
si tua jeje pun merasa ketakutan dan mengeluarkan keringat dingin.
karna si tua jeje itu ketakutan,ia pun kenjalankan mobil nya,untuk mencari jalan keluar.setelah beberapa jam tetap namun nihil hasilnya tetap saja ia memutar mutar tempat itu terus.
Dan setelah setengah jam,ia menemukan sebuah gedung tua.hari pun sudah menunjukan pukul 3 malam,karna si tua jeje kelelahan ia pun memilih masuk ke tempat itu dan memarkirkan mobilnya ke dalam.
ia berfikir untuk istirahat sejenak,siapa tau besok ia bisa keluar dari tempat itu.
tetapi disana,si tua jeje bukannya istirahat ia di hack lagi dan lagi oleh rio.
" hoamm,istirahat dulu aja lah " ucap si tua jeje.tetapi saat ia menutup matanya,dia terdengar suara seperti tadi.
" hhhaaahhhaa,kill kill kill "
saat si tua jeje mendengar suara itu,ua pun langsung memelekan matanya.Dan saat itu ia melihat seseorang berkostum badut di depan mobil nya,dan si badut itu pun semakin mendekati mobil si tua jeje.
dan semakin dekat...
lalu si badut sampai di samping kiri kaca si tua jeje,dan si badut itu membawa kertas yang bertulisan
" aku akan membunuh mu "
dan si badut itu pun,tidak hanya membawa selembar kertas.ia pun menunjukan sebuah pisau dapur yang berlumuran dengan darah.
__ADS_1
" i kill you hhhhaaaa " ucap badut itu yang tak lain adalah Dian.
" tidak ! jangan ! " ucap si tua jeje ketakutan.
" i kill you ! " ucap Dian.
saat itu dian pun membuka pintu mobil si tua jeje,namun si tua jeje sudah mengunci pintu mobil nya.Tetapi pintu mobil itu bisa kebuka dengan gampang oleh dian karna pintu itu sudah di hack oleh Rio.
saat Dian masuk,si tua jeje sudah sangat sangat ketakutan sampai sampai si tua jeje sudah hampir gila.
setelah dian masuk,dia menarik paksa si tua jeje dengan cara di seret tanpa ampun.si tua jeje pun di seret masuk kedalam gedung tua itu oleh Dian.
Dan dian pun menyeret si tua jeje ke lantai 2,yang dimana sudah ada galang disana sedang menunggu kehadiran mangsanya itu.
setelah di seret dngan paksa,si tua jeje pun sudah merasa kesakitan,karna ia tadi di seret di aspal dan tangga itu membuat sekitar tubuhnya ada yang berdarah.
setelah Dian membawa si tua jeje masuk,tugas ia pun selesai.jadi ia menyerahkan si tua jeje ke galang, dan dia turun kebawah menemui rio dan melihat nya lewat cctv yang di pasang oleh Rio.
" ampuni aku,ampuni aku " ucap si tua jeje.
Dan galang pun mendekatkan wajahnya pada si tua jeje,dan menatap nya dengan tajam dan jiji.
saat di tatap tajam oleh galang,si tua jeje pun merasa ketakutan dan diam membisu.
__ADS_1
" ahhhaa,aku benci terhadap orang munafik.lebih baik aku menghabisimu lebih dalam,agar orang orang seperti mu berkurang dan sirna dari dunia ini " ucap galang sambil mengeluarkan kertawa yang menyeramkannya.
" siapa kau,apa hak mu menghabisimu.apakah kamu tau aku ini adalah orang kaya,aku bisa memasukanmu ke dalam penjara " ucap si tua jeje.
ia tak tau bahwa itu galang.karna galang menggunakan masker.
" ahhhaa,kau tak perlu mengetahui aku siapa.tapi jika kau ingin tahu aku siapa maka akan ku beri tau,tapi tidak sekarang direktur jeje " ucap galang.
-----------------
di sisi lain.....
" anj*r aeng ngeri syu " ucap Dian.
" emang lu aja,gw aja merinding liat tu anak kalo udah bunuh orang " ucap Rio.
------------------
" kau siapa ? kenapa kau tau nama ku " ucap si tua jeje.
" akan ku beri tau,tapi tidak sekarang. nanti saat kau sudah mati,akan ku beri tau siapa aku " ucap galang.
__ADS_1
BERSAMBUNG