Putri yang kejam

Putri yang kejam
26


__ADS_3

Happy reading guys 😘😘😘😘😘


⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️


Terimakasih sudah mampir ke novelku yang benar-benar masih biasa-biasa saja karena masih tahap belajar,


.


Jangan lupa like, vote, dan beri bintang.,


agar penulis lebih semangat lagi updatenya,


Terimakasih 😘.


⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️


⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️


⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️


.


.


.


Setelah Adin menemui Ayahnya, Adin segera kembali menuju kamarnya dengan perasaan yang membuat semua moodnya hancur dan benar-benar tidak ingin melakukan apapun selain istirahat.


"Kalau bukan karena pak tua itu mungkin aku sudah kenyang dari tadi, huh🤧 membuat selera makan hilang saja" Gumam Adin sambil berjalan ke kamarnya.


⬇️⬇️⬇️


⬇️⬇️


⬇️


Ckleekkkk......(Adin membuka pintu kamarnya).


Adin langsung melompat ke atas ranjang tanpa mengganti pakaian tidurnya.,


"Nona" Panggil Luxi


"Ada apa" Ucap Adin dengan berguling-guling malas,


"Apakah Anda tidak ingin makan terlebih dahulu" Tanya Luxi.


"Selera makanku sudah menghilang, aku ingin segera tidur" Ucap Adin.


"Apakah Anda tidak ingin mengganti pakaian Anda" Tanya Yoona.


"Kenapa kalian berdua banyak pertanyaan, aku benar-benar ngantuk" Ucap Adin dingin


"Maafkan Saya nona" ucap Luxi


"Saya pantas mati nona" Ucap Yoona


"Sudahlah kalian berdua tidur, jangan banyak


bicara lagi" Perintah Adin dengan datar.


"Baik nona" Ucap mereka kompak dan segera pergi ke tempat tidur mereka masing-masing.


"O.iya tunggu sebentar" Ucap Adin.


"Ada apa Nona" tanya mereka kompak.


"Besok bangunkan aku pagi-pagi kita akan kepasar" Ucap Adin dengan wajah ngantuk.


"Baik nona, Kami akan membangunkan Anda" Ucap Yoona

__ADS_1


⬇️⬇️⬇️


⬇️⬇️


⬇️


"Akhirnya mereka sudah pergi, akhirnya pun aku bisa segera tidur dengan tenang.," Gumam Adin.


Good night 😊.


⬇️⬇️⬇️


⬇️⬇️


⬇️


Hari sudah pagi, Sedengkan Adin masih bergelut dengan bantal gulingnya di atas kasur.


"Nona... Nona... Nona..." Ucap Luxi dengan menarik selimut Adin.


Karena Luxi masih pelayan baru dia takut menyentuh ataupun membangunkan nonanya dengan cara menyentuh atau sekedar menggoyangkan badanya, karena menurutnya itu sangatlah tidak sopan.


"Apakah nona sudah bangun Luxi" tanya Yoona.


"Belum Yoona" Jawab Luxi.


"Nona... Nona... Nona..." Teriak Yoona dengan menggoyang-goyangkan badan Adin.


"Nona... Nona... Nona..." masih tetap sama Adin tidak bergerak sama sekali.


Akhirnya mereka berteriak bersama


"NO......NA...... NO.....NA...... NO.......NA.... A.......DI.....N YANG CA..........NTI.......K BA....NGU......N, SU.......DAH PA.........GI" Teriak mereka kompak.


.


"Haduh kalian pagi-pagi sudah berisik, mengganggu ketenangan tidurku" Ucap Adin dan melanjutkan tidurnya lagi.


"Apakah nona sudah lupa kalo kita akan ke pasar pagi ini....?" Tanya Luxi.


"Hah., Apa......? Tadi kalian bilang apa...? eh keman...?" Ucap Adin hampir sadar dari tidurnya.


"Kepasar Nona" Ucap mereka kompak.


"Hah.... Kenapa kalian berdua tidak membangunkanku" Ucap Adin marah.


"Kami sudah membangunkan Anda dari tadi nona" Ucap Luxi dengan takut-takut.


