
treng...treng...treng...
bel pulang pun akhirnya bunyi,para murid yang mendengar suara bel pulang itu langsung membubarkan dirinya dan murid yang tak suka belajar pun terlihat sangat bahagia.
#lapang basket.
" argghh,gila tuh si beo ngasih hukuman.pinggang gw mati rasa rasanya " ucap Dian.
" pfttt,ahhaaaa.makanya kalo punga otak tuh di pake jangan di bawa aja terus keberat-berat bawa otak tapi ga di pake " ucap Rio sambil cengengesan.
" diem lu sem*ak " ucap Dian.
" gw dari tadi diem P'A " ucap Rio sambil tertawa terbahak-bahak.
" diem lu jangan ngomong,ga guna " ucap Dian sambil terus memegang pinggangnya.
" apa gunanya mulut dong kalo ga di pake buat ngomong, buat makan doang gitu " ucap Rio.
" berisik lu coeg " ucap Dian kesal.
" awokawok " tawa Rio.
galang yang mendengar ocehan mereka pun pergi meninggalkan mereka.
" lang mau kemana " ucap Rio.namun galang tak menjawab pertanyaan Rio dan tak menggubrisnya sama sekali.
" lang tungguin lang " ucap Rio.
" lang tungguin babang Dian yqng tamvan ini lang " ucap Dian.
" jiji gw dengernya " ucap Rio.
" ya elah kamvet emang lu mau di sebut cantik " ucap Dian.
" ya kale " ucap Rio.
" pffttt " tawa Dian.
__ADS_1
mereka pun menguntiti galang dari belakang, dengan langkah yang lumayan cepat karna galang memiliki kaki yang jenjang dan itu dapat membuat langkah kakinya lebar.
# tempat parkir.
" lang ga punya perasaan banget si lu ninggalin kita " ucap Dian.
" lu beg* atau tolo* sih.ya jelas namanya juga pyschopath mana punya perasaan " ucap Rio.
" ehh...gw lupa coeg " ucap Dian sambil cengengesan.
" pikunan,emang kakek kakek tuh beda " ucap Rio sambil tertawa terbahak-bahak.
" minta di banting ya lu,kayanya lu belum pernah di ganden sama lemari " ucap Dian.
" njeeeer,baperan lu.emang belom pernah " ucap Rio.
" gw banting juga lu lama lama " ucap Dian. dan tiba-tiba handphone Rio pun berdering.
drttt...drtt...drtt...
" ......"
" ia hallo " ucap Rio.
"......."
"......."
" oh baiklah,saya akan konfirmasikan pada bos saya nanti " ucap Rio.
"........"
" oke saya akan sampaikan pada bos saya " ucap Rio
"........"
Rio pun langsung mematikan telpon nya.
__ADS_1
" ada apa yo " ucap Dian.
" nanti gw kasih tau " ucap Rio.mereka yang terus berbincang membuat galang kesal karna telah membuat dia menunggu lama,dan ia pun menyalakan kelakson mobil dan menatap mereka dengan tatapan tajam.
tin...tin...tin...
Rio dan Dian pun langsung menoleh ke arah di mana galang ada dan mereka pun langsung melangkahkan kakinya ke arah mobil dan mereka pun masuk.
#mansion three murderous king's.
setelah sampai di mansion mereka,mereka pun masuk ke dalam mansion dan mendudukan dirinya di sofa ruang kerja mereka.
" lang,tadi ada yang nelfon.dia bilang dia butuh bantuan kita,dan dia bakal bayar berapapun yang kita mau lang " ucap Rio.
------------------
flashback on
" hallo " ucap seseorang dari sebrang telfon.
" ia hallo " ucap Rio.
" apakah ini dengan three murderous king's " ucap seseorang dari sebrang telfon itu.
" apakah benar anda adalah pembunuh bayaran,jika itu benar apakah saya bisa membayar anda untuk membunuh seseorang " ucap seseorang dari sebrang telfon.
" oh,baiklah akan saya konfirmasikan pada bos saya nanti " ucap Rio.
" baiklah akan saya tunggu kabarnya,saya akan membayar berapapun yang anda inginkan.tetapi anda harus berhasil membunuh nya " ucap seseorang itu
" oke saya akan sampaikan kepada bos saya " ucap Rio.
" baiklah akan saya tunggu " ucap seseorang itu.
BERSAMBUNG
__ADS_1