
PLAKk
PLAKk
PLAKK
BRUGGG
BRAKkk
"anak pembawa sial sepertimu tidak pantas hidup"
"kau bukan tuhan yang bisa menyeleksi orang-orang mana yang berhak hidup ayah ku tersayang"seringai terbentuk di wajah yang sudah penuh akan aliran darah
"Sialan mati saja kau!"dengan teganya pria paruh baya tersebut membenturkan kepala dari gadis yang sedang menampilkan senyum kecewa
uhukk
uhukk
darah mengalir dari mulutnya,mata indah itu menatap remeh pada ayah yang dulunya selalu menebar senyum hangat kepadanya kini berubah menjadi iblis berhati dingin
"Bun-da mana pelukan yang selalu kau berikan padaku dulu,kenapa kau memeluk nenek lampir bermuka dua itu!!anakmu yang mana sebenarnya"dengan posisi kepala yang sedikit mendongak karena rambutnya dicengram kuat oleh sosok ayahnya gadis tersebut tersenyum miris saat hanya tatapan dingin yang bundanya berikan kepadanya
__ADS_1
"Bunda disini dingin bisa peluk aku!!,kakak,kakek,nenek kenapa kalian melihatku seperti itu!?"
"biar tanah yang memelukmu,jangan mengharapkan apapun dari kami!!dan camkan ini dan bawa sampai mati aku menyesal akan kenyataan bahwa kau lahir dari rahimku,kau tidak lebih sebagai sumber kesialan yang hadir dikeluarga ini,maka matilah itu permintaan ku dan bayaran dari darah dan tenaga yang ku keluarkan untuk membesarkan anak tidak berguna sepertimu"
Arkana mendengar hal tersebut tersenyum lebar,entah kenapa rasa sakit ditubuhnya tidak sesakit yang hatinya alami
"Bunda ucapanmu tajam sekali ya,kau tau disini sakit sekali"Kana meremas dadanya dengan kuat,bahkan air mata mengalir Dari mata sebelah kirinya bercampur dengan darah yang masih mengalir
Kana memejamkan matanya menikmati sakit yang menghujam dadanya,mata tersebut kembali terbuka iya mendongak melihat mata biru milik ayahnya yang sama seperti miliknya iya tersenyum dan mata itu melirik orang disana sampai berhenti di kursi roda yang sedang diduduki oleh gadis bertubuh mungil yang sedang berada di dekapan ibundanya.
"Kau menang ambillah semuanya,sampai kepalamu membesar dan seluruh organ tubuhmu membusuk,karena tidak ada yang akan menghalangi mu lagi untuk menikmati harta benda yang ada di rumah ini bahkan di luar sana sekalipun"
"selamat Fiona anak setan,semoga kau masuk neraka"
Arkana melihat mata ayahnya dan dengan gerakan cepat iya mengambil pistol yang ada di pinggang ayahnya,dan meletakan di pelipis sendiri tapi sebelum peluru itu menembus kepalanya Kana berucap lirih dan membuat sang ayah membeku ditempat
..."sakit ayah tapi mungkin setelah ini tidak!!aku menyayangi kalian tapi aku juga benci"...
DOR
semuanya berubah menjadi gelap membawa hawa dingin yang menusuk kulit!iya berpikir apa itu cinta dan kasih sayang kalau bahwasanya kepercayaan tidak ada dalam ikatan tersebut sekuat apapun iya berdiri kalau tidak ada penopang iya pun akan tumbang dan hancur berserakan.
tapi kalau Tuhan berbaik hati pada dirinya yang selalu berdekatan dengan dosa ini,iya ingin mempunyai kesempatan kedua untuk memperbaiki hidup dan tidak mengharapkan apapun dari orang lain iya ingin mencoba hidup sendiri,menjadi penopang tubuhnya sendiri!,Tampa berharap lebih dengan orang lain.
__ADS_1
iya tidak akan mengharapkan apa-apa,iya hanya berharap jika pun iya memiliki kesempatan kembali iya ingin hidup biasa-biasa saja damai punya bisnis sendiri,bisa tertawa bebas bisa menjalani hidup tanpa tekanan batin seperti kehidupan sebelumnya itu saja tidak lebih dari itu.
kelopak mata yang awalnya tertutup terbuka lebar memperlihatkan iris mata berwarna hitam dengan bagian pinggirnya terdapat warna gold sangat cantik jika dipandang
"Apa yang terjadi,gue masih hidup!"melihat keadaan sekitar ruangan kecil dengan ornamen cat yang saling bertabrakan bikin sakit mata,bungkus makanan ringan berserakan bahkan ada juga botol obat entah obat untuk apa ikut berserakan tisu dimana- mana serta buku yang dirobek juga ikut memenuhi ruangan yang kecil serta sempit ini.
"ini dimana,kok mirip kandang sapi"sosok tersebut ingin bangkit tapi entah kenapa tubuhnya terasa berat,padahal dirinya memiliki tubuh yang tergolong ringan tapi apa ini kenapa iya seolah menyimpan banyak sekali beban yang tergantung ditubuhnya ini
saat berhasil berdiri iya melangkah pelan percayalah kakinya seperti membawa pemberat baru dua tiga langkah yang iya ambil dirinya sudah capek,sebenarnya apa yang terjadi
baru ingin melangkah lagi,iya malah berhenti dan terpaku tadi matanya tidak sengaja melirik kesamping kiri tubuhnya tapi iya kaget karena melihat penampakan kingkong berjalan
dengan segala keberanian yang ada iya dengan cepat melihat kearah samping kirinya dan disanalah iya melihat di sebuah pantulan cermin full body yang sudah retak dibeberapa bagian terpampang seorang gadis bertubuh sumo dengan rambut coklat berantakan yang dikepang dua dengan muka belepotan coklat yang sudah mengering,jangan lupakan jerawat bersemi seperti bintang dilangit terpampang nyata disana
"KYAAAAAAAA SETANNNNN"baru ingin berbalik kabur gadis yang tidak lain gadis yang mempunyai nama lengkap ARKANA CANTIKA yang baru saja dijemput ajal beberapa waktu lalu malah terinjak dengan kantung bekas makanan ringan yang menyebabkan iya terjungkal
BRUKKK
KREKk
"ADUHH pinggang gue"mengusap pinggangnya dengan posisi terbaring Kana mencoba berpikir cepat dan logis sebenarnya iya kenapa, dimana,tempat siapa,help me!!!
karena terlalu banyak pikiran berkecamuk dalam pikirannya akhirnya Kana pasrah dengan menyerahkan kesadarannya untuk sementara diambil oleh kegelapan.
__ADS_1