"Yasudah siapkan air hangat dan taburi melati di airnya" Perintah Adin.


"Baik nona, Kami akan segera mempersiapkan" Ucap mereka dengan mengundurkan diri dan segera pergi.


⬇️⬇️⬇️


⬇️⬇️


⬇️


"Nona airnya sudah kami siapkan" Ucap Luxi.


"iya, Yoona siapkan pakaianku, pakaian yang biasa saja" Perintah Adin.


"Baik nona" Jawab Yoona.


Setelah selesai mandi Adin tidak merias diri, hanya menggunakan pakaian biasa saja,


"Kenapa nona memakai pakaian yang biasa" Tanya Luxi.


"Nona itu tidak ingin terlalu mencolok di kalangan masyarakat, benar kan Nona" Ucap Yoona.

__ADS_1


"Hmmm" jawab Adin dengan nada cuek.


"Sudah siap" Ucap Luxi.


"Ayo berangkat ke pasar" Ucap Adin.


⬇️⬇️⬇️


⬇️⬇️


⬇️


Adin segera ke pasar dan membawa banyak koin emas untuk membeli obat dan sesuatu hal yang ingin dia lakukan sejak lama tapi belum tercapai.


.


.


.


"Akhirnya kita sudah sampai di pasar nona" Ucap Luxi.


"Iya akhirnya kita suda sampai" Ucap Yoona dengan girang


"Lalu apa yang akan kita beli nona" Tanya Luxi.


"Pertama-tama Kita mencari toko obat terlengkap, Kedua kita mencari yang menjual tempat tinggal yang besar, ke tiga kita mencari lahan yang luas, sudah itu tujuan kita, mungkin pulang agak larut malam" Ucap Adin.


"Baik nona" ucap mereka.


"Eh.... tunggu, Apa kita bagi tugas saja, Yoona dan Luxi mencari toko obat, ini catatan beserta uangnya," Ucap Adin.


"Lalu nona...?" Tanya Luxi.


"Aku akan ke tempat Jixing (Sepupu Yoona) untuk mencari tempat tinggal dan mencari lahan, kan kita juga sudah menitipkan daffa dan deffa disana, pasti dia benar-benar kerepotan mengurus dua Anak itu" Ucap Adin.


"Aku akan menemanimu nona" Ucap Luxi.


"Tidak perlu, Kamu pergi dengan Yoona saja" Perintah Adin.


"Biar aku saja Nona yang mengantarkan Anda ke tempat sepupu Jixing...?, pasti Anda mungkin sudah lupa tempat tinggalnya" Tawar Yoona.


"Kau pikir aku ini sudah menjadi nenek tua yang pikun, kamu ini benar-benar meragukan daya ingatku ini., apakah kamu lupa...? nonamu ini sangat pintar" Ucap Adin agak emosi.


"Maafkan Saya nona, Saya minta Maaf, Saya pantas mati" Ucap Yoona.


"Kamu ini selalu mati-mati saja yang kau sebut, sudahlah sekarang menjalankan tugas belanja" Perintah Adin.


"Iya nona" Ucap mereka.


⬇️⬇️⬇️


⬇️⬇️


⬇️


Setelah itu mereka berpencar, Adin pergi keruma Jixing sendirian, sedangkan Yoona dan Luxi pergi ke toko Obat


⬆️⬆️⬆️⬆️⬆️⬆️⬆️⬆️⬆️⬆️⬆️⬆️⬆️⬆️


⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️


MAAF GUYS HANYA SEDIKIT,.


AUTHOR AKAN MENGUSAHAKAN SEBISA MUNGKIN AGAR UPDATE SETIAP HARI.


JANGAN LUPA LIKE, VOTE, KOMENTAR, DAN BESERTA BINTANG NYA, AGAR AUTHOR SEMAKIN SEMANGAT UPDATE NYA.,


TERIMAKASIH

__ADS_1


⬆️⬆️⬆️⬆️⬆️⬆️⬆️⬆️⬆️⬆️⬆️⬆️⬆️⬆️


⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️⬇️


__ADS_2