
di pagi hari...
mendengar kembalinya Putri Adin Xuli, Yuri yang mendengar kbar itupun merasa geram...
baiklah..., aku akan ke kediamannya, apakah rumor itu benar, bahwa adin kembali dengan hidup-hidup., gumam Yuri
Pelayan...., siapkan air hangat, aku ingin mandi...,! perintah yuri
baik nona, Jawab pelayan dengan menundukkan kepalanya.,
10 mnit kemudian...
Air anda sudah kami siapkan nona, ucap pelayan
dan akhirnya yuri mandi dengan di bantu para pelayan.,
Kediaman adin
nona... nona... nona...
nona... nona... nona...
panggil yoona (pelayan setia adin)
huhhhhh., masih pagi sudah berisik., aku ngantuk yoona, gumam dinda
tapi ini sudah waktunya bangun nona adin, ucap salah satu pelayan dengan membawa rotan,
buruan nona bangun, bibi yi sudah ngamuk, bisik yoona di telinga adin,
Baiklah ada apa, pagi" berisik, ucap adin dingin
kau ini benar-benar tidak sopan, dengan memukulkan rotan,
saat rotan mau d pukulkan ke adin dengan sigap dia memeganginya.,
Seorang kepala pelayan rendahan, beraninya dengan seorang putri...! sungguh kurang ajar
ucap adin dingin.,
yoona, panggil adin
ada apa nona memanggil pelayan ini, jawab yoona
ambilkan cambuk yoona, pinta adin
baik nona, akan saya ambilkan, jawab yoona (pelayan)
ini nona cambuknya... jawab yoona sambil memberikan cambuknya ke adin
__ADS_1
ma ma mau ap apa kau adin., ucap bibi yi dengan gemetaran karena takut.
Sudah salah, gk tau kesalahannya, sekarang pura-pura ketakutan...,! cih..., bawa dia ke halaman yoona. perintah adin dengan meludah.,
di Halaman
ctar... ctar... ctar...
ctar... ctar... ctar...
am ampun nona...
ctar... ctar... ctar...
ctar... ctar... ctar...
akhirnya adin mencambuknya sampai mati.,
para penjaga dan pelayan melihat semua ini berkidig ngeri...,
tuan putri benar" menakutkan
aku jadi merinding
jangan buat putri marah
padhal dulu putri lemah dan penakut
Kalian di bayar bukan untuk bergosip, dingin adin kemudian masuk ke kamarnya
dari kejauhan yuri sudah melihat semuanya...
hah...! dia benar-benar berbeda, pdhl dulu dia benar-benar penakut...!
baiklah aku akan bicara dengan ibu,
dengan buru buru yuri pergi ke kediaman ibunya.
tok... tok... tok...
tok... tok... tok...
ibu.....
siapa pelayan...? tanya ruowang
nona yuri sepertinya jawab pelayan dengan menundukkan kepalanya.
buka saja, ucap selir ruowang
__ADS_1
tiba-tiba yuri masuk.
ibu... hosh hosh... ibu... ibu... hosh...
kamu ini..., duduk dulu, minum ...
bicara tidak jelas, kenapa kamu buru-buru ke kediaman ibu., tanya selir ruowang
Adin masih hidup bu... ucap yuri dengan kekhawatiran.
hah😱😱😱, kurang ajar, kita akan beri pelajaran, ucap selir wang dengan liciknya
di kediaman adin...,
yoona, siapkan nona mu ini air untuk mandi..., perintah adin.
baik nona...
10menit kemudian....
sudah selesai nona... jawab pelayan
siapkan baju yang warnanya yang tidak mencolok., aku akan mandi sendiri..., ucap adin
baik nona, jawab yoona dengan menundukkan kepalanya.
setelah selesai mandi adin di dandanin yoona,
yoona, apakah ibuku masih hidup...? tanya adin.
iya nona, tapi permaisuri sakit, sudah 2th permaisuri berada di ranjang, bahkan seluruh tabib di kota beicheng tidak bisa menyembuhkan nyonya., jawab pelayan
Aku ingin menemuinya... ucap adin
baik nona, anda sarapan dulu, setelah itu kita akan mengunjungi kediaman permaisuri,
baiklah, tunggu apalagi siapkan makanan ku... perintah adin.
baik nona, jawab yoona dengan menundukkan kepalanya dan pergi.
.
.
.
.
Maaf masih tahap belajar,
__ADS_1
mohon komentar jika buruk