
Hari mulai malam acara makan malam bersama dengan para tamu undangan adalah hal yang biasa, aku menggunakan hanfu berwarna hitam bergaris merah dengan berlukiskan bunga lily spaider yang melambangkan kematian .
" Yang Mulia Puteri Li memasuki ruangan " kata kasim dengan suara lantang, semua orang terpaku saat melihat seorang gadis dengan memakai hanfu hitam dengan lukisan bunga yang tampak seperti asli.
" Salam Yang Mulia Kaisar semoga di beri umur panjang sampai 1000 tahun " kata ku sambil memberi hormat.
" Berdirilah anak ku silahkan duduk " kata Kaisar Zhu
" Beribu - ribu terimakasih " kata ku lalu aku duduk di dekat Permaisuri Fei.
" Baiklah makan malam di mulai " kata Kaisar Zhu, hening ya hanya kata itu yang dapat menggambarkan suasana makan malam bersama aku mah bodoh amat makan ya makan tapi saat aku melihat makanan milikku entah kenapa enggak selera dan mempunyai perasaan enggak enak . Aku menggunakan sumpit terbuat dari bahan perak sumpit berubah warna menjadi hitam, apa yang aku lakukan di ketahui Permaisuri , kaisar dan selir agung.
" Lili kenapa kamu enggak makan? " kata Permaisuri Fei membuyarkan suasana hikmat .
" Lihat sumpit milik Lili yang terbuat dari perak berubah warna berarti... " kata Selir Agung Yun Mei
" Ada racun di dalam makanan Lili " kata Permaisuri Fei kaget.
" Apa...... Racun siapa yang berani menaruh racun di makanan puteri Lili, penjaga panggil semua yang menyangkut yang mengurus makanan dan tidak ada yang boleh keluar dari ruangan ini dan panggil tabib untuk memeriksa makanan puteri Lili " kata Kaisar Zhu dengan nada marah.
" Lili apa kamu memakan makanan ini? "kata Zhu Lan , aku menggelengkan kepala.
" Tidak, dari awal aku sudah curiga aku merasa ada yang salah dengan makanan ku dan aku tidak suka makan yang berbahan daging " kata ku
" Semua daging ? " kata Permaisur Fei
" Hmm..... Semua daging jadi aku fegetarian, aku hanya makan sayuran saja " kata ku sambil menatap horor masak daging di hadapan ku , lalu tabib datang dan memeriksa makanan yang ada di hadapan ku.
" Bagaimana? " kata Kaisar Zhu
" Di dalam makanan puteri Li terdapat racun bunga lembah bulan racun ini tidak berbau tidak berwarna dan sangat sulit dirakakan oleh kultivatior tinggat Kaisar Bumi sekalipun dapat membunuh kultivatior di bawah Kaisar Bumi namun kasus lain jika di atas kaisar Bumi maka akan mengalami terlula parah bahkan sampai cacat seumur hidupnya " kata tabib, tak lama para prajurit datang.
" Lapor Yang Mulia Kaisar kami menemukan dtiga botol porselen di dua tempat yang berbeda, yang pertama di kamar nona Liu Xi Xi dan Nona Wei Zi Mei dansatu lagi di kamar nyonya Wei Lan Yun " kata salah satu prajurit
" Tabib periksa botol itu " kata Kaisar Zhu, tak lama wajah tabib itu menjadi pucat pasih benar - benar menantang maut.
__ADS_1
" Bagaimana? " kata Zhu Lan
" Menjawab Yang Mulia Kedua botol ini berisi racun bunga lembah bulan dan satu lagi racun tujuh serangga racun yang sama untuk meracuni Yang Mulia Permaisuri " kata tabib, wajah Kaisar Zhu menjadi gelap dan tidak enak di lihat .
" Bawa kemari tiga orang pemilik racun tersebut " kata Kaisar Zhu , terdengar suara orang meronta dan wala tanpa melakukan apa pun sudah menyingkirkan tiga hama yang mengganggu masih ada musuh utama dan dalang dari kematian ibu pemilik tubuh ini yaitu permaisuri Wei Cha Pu
" Ampuni kami yang mulia kami di fitnah " kata Zi Mei
" Fitnah? Barang bukti ada di kamar kalian masih mengelak " kata Zhu Lan dengan nada marah , aku hanya menggelengkan kepala melihat kakak satu ini mudah marah.
" Bawa mereka ke penjara bawah tanah tidak ada yang boleh datang menjenguknya dan besok akan di adakan sidang keputusan " kata Kaisar Zhu, di dalam pikiran permaisuri Wei Cha Pu " Mereka sangat bodoh kenapa malah ingin membunuh puteri kekaisaran Zhu seharusnya yang di racun adalah Kaisar Zhu "
Aku mendengar suara hatinya hanya tersenyum tipis sangking tipisnya tak ada yang mengetahuinya ya bagi yang gak peka sih tapi aku melihat ada yang mengerutkan keningnya saat melihat senyuman ku yang misterius , ya tidak lain ya tidak bukan Putera Mahkota Kekaisaran Han yang terkenal sangat dingin terhadap wanita hal yang ia alami sama seperti yang di alami oleh kak Lan.
