Putri yang kejam

Putri yang kejam
14


__ADS_3

HAPPY READING GUYS 😘


.


.


.


.KEDIAMAN BUNGA.


(kamar adin di istana)


...


"Bagaimana keadaan ibundaku ya?, o.iya dulu kyknya gua pernah nyembuhin anak gank ku gara-gara terkena obat pelumpuh",. pikir adin.


.


"Baiklah kalau begitu ntar malam aku akan mencari tanaman obat untuk ibuku" gumam adin.


.


tok tok tok...


ckleekkkk (adin membuka pintu kamar)


.


"Nona kami akan menyiapkan air untuk nona mandi", ucap pelayan 1.


.


"ini pakaian ganti anda nona" ucap pelayan 3.


.


"ini adalah riasan terbaru nona, pasti nona akan suka dengan riasan wajah ini". ucap pelayan 4.


.


"di kotak ini ada banyak perhiasan dan aksesoris lainnya" ucap pelayan 5.


.


"wowwww uh disini lumayan juga," pikir adin.


.


"Baiklah terimakasih" ucap adin.


.


"Tidak perlu berterimakasih kepada kami nona, ini merupakan tugas kami untuk melayani anda dengan baik"., ucap pelayan bersamaan.


...


"nona..., sudah kami siapkan tempat mandinya nona, mari kami antar"., ucap mereka ber 2.


.


"Cukup tunjukkan saja tempatnya 😌, aku bukan lansia, bayi atau anak kecil, aku akan mandi sendiri" ucap adin


(lagi-lagi gini lage) pikirku.


.


"tapi nona" ucap pelayan.

__ADS_1


.


"Aku tk ingin mandi sendiri saja, kalian bisa pergi" ucap adin.


.


"Baik nona" ucap pelayan.


semua pelayan pergi dari kamar adin.


.


#Di pemandian kediaman bunga.


Adin sedang memilih pewangi untuk mandi...


Wow ini baunya enak, "boleh kali ya besok gue bawa pulang yang kek gini, di pasar ini sepertinya gak ada, sepertinya sih😂., gumam adin.


adin melanjutkan mandinya sambil menyanyi


Jikalau kau cinta


Benar-benar cinta


Jangan katakan


Kamu tidak cinta


Jikalau kau sayang


Benar-benar sayang


Tak hanya kata atau rasa


Kau harus tunjukkan


Jangan sampai hingga waktu perpisahan tiba


Hanya air mata


Mungkin saja cinta 'kan menghilang selamanya


Hanya air mata cinta


Jikalau kau sayang


Benar-benar sayang


Tak hanya kata atau rasa


Kau harus tunjukkan


O-o-o-u-wo ...


(Percayalah)


O-o-o-u-wo ...


(Percayalah)


Percayalah


Ke mana pun kau acuh


Cinta tak pernah rapuh


Berpaling pun tak mampu hilangkan cinta

__ADS_1


Percayalah


Jangan sampai hingga waktu perpisahan tiba


Hanya air mata


Mungkin saja cinta 'kan menghilang selamanya


Hanya air mata


Hanya air mata


Hanya air mata


Cinta


.


Dari luar putra mahkota ingin mengetuk pintu adin tapi di urungkan, karena mendengar suara adin yang seperti sedang menyanyikan lagu, sun woo seketika menempelkan telinganya di pintu,


"Kenapa berhenti, padhal enak sekali suaranya" gumam sun woo.


.


Sedangkan adin setelah mandi dia segera mengenakan pakaiannya, dengan begitu rumitnya akhirnya adin selesai, setelah itu adin menggunakan make-up tipis dengan aksesoris sederhana,


setelah selesai adin bercermin dan melihat wajahnya, "Sempurna, kalau saja bukan karena menari, aku gk akan pernah membuka cadarku sampai sekarang, tapi tidak apa-apa setidaknya para penghina lebih menyesal menghinaku drpd pnyesalanku membuka penutup wajah ku, lagipula hanya sekedar penutup wajah saja" gumam adin.


.


Tok tok tok...


Tok tok tok...


ckleekkkk....(adin membuka pintu.)


"Ada apa putra mahkota" ucap adin sopan.


"Raja menyuruhku untuk memanggil mu untuk makan malam bersama" ucap sun woo


"Baiklah yangmulia putra mahkota" ucap adin sopan.


" sudah ku bilang, jangan terus-terusan memanggil ku Secara formal" ucap sun woo.


"Baiklah sun woo, aku akan makan" ucap adin.


Saat adin melangkah adin lupa menutup pintunya,


"Eh lupa pintu ku" adin menutup pintunya dengan terburu-buru sampai tidak melihat jika bajunya terjepit di pintu, adin berusaha melepas roknya dari jepitan pintu..,


dari kejauhan terlihat sun woo terus menerus tertawa tanpa henti


"Hhhhhhhhhhh, sungguh menark" gumam sun woo sambil tertawa.


Adin yang sudah tidak telaten langsung menendang pintu kamarnya sampai rusak,


.


.


.


TERIMAKASIH READER,


AYO MAMPIR KE novelku yang lain, bsa langsung mmpir ayo, langsung saja lirikk


.

__ADS_1


.


.


__ADS_2