PYSCHOPATH POSESIVE

PYSCHOPATH POSESIVE
eps 2


__ADS_3

" oke anak-anak buka halaman 134 " ucap bu sintia.


" bu,manda ga punya buku paket.soalnya habis kata bu okta " ucap manda.


" kamu gabung dulu aja,galang " ucap bu sintia.


" ia bu " ucap galang.


" manda ikut gabung dulu sama kamu " ucap bu sintia.


" hmm " galang menjawab dengan deheman saja.dan yang memperbolehkan manda gabung duku bersamanya.


galang yang tadinya sendiri sekarang menjadi berdua,karna galang tidak memiliki teman sebangku.walaupun Dian dan Rio adalah temannya,tetap saja galang menolak untuk sebangku dengan mereka secara bergiliran.


dan baru pertama kalinya galang memperbolehkan orang dekat dengannya,dan tidak menolak orang yang menjadi teman sebangkunya.


saat pelajaran dimulai,bu sintia pun menerangkan pelajarannya.murid-murid pun merasa bosan,karna di Kelas hanya ada suara bu sintia itu saja dan suara itu para murid menganggapnya hanya sebagai ocehan seperti burung beo yang menyakitkan telinga.


beda dengam manda,manda merasa kurang nyaman dekat dengan galang karna galang terus menatap wajah manda dari samping.hal itu pun membuat manda tak bisa fokus pada pelajaran yang di terangkan bu sintia.lama kelamaan manda mulai kesal akan kelakuan galang yang terus menatapnya.


" liat kedepan,karna yang nerangin di depan bukan di samping " ucap manda tetapi matanya tetap melihat ke arah dimana bu sintia menerangkan.


" hhheee....hhheeee " galang hanya menjawab dengan senyum menyeringainya.sontak manda yang melihat dengan sirip matanya itu langsung melihat ke arah galang.


" kenapa lu,gila kah ?,atau sakit ?,atau jangan jangan lu baru keluar dari rumah sakit jiwa " tanya manda terheran heran sambil memegang dahi galang dan dirinya.


galang yang melihat kelakuan manda pun merasa teheran heran dan menahan tawanya,karna jika galang mengeluarkan seyum menyeringainya itu sontak yang ada di dekatnya merasa merinding.tetapi anehnya manda ditak ketakutan ataupun merinding sama sekali.


" lu ga takut " tanya galang datar.


" takut kenapa " tanya balik manda.


" senyum gw " ucap gilang.

__ADS_1


" ohh,merinding dikit " ucap manda datar.


" hhhee....cwe yang menarik,lu bakal jadi milik gw " batin galang sambil menahan senyum menyeringai yang ingin ia keluar kan.


" oh " ucap galang dingin dan datar.


" kenapa emang " tanha manda.


" ga " ucap galang dingin.


bu sintia yang mendengar percakapan antara galang dan manda itu pun ingin memarahi mereka,tapi di sisi lain galang adalah murid yang sangat pandai walaupun dia terlihat sangat malas untuk sekolah dan di sisi lain pun manda murid baru.jadi bu sintia hanya menatap tajam mereka untuk memberikan peringatan.


# di lapangan basket.


" ya ampun,untung gw udah kebal di giniin sama ibu beo killer " ucap Dian.


" ya ampun Dian,lu enak la sekarang gw baru pertama kali nyobain kaya gini.gara gara buku mapel si ibu killer kg di bawa,kampret banget sih tuh buku.ntar pas gw balik ke rumah,auto gw sobek sobek tuh buku " ucap Rio.


" terus yang salah siapa coba " ucap Rio.


" ya salah elu coeg,kenapa lu ga siapin buku mapel sekarang.malah bawa buku mapel kemaren " ucap dian cengengesan.


" diem lu bangk*,malah cengengesan lu kamvret.minta di kasih ke glory ya lu " ucap Rio yang membuat dian terdiam dan merinding.


" kamvr*t lu,semva* orgil.beraninnya ngancem orang pake jox si glory " ucap Dian.


" awokawok, udah akuin aja lu takut " ledek Rio.


" eh suek,emang lu kg takut apa sama si glory " ucap Dian. yang membuat Rio menyengir dan menggelengkan kepalanya.


" tuh kan,lu juga takut sama si glory.hanya si galang yang kg takut tuh ma hewan buas " ucap Dian.


" yee jelas dia kg yakut lah,orang si glory hewan peliharaannya " ucap Rio.

__ADS_1


-----------------


treng...treng...treng...


istrirahat pun tiba....


" anjee*,pinggang gw rasanya seperti anda menjadi orang goblo* " ucap Rio.


" mampu* lu,untung gw udah biasa di hukum sama si guru beo " ucap Dian.


" ya elah kamvre*,ya iya lah ku kg cape sem*ak.lu aja kg berdiri,dari tadi lu duduk di payungin sama bayangan gw " ucap Rio.


" itulah yang di namakan pemikiran yang cerdas,buat apa punya otak kalo ga di pake " ucap Dian.


" ya kale somplak,gw mh ogah di tambahin hukumannya.kalo lu mau di tamhabin hukumannya ya udah " ucap Rio pergi melangkahkan kakinya.


" tungguin babang ganteng dulu dong " ucap Dian yang melangkahkan kakinya mengikuti Rio. tapi seketika langkah nya itu terhenti karna ada pemberitahuan yang mengatakan bahwa.


" untuk sodara yang bernama Dian,anda tidak boleh beranjak dari temoat anda sekarang. karna anda tidak melaksanakan hukuman dengan benar,di mohon untuk kembali ke tempat hukuman anda " ucap seseorang itu yang tak lain adalah bu sintia.


" ya elah,kamvre* bener.gw bunuh juga lu beo " batin Dian.


 


BERSAMBUNG


 


makasih yang udah baca :)


makasih yang udah nge like


tolong komen jika ada typo atau apapun itu agar author bisa memperbaiki kesalahannya terima kasih :)

__ADS_1


__ADS_2