Putri yang kejam

Putri yang kejam
2


__ADS_3

itu kediaman nya....


masih mewah mansionku dulu,


huh ini benar benar kuno sekali😌,


pasti membosankan di dunia ini,


aku ingin kembali ke zaman ku 😭😭😭


pengen pulang.... batinku berteriak teriak.


dinda, hei dinda, dinda...


dinda langsung tersentak kaget,


kau ini mengagetkan ku saja, biasa aja dong manggilnya, gausah teriak" gajelas, "marah dinda"


aku sudah memanggil mu berkali-kali, tapi kau hanya bengong, apakah kau gk ingin masuk kedalam? ha?, ucap yery


iya aku masuk, sebenarnya aku sangat malas masuk kedalam, "keluh dinda".


Apakah kau takut dengan mereka, "goda yery"


tentu tidak, aku ini seorang mafia di jamanku dulu, tidak ada yang aku takuti, "pikir dinda"


mana mungkin aku takut, "mengucapkan dengan sungguh-sungguh"


baiklah kau segera masuk, ucap yery


oke, aku akan segera masuk, kau segera pergilah, "ucap dinda"


iya, jika perlu apa" panggil namaku aku akan segera datang menemui, "ucap yery"

__ADS_1


Asiap, sambil mengacungkan jempol nya, ucap dinda dengan kegirangan.


apa itu asiap, ah terserah, pikir yery langsung pergi,


.


.


.


KEDIAMAN XULI


Dinda masuk lewat pintu depan kediaman xuli,


pada saat pelayan lewat semuanya menatapku dengan takut, dan ada yang lari,


apa yang terjadi..? ,pikirku.


pelayan ada apa menatap ku dengan seperti itu, selidik dinda


apakah ini nona adin, ucap pelayan dengan takut"


iya aku adinda, kenapa takut" seperti itu pelayan, ucap dinda dengan sok akrab karena pelayanan itu takut"


tapi anda nona adin bukan adinda nona, ucap pelayan


aku lupa siapa namaku, yang ku ingat ini kediaman keluarga ku, o.iya namamu siapa "ucap dinda"


Aku yoona pelayan nona dari kecil, apakah nona lupa dengan pelayan ini, apakah nona hilang ingatan, ucap pelayan sambil terisak-isak.


baiklah yoona jangan menangis, antarkan saja aku ke kamarku ya, nanti kamu ceritakan semuanya tentang ku yang dulu, aku benar-benar lupa semuanya, jujur dinda.


iya nona, mari pelayan antarkan nona ke kamar nona,

__ADS_1


ke kamarku sambil melihat lihat kediaman xuli yang kelihatan kuno tapi asri,


Akhirnya tiba di kamarku, oke ini biasanya di sebut kediaman putri pertama keluarga Xuli,


nona ini kamar anda, ucap pelayan dengan menundukkan kepalanya.


dari tadi aku melihat mu menundukkan kepala terus, apa tidak capek, aku juga ingin lihat wajahmu yang imut itu, "goda dinda"


muka pelayan langsung merah, ah nona bisa saja, pelayan mana mungkin imut, ucap pelayan.


huh akhirnya bisa istirahat, ucap dinda


kamar kecil, bahkan kalo di jamanku ini cocok sekali dengan gudang, tempat jelek begiini masih ada yang nempatin, bahkan dengan gudang ku masih besar gudangku, sungguh malang nasibmu adin, baiklah aku akan memblaskan dendamu, aku sungguh kasihan padamu, "pikir dinda"


nona apakah nona tidak ingin mandi dan ganti baju, tawar Pelayan.


siapkan air hangat, aku akan berendam, dan siapkan bajuku, "perintah dinda"


ehhhhhh. jangan ikut masuk yoona, aku akan mandi sendiri, kamu siapkan bajuku saja, dan tunggulah di luar, ucap dinda.


baik nona,


enak saja mandi di mandiin, emng aku bayi, anak kecil, atau lansia yang sudah lumpuh,


sungguh merepotkan di jamn kuno ini, keluh dinda,


enak sekali berendam di sore hari.....


.


Adinda


__ADS_1


__ADS_2