PYSCHOPATH POSESIVE

PYSCHOPATH POSESIVE
eps 12


__ADS_3

" solimih solimih,palalu kaya mih kali " Ucap Rio, terkekeh.


" Diam kau fergusooh,aku muak dengan kalian.Huh,kalian jahat.Akan ku adukan kalian ke Manda " Ucap Dian,lalu berlari sambil memegang mulut dan dadanya.


" Gila tuh anak " Ucap Galang.


" Gitu gitu juga,itu bespleeent lu tulul " Ucap Rio.


" Gw pindahin lu ke amrik mau " Ancam Galang.


" Oh,makasih atas tawarannya Fergusooh " Ucap Rio tanpa sadar.


" Makanya,diem " Ucap Galang dingin.


" Anda jangan solimih Fergusooh, saya dari tadi diem.Ga lari larian " Ucap Rio tanpa sadar.


" Gw,buang lu ke kolong jembatan mau hah " Ucap Galang kesal.


" Jangan Fergusooh, Nanti saya makan apa ? astaplooh,eh astagfirullah. Kenapa gw jadi gini " Ucap Rio sadar akan perkataannya yang berbeda.


" Apakah ini yang dinamakan kurma,eh karma maksudnya " Batin Rio.


" Siapa peduli " Ucap Galang, lalu pergi.


" Aduh,mampus dah gw.Tuan maafkan hambamu ini tuan,saya pantas mendapatkan hadiah tuan " Ucap Rio,sambil mengikuti Galang.

__ADS_1


# Disisi lain.


" Mandaa " Teriak Dian.


" Manda,bantulah Dian yang super duper imut kaya kelinci dan di simpen dalam panci sampe bu cici,membaju cuci " Tertarik Dian gak henti henti.


trenggg,trenggg ( suara bel bunyi )


" Aduh,dasar bel Kampret. Napa bisa bunyi sih,kan ga bisa ketemu Manda " Kesal Dian.


" Huaaa,Manda Mandaaa " Teriak pasrah Dian.


" Dian,lu kenapa.Lu kurang asupan zat karatan ya ? " Ucap salah satu siswa.


" Diam kau curut bengek,apa kau tidak melihat.Saya sebagai Raja para perempuan sedang mencari,Penyelamat hidup saya '' Ucap Dian, sambil memegang keningnya dan memegang dadanya.


" oh,wow.Anda sangat Pandai,akan ku angkat kau menjadi penasehat sang pangeran Dian yang sangat ganteng tiada tara dan tiada bandingannya di dunia.Terima kasih,muach muach kau sangat pandai tapi lebih pandai saya " Ucap Dian, sambil mengecup tangan siswa itu.


" Bacot banget sih,si Dian. Apa dia orang yang kabur dari Rumah Sakit Jiwa " Batin siswa itu.


# kelas.


" Manda,Mandaa,Mandaa,Mandi,Manda lagi Mandi.Eh,keceplosan.Maaf salah dialog " Ribut Dian di kelas.


" ehem,ehem " Deheman seorang Guru yang sedang berdiri di depan Kelas.

__ADS_1


" Kenapa kau Fergusooh, Apa kau tak tempe hah ? " Ucap Dian sambil berteriak tanpa melihat ke depan kelas.


" Ehem,ehem " Dan Guru itu pun berdehem kembali.


" Sudah ku bilang,apa kau tak tem..." Ucap Dian,yang terpotong karna ia berbalik dan melihat bahwa yang berdehem itu bu Sintia.


" e,e,ehh Ibu.Bu kapan datang ? " Ucap Dian sambil menggaruk kepalanya yang tak gatal.


" Sekarang aku beri tempe,Kau keluar SEKARANG ! " Teriak Bu Siantia.


" Bu,ta..ta..tapi Bu.Saya ada urusan sama Manda bentar bu " Ucap Dian sambil memohon.


" GA ADA ! SANA PERGI.BERDIRI DI LAPANGAN,JANGAN LUPA HADAP BENDERA DAN HORMAT.SAMPAI BEL PULANG ! MENGERTI ! "Ucap Bu Sintia Tegas.


" Ta,ta,tapi Bu Say... " Ucap Dian terpotong oleh Bu Sintia.


"GA ADA TAPI TAPI,SEKARANG OUT ! " Teriak Bu Sintia.


" Baik,Fergusooh.e,e,eh Maksudnya Baik Bu " Ucap Dian,sambil melangkahkan kakinya keluar kelas.


" emm,Bu bentar aja bu " Ucap Dian yang membalikan badanya.


" Ga ada,Manda pulang karna Manda sakit.Jadi temuin nanti setelah hukuman beres dan bel pulang berbunyi " Ucap Bu Sintia.


" Ia bu " Ucap Dian lesu.

__ADS_1


**BERSAMBUNG**


__ADS_2