" Ada apa dengan senyumanya tadi? apakah ia telah mengetahui bahwa di makananya ada racun namun membiarkanya agar membuat sang pelaku tertangkap sungguh cerdik sekali " kata Putera Mahkota kekaisaran Han
Lalu acara makan malam berakhir lebih cepat dari biasanya aku kembali ke kediaman ku saat perjalanan aku bertemu dengan putera mahkota kekaisaran Han yaitu Han Lan Guan Zhi, dia kelihatannya sangat penasaran tentang diri ku aku pikir dia tidak tertarik dengan seorang wanita.
" Anda membuat saya penasaran tentang anda bukanya anda tau kalau ada racun tapi anda tetap diam dan memulai aksi apakah anda sudah tahu dari awal kalau anda menjadi target pembunuhan ?" kata Putera Mahkota Lan Zhi
" E.... Baiklah saya akan mengingat nasihat anda " kata Putera Mahkota Lan Zhi
" Baiklah kalau anda mengerti saya undur diri " kata ku lalu pergi dan di ikuti tiga pelayan , setelah aku pergi Putera Mahkota Lan Zhi tersenyum penuh makna.
" Sekali menarik, sebenarnya siapa kau sebenarnya nona Li apakah kau seorang Dewi pembawa kedamaian atau Dewi kematian? Aku tak sabar melihat apa yang akan aku lakukan selanjutnya " kata Putera Mahkota Lan Zhi, lalu ia ke kamarnya untuk beristirahat. Sesampainya aku di kediaman aku ganti baju dan menuju hutan kematian untuk mencari hewan buruan, tanpa aku sadari aku telah di ikuti namun karena aku menghilangkan hawa kehidupan ku yang membuat ku lolos dari penglihatan orang kurang kerajaan itu ya dia Putera Mahkota Lan Zhi sepertinya dia teropsesi terhadap ku.
S
K
I
P
Sesampainya aku di sebuah gua yang aneh aku merasa hawa yang sangat kuat lalu aku masuk perlahan, banyak anak tangga makin turun makin gelap lalu aku menyalakan api dari elemen ku dan akhirnya sampai sebuah batu lalu di atasnya ada sebuah kecapi.
__ADS_1
" Selamat datang tuan ku, sudah 10.000 tahun saya menunggu anda " kata seseorang entah dari mana aku celingukan.
" Siapa kau keluarlah " kata ku dengan nada dingin
" Saya di depan anda " kata orang itu
" Kecapi bisa bicara? Apakah aku kurang tidur ya " kata ku
" Saya menunggu anda datang tuan " kata kecapi itu
" Tuan? Apa maksudmu ? " kata ku
" Anda adalah tuan saya, anda adalah reinkarnasi dari dewi kematian teteskan darah anda di atas tubuh anda maka kontrak akan terjalin " kata kecapi itu, tanpa aku pikir panjang aku meneteskan darah ku dan sebuah simbol kontrak terjalin.
" Bisakah kau berubah bebtuk anting atau palah itu agar bisa aku bawa dan tidak repot mengeluarkan mu dari cincin dimensi ku " kata ku
" Bisa, e.. Anda belum memberi saya nama " kata kecapi itu
" Baiklah nama mu RuRu " kata ku tak lama ia berubah jadi anting, tiba - tiba punggung ku tersa panas seperti terbakar .
" Tuan seperti anda terhubung dengan Blue Phoenix , Naga Suci dan Rubah Neraka ekor sembilan lihat lukisan di dindinng bersinar seperti bereaksi saat anda mendekatinya " kata RuRu, lalu aku mendekati lukisan tak lama tiga cahaya muncul dari lukisan.
" Sial tubuh ku sakit sekali, gara - gara kalian berdua kita di segel " kata si rambut putih
" Hei yang memulai adalah kau yang tak mau mengakui kekalahan mu dan malah menambah masalah kau malah menyalah kan kami " kata si rambut hitam tak mau kalah , yang satunya diam dan mencoba mencerna apa yang terjadi dan melihat seorang gadis berdiri mematung.
" Kalian bisa tidak diam, kalian tidak malu dengan tuan kita yang baru " kata si biru dengan nada dingin, aku mematung dari mana munculnya trio keroco ini.
" Tuan... Tuan.... " panggil RuRu
" Eh?... Ada apa? " kata ku kaget
" Mereka adalah kesan kontrak anda, yang rambutnya putih itu adalah rubah neraka ekor sembilan bernama Baek Kim Jun lalu yang rambutnya hitam adalah naga suci bernama Huan Su Yi dan berambut biru itu si blue phoenix bernama Lie Yong Jun " kata RuRu
" Oh.. Gitu... " kata ku sambil menatap mereka bertiga dengan wajah datar, aku heran kenapa di dunia ini ada mahkluk kayak mereka sukanya buat onar tapi gak mau di salahkan jika dapat hukuman sungguh mereka sedikit oh bukan sedikit lagi sangat k****g a**r entah kenapa aku merasa ingin melempar mereka ke jurang paling dalam yang ada di dunia ini.
__ADS_1
Aku ngelonyor pergi dan meninggalkan mereka yang sedang berdebat, lalu mereka sadar kalau mereka di tinggal tuan mereka akhirnya mereka ku masukkan ke dalam ruang di mensi ku di sana ada paviliun Blood Roses lalu aku ke istana lalu aku mandi lalu aku pakai pakaian tidur dan karena aku kelelahan aku tidur dengan nyenyak.