalang dari kekacauan ini dan kau harus bertanggung jawab beserta puteri mu yang tak tau malu itu setelah mengurus mereka lalu aku akan mengurus mu dan pengikut mu itu " kata ku sambil mengikat mereka dengan tali dewa , mereka mulai menyerang secara membabi buta sungguh licik sekali lalu aku membuat ilusi untuk menjebak mereka satu persatu mereka mati mengenaskan hanya tinggal beberapa orang saja.
__ADS_1
" Kau.... Siapa kau sebenarnya " kata ketua sekte aliran hitam
" Em.... Siapa ya itu adalah rahasia sayang sekali kalian akan mati penasaran hahahaha.... " kata ku sambil tertawa
" Kau... " kata ketua sekte aliran hitam sudah di ambang kesabaranya lalu ia mengeluarkan hewan kontraknya yaitu Singa putih bersayap
Best Spirit Level 8.
" Hihihihi.... Kau punya kucing yang lucu tapi tak selucu hewan kontrak ku Kim Jun keluarlah " kata ku lalu muncul Rubah Neraka Ekor Sembilan dengan bulu putih bersih.
" He... He... Hewan Best Spirit Mitologi " kata ketua sekte aliran hitam
" Bunuh semua yang ada di sana jangan ada yang tersisa , kucing lucu kemarilah aku tak akan membunuh mu jika kau patuh " kata ku lalu singa itu mendekati ku sambil bergetar ketakutan , aku memutuskan kontraknya dengan si keroco itu lalu aku memberinya pil evolusi tak butuh waktu lama ia berubah menjadi Singa putih Best Spirit Legenda ya terkadang aku membuat pil yang sering menentang langit.
" Hewan itu naik beberapa tinggkat dalam waktu sekejap tidak bisa ku percaya " kata Ketua sekte aliran putih, lalu Kim Jun telah selesai lalu ia masuk ke dalam ruang dimensi ku bersama teman barunya.
" Sekarang hukuman apa yang pantas untuk Permaisuri Wei Cha Pu karena telah bersekongkol dengan sekte aliran hitam untuk membunuh para kaisar yang ada di sini? " kata ku dengan suara lantang , aku masih dalam posisi melayang di udara .
" Hukuman yang pantas untuk pengkhianatan adalah hukuman mati " kata Putera Mahkota Anming dengan santainya ikut - ikutan.
" Ide yang bagus tapi hukuman mati itu masih sangat ringan untuk seorang pengkhianat oh ya jangan lupa anaknya juga ikut sera dalam hal ini ia ingin melengserkan kedudukan ayahnya dan berencana untuk mengambil alih tahta " kata ku dengan nada datar.
" Kau ****** bagaimana kau tau hal itu " kata permaisuri Wei Cha Pu
" Bagaimana aku tau? Menurut mu? oh jangan lupa aku ingat kau yang telah membunuh Permaisuri terdahulu dengan memadukan racun yang menyebabkan ia pendarahan dan tak bisa ditolong lagi " kata ku sambil tersenyum devil
" Kau... Kau.. Siapa kau sebenarnya " kata Permaisuri Wei Cha Pu
" Siapa aku? Apakah kau pantas mengetahui diriku siapa? Terlalu dini untuk kau mengetahuinya " kata ku perlahan mengangkat tangan ku dan mereka para pengikut Permaisuri ikut terangkat ke udara.
" Apa yang kau lakukan " kata Permaisuri Wei Cha Pu
" Terserah aku toh tak ada yang bisa menolong mu, kenapa? kau takut mati dan tidak dapat menikmati hasil penggenapan uang dari kekaisaran mu? Kau sungguh rakus ternyata " kata ku lalu aku mengeluarkan sebuah pedang yang amat tajam tanpa ba.. bi.. bu.. dan sssslass satu persatu kepala terlepas dari tempatnya.
"Mulai hari ini jiwa kalian tidak dapat terlakhir kembali surga, neraka, dan duniawi tidak akan mau menampung jiwa kalian dan jiwa kalian menjadi jiwa yang tak punya tujuan" kata ku dengan nada datar terdengar suara tepuk tangan ternyata Putera Mahkota Han Lan Guan Zhi sepertinya dia teropsesi dengan ku.
" Anda memang di luar obsesi saya, anda memang sadis sekali " kata Putera Mahkota Lan Zhi
" Aku anggap itu sebuah pujian " kata ku dengan nada acuh tak acuh, tak lama ada sesuatu menghantam kepala ku .
" Ha~ sepertinya ada yang melempar biji buah persik " kata Jiang Rei berbisik ke Putera Mahkota Anming dan di angguk tanda dia setuju.
" Dasar laknat siapa yang melempari ku dengan biji buah persik " kata ku dengan nada jengkel.
" Entah kenapa dia akhir - akhir ini sangat benci kepada biji buah persik " kata Jiang Rei
" Pasti ulah para wanita itu " kata Putera Mahkota Anming
" Siapa lagi kalau bukan mereka " kata Jiang Rei
"Hihihihi.... Lihat mereka dapat masalah "Kata Putera Mahkota Anming cekikikan.
( Abaikan yang di atas kembali ke TKP)
" Dasar para bocah laknat di biarin makin menjadi - jadi apakah aku harus mengajari kalian tentang etika seorang wanita saat bertemu seseorang yang lebih tua ha? " kata ku dengan nada kesal
" Sabar Lili sabar " kaya Zhu Lan
" Sabar? Ini sudah ambang kesabaran ku sudah ke sekian kalinya mereka melakukan ini... " kata ku belum sempat selesai dan tukkkk.... sebuah biji buah persik menghantam kepala ku.
" Itu bukan kami " kata mereka, terdengar suara cekikikan lalu aku menoleh ke arah suara dan tara kesabaran ku telah habis.
" Pangeran Zhu Jiang Rei dan Putera Mahkota Anming Sying Chang Ming sudah habis kesabaran ku kemari kalian " kata ku dengan nada lantang membuat semua orang yang ada di sini terkejut bukan main.
" Kaburrrrrrrr....... " kata mereka berdua dan akhirnya acara kejar - lebaran tak terelakkan.
__ADS_1
" Aih.... Kejahilan apa lagi yang di lakukan oleh pangeran ke 3 sampai membuat adiknya marah besar " kata Kaisar Zhu, semua kembali ke istana dan acara akan di lanjutkan besok.