
Duda Tampan yang mau Move On
Bu Guru yang terpincut pesona si Duda Tampan
"Terpesona.. aku terpesona, menatap - menatap wajahmu yang manis.."
Syair lagu itu menyambut kedatangan si Duda tampan di bengkel miliknya,.
Tak lain dan tak bukan, pasti kerjaan anak buahnya yang bernama Norman, yang tak pernah bisa jauh-jauh dari radio, katanya kalau gak dengar radio sehari aja hidupnya bakalan hampa.
Hadeeuhh.. Ada ya orang kayak gitu..
Cakra segera melepas kemejanya dan berganti dengan pakaian harian lapangannya.
Dia kembali memeriksa motor yang sudah siap untuk diambil tuannya, setelah tadi tak sempat dia kerjakan karena terburu-buru ke sekolah anaknya.
Setelah selesai, Cakra segera membersihkan tangan dan wajahnya dari oli yang tak sengaja tadi tersentuh.
Kemudian dia mengambil hand phone nya, dan mencoba menghubungi nope Aksara.
Dipanggilan ke 3 barulah anaknya menerima panggilannya.
__ADS_1
"Assalamu'alaikum.. Aksa, kamu dimana Nak? " tanyanya
"Waalaikumsalam.. Aksa ada di rumah teman, Yah.. " jawab sang anak
"Bisa kamu ke bengkel Ayah sekarang?" pintanya
"Iya.. Aksa akan kesana sebentar lagi Yah.."
Aksa menuruti permintaan Ayahnya, karena dia tau pasti Ayahnya akan menginterogasi dirinya setelah tadi dari sekolah.
Sebenarnya Aksa tadi melihat Ayahnya ke Ruang Guru, dia sedang berada di kantin untuk membeli minuman.
Dia mendapat skors 3 hari karena terlibat tawuran kemarin, walaupun dia di skors tapi tadi dia tetap pergi ke sekolah karena hari ini ada pelajaran Matematika, yaitu pelajaran yang paling disukainya sejak kelas 1 SD.
Bukan hanya karena pelajarannya, tapi juga karena Guru yang mengajarnya yaitu Bu Kemala.
Bu Guru yang sejak hari pertama dia sekolah di SMA ini menarik perhatiannya.
Selama ini Bu Kemala tidak pernah marah kepada anak didiknya, selalu bersikap sabar, menghadapi anak-anak yang bandel sekalipun dia tidak pernah main tangan, tak pernah ada bentakan apalagi kata kasar yang keluar dari mulutnya.
Aksara sangat kagum kepada Wanita itu, tumbuh rasa sayang dihatinya.
Bukan rasa sayang dari lawan jenis, tapi rasa sayang anak ke Ibunya.
Dia sampai berniat untuk menjodohkan Ayahnya dengan Bu Kemala.
Dia pikir.. mereka berdua sangat serasi dan cocok, sepertinya jika mereka berdua dipersatukan akan saling melengkapi.
Ayahnya tampan, Bu Kemala cantik.
__ADS_1
Ayahnya pendiam, Bu Kemala periang.
Ayahnya kaku, Bu Kemala luwes.
Ayahnya penyayang, Bu Kemala penyabar.
Dan yang lain-lainnya menurut Aksara.
Bolehkah dia berharap???
Sudah 7 tahun ini, Aksara dan adiknya merasakan kehilangan, kehilangan kasih sayang, kehilangan kehangatan keluarga dan kehilangan perhatian.
Dia sadar Ibunya tak akan pernah kembali bersama mereka, tinggal kenangan saja yang tersisa.
Tapi.. mereka kan masih punya seorang Ayah.
Ayah yang selama 7 tahun ini menyendiri, menjauh dan menepi, menarik diri dari mereka.
Seakan-akan dia sendiri yang merasa kehilangan, tak perduli lagi dengan anak-anaknya.
Padahal kenyataannya, kedua anaknya lah yang dirugikan.
Sudah ditinggal mati Ibunya, dan ditambah lagi Ayahnya tak perduli.
Aksara sengaja berperilaku negatif di sekolahnya, supaya Ayahnya sadar akan keberadaan mereka.
Dan tujuan utamanya yaitu mempertemukan Sang Ayah dengan Wali Kelasnya.
Siapa tau harapannya terkabul..
__ADS_1
Do'a yang selalu di panjatkan nya dalam setiap shalatnya, yaitu agar bisa merasakan kembali kehangatan, perhatian dan kasih sayang sebuah keluarga.
Tak ada yang tau pasti kan, siapa jodohnya siapa??