
Arkana kini menatap datar cermin yang menampilkan siluet dirinya yang baru,dirinya tidak menyangka akan mendapatkan apa itu kesempatan kedua dan lebih lagi dirinya masuk ke raga seorang gadis remaja berumur 17 thn yang selama proses hidupnya selalu berdampingan dengan yang namanya pembullyan,kebencian,ejekan,dan sebagainya.
Dan kini iya bertekad iya akan membalas semua rasa sakit yang terjadi kepada tubuh ini,membuat orang-orang tidak tau diri diluar sana juga sadar tentang kekurangan yang ada pada diri mereka.
"lihat apa yang akan gue perbuat pada kalian semua,gue seorang Arkana Cantika akan membuat dunia kalian tidak baik-baik saja"
"sekarang tidak akan ada lagi gadis lemah,penurut,cengeng,dan suka berpasrah diri sekarang hanya ada gue cewek yang akan morotin uang kalian,karena moto hidup gue sekarang 'walau cinta tiada asal ada uang gue bisa hidup' "
mata itu menyoroti coretan pada dinding yang mencetak sebuah tulisan nama menggunakan spidol merah nama dari pemilik tubuh,nama yang akan iya gunakan mulai sekarang
"RAKANA itu gue!!"
Bangkit dari duduknya gadis dengan bobot tubuh 85 Kg itu akan memulai hari pertamanya dengan membersihkan diri terlebih dahulu,karena tubuhnya sangat amat terasa lengket dan bau yang dikeluarkan sangatlah menyengat bikin dirinya pusing sendiri
di dalam kamar mandi yang tidak terlalu luas,Kana mulai membersihkan wajahnya dengan pelan karena jerawat yang ada di wajahnya sangat menyiksa dan terasa nyut-nyutan
"dasar bodoh,entah macam mana ni pemilik tubuh ngerawat diri! kok bisa sampai separah ini,apa lagi ni badan beratnya nauzubillah!! mulai sekarang gue harus diet minimal berat gue 50 keatas lah"
......[ ]......
jam empat dini hari dikala sebagian orang masih meringkuk nyaman di kasurnya tidak dengan Kana yang sekarang sedang berada di halaman belakang rumah mewah yang sekarang menjadi tempat dirinya bernaung dari panas dan hujan.
dirinya sedang berlari mengitari taman besar kediaman tersebut dengan sebuah pemberat yang dipasang dikakinya,rambut yang iya ikat satu bergoyang kesana kemari bahkan pipinya yang kelebihan pasokan lemak juga ikut bergoyang.
peluh mengaliri tubuhnya bahkan pakaian yang iya kenakan sudah basah total
__ADS_1
Tap
Tap
Tap
Hupss
langkah yang iya ambil akhirnya berhenti dengan nafas yang ngos-ngosan Kana mendongak menatap langit yang mulai memperlihatkan bias cahaya dari matahari yang mulai terbit.
"hupp!!gila capek banget gue"
Kana menghempaskan tubuhnya dan duduk ditanah yang sedikit basah karena terkena embun,dirinya mengambil botol air yang memang sudah iya siapkan dan langsung meneguk minuman tersebut sampai setengah
"oke sudah gue putusin!!cuti selama dua bulan dan balik dengan penampilan baru"
Kana kembali bangkit,mengusap wajahnya dengan handuk kecil untuk menghilangkan keringat disana setelah selesai dirinya kembali melakukan olahraga seperti lari,lompat tali, push up juga pull up untuk pagi ini dan mungkin nanti sore iya akan melakukan olahraga yang berbeda.
...[ ]...
"Aku!tak mengerti ini semua harus terjadi!,lupa kan aku kembali pada nya aku bukan siapa-siapa untukmu,kucintai mu tak berakti bahwa ku harus memilikimu slamanya"Kana memetik senar gitar usang dipangkuan nya menyanyikan lagu yang sangat iya sukai itu
tatapannya jatuh pada sebuah pohon yang dekat dengan jendela kaca kamar sempitnya ini,disana terdapat 4 ekor burung yang sedang hinggap di dahan pohon.
"katakanlah bahwasanya gue iri lihat kalian yang tampak bebas"
__ADS_1
Kana kembali mengingat kenangan Dimana dirinya dulunya mendapatkan kasih yang sempurna luar biasa,tapi semua itu binasa karena kedatangan gadis tidak tau diri,tidak tau tempat,gadis tamak,gadis yang bagaikan kacang lupa akan kulit!!
"Fiona anak anjing!!"
seringai keji terbentuk dibibirnya kala disini dirinya juga berdekatan dengan seseorang yang punya nama yang sama dengan anak anjing itu,bahkan prangai keduanya juga 11/12 sama setan!!
"akan gue buat spesies yang sama dengan anjing bulldog itu menderita,anggap saja sebagai pelampiasan gue pada Fionanjing yang lain!!"
"Dave gue harap Lo bisa buka mata orang tua gue dengan bukti yang ada ditangan lo!!gue harap Lo bisa gantiin gue buat nyiksa mereka disana,hanya Lo sumber kepercayaan akhir dari hidup gue!"
Di sebrang sana ditempat yang jauh terlihat seorang remaja lelaki yang sedang menatap sebuah bingkai foto yang ada ditangannya!di mana di bingkai tersebut terlihat dua orang anak kecil berusia berbeda dengan yang satu usianya 10 thn dan yang satu lagi 8 thn di situ keduanya saling merangkul dengan dengan anak yang paling muda memengang gulali serta senyum lebar yang terpampang di sana.
"kangen kak Arka,maaf datang terlambat,maaf ngak bisa tolong kakak di saat terakhir!!maaf kak maaf hiks"sosok remaja tersebut menutup mulutnya untuk meredam isakan yang keluar,sungguh hatinya sakit dimana dirinya harus dipaksa untuk menerima fakta bahwa sosok berharga dalam hidupnya direbut secara kasar dari tangannya.
andai saat itu dirinya lebih cepat datang,semuanya tidak akan pernah seperti sekarang mungkin saat ini dirinya masih bisa melihat tawa dari sosok kakak terbaiknya itu.
"kak Dave berhasil buat mereka menderita,Dave sudah siksa mereka dengan sakit yang tidak pernah bisa mereka lupakan seumur hidup,dan gadis iblis itu Dave udah cingcang dia dan jadiin dia makanan Xailo jadi kakak harus tenang di sana karena lintah itu sudah binasa"Dave tersenyum lembut tapi matanya menampilkan kesedihan mendalam sambil mengusap foto masa kecil keduanya.
remaja tersebut memeluk bingkai foto tersebut dan mulai merebahkan dirinya dan meringkuk diatas kasur dimana menjadi saksi dimana air matanya selalu mengalir selama satu Minggu setelah dirinya kehilangan sosok sang tersayang.
Sedangkan di sebuah tempat luas di 5 titik ruangan berbeda di setiap ruangan terdengar suara tangis histeris suara panggilan ke putus asa-an dari masing-masing penghuninya dan dari semua teriakan yang terlontar pasti ujungnya akan diakhiri dengan kata_
...'KANA Dan MAAF'...
itu dan itu terus terulang dari sosok keluarga yang terlarut dalam penyesalan mendalam,dimana sumber dari rasa sakit itu mereka yang ciptakan karena lebih mempercayai orang lain dengan asal usul tidak jelas ketimbang orang yang sudah bersama dengan mereka dari pertama membuka mata.
__ADS_1